Cadangan Devisa Indonesia Susut Rp23 Triliun Dalam Sebulan, Tapi Rupiah Kian Melemah

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Senin, 08 Juni 2026 | 11:03 WIB
Cadangan Devisa Indonesia Susut Rp23 Triliun Dalam Sebulan, Tapi Rupiah Kian Melemah
Direktur Eksekutif Komunikasi BI Ramdan Denny di Gedung BI, Jumat (7/11/2025). [Suara.com/Rina]
baca 10 detik
  • Cadangan devisa RI turun Rp23 triliun pada Mei 2026.
  • BI pakai devisa untuk stabilkan rupiah dan bayar utang.
  • Meski turun, cadangan devisa masih tergolong aman.

Suara.com - Cadangan devisa Indonesia kembali mengalami penyusutan. Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa pada akhir Mei 2026 turun menjadi US$144,9 miliar atau sekitar Rp2.622 triliun.

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan posisi akhir April 2026 yang mencapai US$146,2 miliar. Dengan demikian, dalam sebulan cadangan devisa Indonesia berkurang sekitar US$1,3 miliar atau setara Rp23 triliun.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Ramdan Denny Prakoso menjelaskan penurunan cadangan devisa dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari pembayaran utang luar negeri pemerintah hingga langkah BI menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah gejolak pasar global.

"Perkembangan posisi cadangan devisa tersebut antara lain dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah sebagai respons terhadap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global serta permintaan valuta asing musiman dari domestik," ujar Ramdan dalam keterangannya, Senin (8/6/2026).

Meski mengalami penurunan, BI menegaskan posisi cadangan devisa Indonesia masih berada pada level yang aman. Cadangan devisa saat ini setara dengan pembiayaan 5,6 bulan impor atau 5,5 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

Level tersebut juga jauh di atas standar kecukupan internasional yang berada di kisaran tiga bulan impor.

Bank sentral menilai cadangan devisa yang dimiliki saat ini masih mampu menopang ketahanan sektor eksternal nasional sekaligus menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

BI juga memastikan akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah guna menjaga ketahanan eksternal dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Ke depan, BI optimistis ketahanan eksternal Indonesia tetap solid. Optimisme tersebut didukung posisi cadangan devisa yang dinilai memadai serta potensi masuknya modal asing seiring masih positifnya persepsi investor terhadap prospek ekonomi Indonesia.

baca juga

Selain itu, daya tarik imbal hasil investasi di dalam negeri juga diyakini tetap menjadi magnet bagi investor global di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan

Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 10:36 WIB

Investor Terus Timbun Dolar, Rupiah Keok ke Rp18.126

Investor Terus Timbun Dolar, Rupiah Keok ke Rp18.126

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 10:25 WIB

Saat Rupiah Kian Tertinggal, Jangan Keliru Membaca Ramainya Wisata Belanja

Saat Rupiah Kian Tertinggal, Jangan Keliru Membaca Ramainya Wisata Belanja

Your Say | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Terkini

Rumah Ibadah Disulap Jadi Gedung Narkoba, Polisi Sita Barang Bukti Rp60 Miliar

Rumah Ibadah Disulap Jadi Gedung Narkoba, Polisi Sita Barang Bukti Rp60 Miliar

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Daftar Saham IHSG Milik Danantara, Ada yang Punya Porsi hingga 91%!

Daftar Saham IHSG Milik Danantara, Ada yang Punya Porsi hingga 91%!

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tanpa Pemain Asing, IBL All Indonesian 2026 Jadi Kesempatan Emas Pebasket Lokal

Tanpa Pemain Asing, IBL All Indonesian 2026 Jadi Kesempatan Emas Pebasket Lokal

Sport | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Libur Nataru 2026 Naik Pesawat dan Kapal Bakal Dapat Diskon 30%

Libur Nataru 2026 Naik Pesawat dan Kapal Bakal Dapat Diskon 30%

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:42 WIB

BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional

BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional

Kalbar | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:11 WIB

BRI Rekrut 133 Alumni Magang Nasional 2025, Dorong Talenta Muda Berkembang

BRI Rekrut 133 Alumni Magang Nasional 2025, Dorong Talenta Muda Berkembang

Lampung | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Inchcape GWM Indonesia Resmikan Dealer di Yogyakarta, Tawarkan Layanan Penjualan hingga Servis

Inchcape GWM Indonesia Resmikan Dealer di Yogyakarta, Tawarkan Layanan Penjualan hingga Servis

Otomotif | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Kevin Diks Absen, Borussia Monchengladbach Terancam Cetak Rekor Buruk Bundesliga

Kevin Diks Absen, Borussia Monchengladbach Terancam Cetak Rekor Buruk Bundesliga

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Arab Saudi Digempur Serangan Rudal, Ini Daftar Maskapai yang Membatalkan Penerbangan

Arab Saudi Digempur Serangan Rudal, Ini Daftar Maskapai yang Membatalkan Penerbangan

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Polisi Usut 20 Korporasi dalam Kasus Karhutla Sumsel, Ratusan Hektare Lahan Disegel

Polisi Usut 20 Korporasi dalam Kasus Karhutla Sumsel, Ratusan Hektare Lahan Disegel

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:59 WIB

×