BBCA Jebol di Bawah Rp 5.000, Ini Target Harga Saham Perbankan Menurut Analis

Achmad Fauzi

Senin, 08 Juni 2026 | 13:08 WIB
BBCA Jebol di Bawah Rp 5.000, Ini Target Harga Saham Perbankan Menurut Analis
Saham BBCA tengah terpukul. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Saham perbankan berkapitalisasi besar seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI kompak melemah pada perdagangan sesi I, Senin, 8 Juni 2026.
  • Pelemahan harga saham tersebut terjadi akibat tekanan jual bersih yang dilakukan oleh investor asing di pasar modal Indonesia.
  • CGS International Sekuritas telah memetakan level support dan resistance sebagai acuan bagi investor dalam mencermati pergerakan saham perbankan tersebut.

Suara.com - Saham-saham perbankan berkapitalisasi besar kompak bergerak di zona merah pada sesi I perdagangan, Senin, 8 Juni 2026.

Tekanan jual yang melanda pasar membuat saham perbankan seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) terkoreksi cukup dalam.

Di tengah pelemahan tersebut, CGS International Sekuritas memetakan level support dan resistance yang dapat menjadi acuan investor dalam mencermati pergerakan saham perbankan untuk perdagangan hari ini.

Saham BBCA menjadi salah satu yang mengalami tekanan cukup besar. Pada sesi I, saham emiten bank swasta terbesar di Indonesia itu turun 115 poin atau 2,25 persen ke level Rp 4.960 per saham.

IHSG melemah 254,36 poin atau 4,11 persen ke posisi 5.941,07 pada Rabu (3/6/2026). [Antara]
Saham-saham perbankan merah pada sesi I. [Antara]

CGS International Sekuritas memperkirakan BBCA memiliki area support di kisaran Rp 4.975 hingga Rp 4.875. Sementara untuk potensi penguatan, saham BBCA diperkirakan menghadapi resistance pada rentang Rp 5.275 hingga Rp 5.475.

Pelemahan juga terjadi pada saham BBRI. Saham bank pelat merah tersebut merosot 80 poin atau 2,92 persen ke level Rp 2.660 pada sesi I perdagangan.

Untuk BBRI, CGS International Sekuritas menetapkan area support di kisaran Rp 2.703 hingga Rp 2.667. Adapun level resistance berada pada rentang Rp 2.803 hingga Rp 2.867.

Sementara itu, saham BMRI relatif lebih mampu menahan tekanan dibandingkan bank-bank besar lainnya. Pada sesi I, saham Bank Mandiri turun 20 poin atau 0,52 persen ke level Rp 3.820.

Menurut CGS International Sekuritas, BMRI memiliki area support di kisaran Rp 3.790 hingga Rp 3.740. Sedangkan level resistance berada pada rentang Rp 3.350 hingga Rp 3.490.

baca juga

Di sisi lain, saham BBNI juga berada di zona merah. Hingga penutupan sesi I, saham Bank Negara Indonesia terkoreksi 90 poin atau 2,80 persen ke level Rp 3.120.

CGS International Sekuritas memproyeksikan area support BBNI berada pada kisaran Rp 3.140 hingga Rp 3.070. Sementara resistance diperkirakan berada di rentang Rp 3.350 hingga Rp 3.490.

Dibuang Asing

Investor asing kembali mencatatkan aksi jual bersih (net foreign sell) pada sejumlah saham berkapitalisasi besar pada perdagangan hingga sesi I, Senin, 8 Mei 2026.

Saham-saham perbankan menjadi bulan-bulanan para investor asing untuk melakukan aksi jual.

Berdasarkan data Stockbit, saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menjadi emiten yang paling banyak dilepas investor asing dengan nilai mencapai Rp 1,14 triliun.

Di posisi kedua, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) juga mengalami tekanan jual dari investor asing dengan nilai net foreign sell sebesar Rp 1,10 triliun.

Aksi jual asing kemudian berlanjut pada saham sektor perbankan dan komoditas. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatat net foreign sell sebesar Rp235,70 miliar, disusul PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp169,85 miliar, serta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Rp110,79 miliar.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Hancur Lebur di Sesi 1, Saham BBCA dan Big Banks Catat Harga Termurah!

IHSG Hancur Lebur di Sesi 1, Saham BBCA dan Big Banks Catat Harga Termurah!

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 12:54 WIB

Asing Lepas Saham Perbankan Triliunan Rupiah Hingga Sesi I, BBCA Paling Banyak

Asing Lepas Saham Perbankan Triliunan Rupiah Hingga Sesi I, BBCA Paling Banyak

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 12:41 WIB

IHSG Terus Lanjutkan Pelemahan Pagi Ini ke Level 5.486

IHSG Terus Lanjutkan Pelemahan Pagi Ini ke Level 5.486

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 09:15 WIB

Terkini

Malaysia Desak Nama Perusahaan Pelaku Karhutla Dibuka, DPR Buka Suara

Malaysia Desak Nama Perusahaan Pelaku Karhutla Dibuka, DPR Buka Suara

News | Senin, 07 September 2026 | 20:52 WIB

Gojek, KAI, & Pemkot Bogor Kolab Dukung Perjalanan Komuter di Stasiun Bogor

Gojek, KAI, & Pemkot Bogor Kolab Dukung Perjalanan Komuter di Stasiun Bogor

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 20:51 WIB

Di Tengah Abu Anak Krakatau, Bandara Atung Bungsu Pagar Alam Jadi yang Pertama Kembali Normal

Di Tengah Abu Anak Krakatau, Bandara Atung Bungsu Pagar Alam Jadi yang Pertama Kembali Normal

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 20:42 WIB

Prabowo Pertimbangkan BMKG dan Badan Geologi Diintegrasikan

Prabowo Pertimbangkan BMKG dan Badan Geologi Diintegrasikan

News | Senin, 07 September 2026 | 20:39 WIB

Partikel Abu Vulkanik Lebih Halus dari Bedak Bayi, Stella Christie Imbau Mahasiswa 'Stay Indoor'

Partikel Abu Vulkanik Lebih Halus dari Bedak Bayi, Stella Christie Imbau Mahasiswa 'Stay Indoor'

News | Senin, 07 September 2026 | 20:34 WIB

Antisipasi Abu Vulkanik, Petugas Semprot Kawasan TMII

Antisipasi Abu Vulkanik, Petugas Semprot Kawasan TMII

Foto | Senin, 07 September 2026 | 20:31 WIB

Bebas Iritasi! 5 Calming Pad Korea Centella Asiatica untuk Kulit Sensitif

Bebas Iritasi! 5 Calming Pad Korea Centella Asiatica untuk Kulit Sensitif

Your Say | Senin, 07 September 2026 | 20:30 WIB

Karhutla dan Penegakan Hukum, Akademisi UGM Dorong Pemerintah Kejar Korporasi

Karhutla dan Penegakan Hukum, Akademisi UGM Dorong Pemerintah Kejar Korporasi

Video | Senin, 07 September 2026 | 20:30 WIB

Sekolah Terapkan PJJ Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, Plan Indonesia Soroti Kesiapan Fasilitas

Sekolah Terapkan PJJ Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, Plan Indonesia Soroti Kesiapan Fasilitas

News | Senin, 07 September 2026 | 20:27 WIB

22 Tahun Berlalu, Aktivis Tetap Tuntut Keadilan untuk Munir

22 Tahun Berlalu, Aktivis Tetap Tuntut Keadilan untuk Munir

Foto | Senin, 07 September 2026 | 20:26 WIB

×