Saham BBCA Ambruk, Kini Lebih Murah dari Segelas Teh Poci!

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 08 Juni 2026 | 17:43 WIB
Saham BBCA Ambruk, Kini Lebih Murah dari Segelas Teh Poci!
Harga satu lembar saham BBCA kini disebut-sebut lebih murah dibanding harga segelas Teh Poci di sejumlah pusat perbelanjaan dan restoran. Foto Suara.com
baca 10 detik
  • BBCA anjlok 4,43% dan ditutup di level Rp4.850 per saham.
  • Harga BBCA menyentuh titik terendah dalam 52 minggu terakhir.
  • Koreksi tajam memicu perdebatan: ancaman baru atau peluang beli?

Suara.com - Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) kembali menjadi sorotan pasar setelah ditutup di level Rp4.850 per saham pada perdagangan Senin (8/6/2026). Harga tersebut menandai penurunan 4,43% atau terkoreksi 225 poin dalam sehari dan sekaligus membawa BBCA menyentuh level terendah dalam 52 minggu terakhir.

Penurunan tajam ini membuat harga saham bank swasta terbesar di Indonesia tersebut menjadi perbincangan di kalangan investor. Bahkan, secara simbolis, harga satu lembar saham BBCA kini disebut-sebut lebih murah dibanding harga segelas Teh Poci yang dijual sebesar Rp5.000 per gelas.

Data perdagangan menunjukkan BBCA dibuka pada level Rp4.950, sempat menyentuh posisi tertinggi Rp5.050, sebelum akhirnya tertekan hingga menyentuh level terendah harian sekaligus terendah satu tahun di Rp4.850.

Meski harga sahamnya merosot tajam, fundamental BCA masih tergolong kuat. Emiten perbankan dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp591,91 triliun itu saat ini diperdagangkan pada rasio price to earnings (P/E) 10,28 kali, jauh lebih rendah dibanding valuasi historisnya dalam beberapa tahun terakhir.

Koreksi BBCA juga terjadi di tengah tekanan yang masih membayangi pasar saham domestik. Aksi jual investor asing, kekhawatiran perlambatan ekonomi global, serta meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan menjadi faktor yang mendorong pelemahan saham-saham perbankan berkapitalisasi besar.

Di sisi lain, sejumlah pelaku pasar menilai anjloknya harga BBCA hingga ke level terendah setahun bisa menjadi momentum bagi investor jangka panjang untuk mulai mencermati peluang akumulasi. Pasalnya, BCA selama ini dikenal sebagai salah satu bank dengan kualitas aset dan profitabilitas terbaik di industri perbankan nasional.

Meski demikian, investor tetap diimbau mencermati perkembangan sentimen pasar dan pergerakan dana asing sebelum mengambil keputusan investasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepercayaan Investor Asing Hilang, Rupiah dan IHSG Kompak Melemah Hari Ini

Kepercayaan Investor Asing Hilang, Rupiah dan IHSG Kompak Melemah Hari Ini

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 16:52 WIB

Asing Borong Tombol Jual, Saham BCA Rontok Hampir 40% Sejak Awal Tahun

Asing Borong Tombol Jual, Saham BCA Rontok Hampir 40% Sejak Awal Tahun

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 13:56 WIB

BBCA Jebol di Bawah Rp 5.000, Ini Target Harga Saham Perbankan Menurut Analis

BBCA Jebol di Bawah Rp 5.000, Ini Target Harga Saham Perbankan Menurut Analis

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 13:08 WIB

Terkini

UMKM Makin Bergantung AI, Risiko Data Seller dan Buyer Mengintai

UMKM Makin Bergantung AI, Risiko Data Seller dan Buyer Mengintai

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 15:22 WIB

Sardjito Resmi Dilantik Jadi Kepala Eksekutif Pengawas BMKS 2026-2031

Sardjito Resmi Dilantik Jadi Kepala Eksekutif Pengawas BMKS 2026-2031

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 15:21 WIB

Rahasia Makeup Natural ala Lady Gaga, Cukup dengan 3 Produk!

Rahasia Makeup Natural ala Lady Gaga, Cukup dengan 3 Produk!

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 15:20 WIB

8 Tips Memilih Produk Dekorasi Feng Shui yang Cocok untuk Rumah

8 Tips Memilih Produk Dekorasi Feng Shui yang Cocok untuk Rumah

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 15:15 WIB

Kenapa Zodiak Aries dan Cancer Sering Bentrok dan Sulit Menyatu? Ternyata Ini Alasannya

Kenapa Zodiak Aries dan Cancer Sering Bentrok dan Sulit Menyatu? Ternyata Ini Alasannya

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 15:15 WIB

Duh! AFC Larang Top Skor Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 Tampil di Piala Asia U-20 2027

Duh! AFC Larang Top Skor Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 Tampil di Piala Asia U-20 2027

Bola | Rabu, 09 September 2026 | 15:14 WIB

Kupas Tuntas Perbedaan Ikatan Ion dan Ikatan Kovalen Beserta Contohnya

Kupas Tuntas Perbedaan Ikatan Ion dan Ikatan Kovalen Beserta Contohnya

Tekno | Rabu, 09 September 2026 | 15:13 WIB

Hubungan Seks di Halaman Rumah Warga! WNA Australia Dilarang ke Indonesia 10 Tahun

Hubungan Seks di Halaman Rumah Warga! WNA Australia Dilarang ke Indonesia 10 Tahun

News | Rabu, 09 September 2026 | 15:10 WIB

Berapa Harga Krim Pagi Natasha? Ini 2 Produk dan Review Pembelinya

Berapa Harga Krim Pagi Natasha? Ini 2 Produk dan Review Pembelinya

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 15:10 WIB

Tanah Hilang, Tali Asih Datang: Begitukah Pembangunan Bekerja?

Tanah Hilang, Tali Asih Datang: Begitukah Pembangunan Bekerja?

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 15:10 WIB

×