Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 5.746,648
LQ45 569,322
Srikehati 278,381
JII 347,610
USD/IDR 18.136

Kenaikan Harga Pertamax Hantam Pengemudi Ojol, Pendapatan Terancam Tergerus

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 10 Juni 2026 | 16:39 WIB
Kenaikan Harga Pertamax Hantam Pengemudi Ojol, Pendapatan Terancam Tergerus
Pengemudi ojek online (ojol) mengisi BBM di sebuah SPBU di Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (3/1/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Harga Pertamax naik ke Rp16.250 per liter, keluhan ojol menguat.
  • Biaya operasional pengemudi ojol melonjak, pendapatan terancam turun.
  • Pengemudi mendesak penyesuaian tarif seiring kenaikan harga BBM.

Suara.com - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax Series yang diberlakukan PT Pertamina Patra Niaga menuai keluhan dari kalangan pengemudi ojek online (ojol). Mereka menilai lonjakan harga tersebut akan menambah beban operasional harian dan berpotensi memangkas pendapatan yang selama ini sudah tertekan oleh kenaikan berbagai kebutuhan hidup.

Bahrudin (65), seorang pengemudi ojol yang mangkal di kawasan Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, mengaku merasakan dampak langsung dari kebijakan tersebut. Menurutnya, biaya bahan bakar merupakan komponen utama pengeluaran yang harus ditanggung setiap hari.

"Kalau BBM kan tiap hari ngisi. Terasa pukulan berat," ujar Bahrudin kepada Suara.com, Rabu (10/6/2026).

Ia menilai kenaikan harga Pertamax dilakukan secara mendadak tanpa mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat yang masih menghadapi tekanan akibat kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok.

"Jangan asal menaikkan harga BBM, karena imbasnya ke mana-mana. Apalagi sekarang harga-harga pada naik," katanya.

Seperti diketahui, harga Pertamax (RON 92) melonjak menjadi Rp16.250 per liter dari sebelumnya Rp12.300 per liter. Sementara Pertamax Green 95 naik menjadi Rp17.000 per liter dari sebelumnya Rp12.900 per liter.

Bahrudin mengaku dalam sehari menghabiskan sekitar 3 hingga 4 liter BBM, tergantung jarak tempuh yang ditempuh. Ia tetap memilih menggunakan Pertamax karena dinilai lebih baik untuk menjaga performa mesin kendaraannya dibandingkan BBM bersubsidi.

Dengan kenaikan harga tersebut, biaya operasional yang harus dikeluarkan menjadi jauh lebih besar. Karena itu, ia berharap pemerintah maupun perusahaan aplikasi mempertimbangkan penyesuaian tarif layanan ojol agar pengemudi tidak menanggung seluruh beban kenaikan biaya.

Sebagai langkah penghematan, Bahrudin kini mulai menyiasati penggunaan BBM dengan mencampur Pertamax dan Pertalite atau menggunakannya secara bergantian.

Keluhan serupa disampaikan Rohman (34), pengemudi ojol lainnya. Ia menilai lonjakan harga Pertamax kali ini tergolong sangat tinggi dan memberatkan pengemudi yang bergantung pada kendaraan bermotor untuk mencari nafkah.

Menurut Rohman, kenaikan harga BBM seharusnya diikuti dengan penyesuaian tarif angkutan daring. Namun, ia pesimistis tuntutan tersebut akan segera direalisasikan karena sudah lama disuarakan oleh para pengemudi.

"Itu BBM naik, seharusnya dibarengi juga tarif naik. Tapi sampai sekarang enggak. Cuma demo-demo aja," ujarnya.

Kondisi ini menambah tekanan terhadap para pengemudi ojol yang harus menghadapi kenaikan biaya operasional di tengah persaingan yang semakin ketat dan belum adanya kepastian peningkatan tarif layanan. Jika tidak ada penyesuaian pendapatan, kenaikan harga BBM dikhawatirkan semakin menggerus margin penghasilan harian para mitra pengemudi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BBM Non-Subsidi Naik, Harga Pertamax Kini Tembus Rp16.250 per Liter

BBM Non-Subsidi Naik, Harga Pertamax Kini Tembus Rp16.250 per Liter

Foto | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:38 WIB

Rupiah Menguat Berkat Keberanian Pemerintah Naikkan Harga Pertamax

Rupiah Menguat Berkat Keberanian Pemerintah Naikkan Harga Pertamax

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:27 WIB

6 Motor Honda yang Irit dan Bisa Pakai Pertalite saat Harga Pertamax Melambung

6 Motor Honda yang Irit dan Bisa Pakai Pertalite saat Harga Pertamax Melambung

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:20 WIB

Terkini

IHSG Terus Gaspol Dekati Level Rp 6.000, BBCA Masih Gacor

IHSG Terus Gaspol Dekati Level Rp 6.000, BBCA Masih Gacor

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:39 WIB

Indef: Pemerintah Rasional Naikkan Harga Pertamax

Indef: Pemerintah Rasional Naikkan Harga Pertamax

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:39 WIB

Rupiah Menguat Berkat Keberanian Pemerintah Naikkan Harga Pertamax

Rupiah Menguat Berkat Keberanian Pemerintah Naikkan Harga Pertamax

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:27 WIB

Pertamax Naik, Kurir Paket Serba Salah: Mau Hemat Takut Motor Bermasalah

Pertamax Naik, Kurir Paket Serba Salah: Mau Hemat Takut Motor Bermasalah

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:17 WIB

Harga Pertamax Naik, Pengecer 'Pertamini' Tes Ombak Jual 18 ribu per Liter

Harga Pertamax Naik, Pengecer 'Pertamini' Tes Ombak Jual 18 ribu per Liter

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:06 WIB

Gaji Tak Ikuti Kenaikan Harga Pertamax, Kurir Paket Mau Beralih Pertalite

Gaji Tak Ikuti Kenaikan Harga Pertamax, Kurir Paket Mau Beralih Pertalite

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:55 WIB

Peneliti IPI Apresiasi 'Dasco Effect': DPR Berperan Strategis Jembatani Menkeu dan BI

Peneliti IPI Apresiasi 'Dasco Effect': DPR Berperan Strategis Jembatani Menkeu dan BI

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:44 WIB

Luhut Ungkap Prabowo Mau Kasih Bansos Tunai Rp5,4 Juta/Orang, Penerimanya Disaring Pakai AI

Luhut Ungkap Prabowo Mau Kasih Bansos Tunai Rp5,4 Juta/Orang, Penerimanya Disaring Pakai AI

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:44 WIB

KAI Pajang Aset Siap Bisnis, dari Stasiun hingga Lahan Komersial

KAI Pajang Aset Siap Bisnis, dari Stasiun hingga Lahan Komersial

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:40 WIB

BBM Langka Usai Kenaikan Harga, SPBU Vivo Hentikan Operasional

BBM Langka Usai Kenaikan Harga, SPBU Vivo Hentikan Operasional

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:34 WIB