Kenaikan Harga Pertamax Hantam Pengemudi Ojol, Pendapatan Terancam Tergerus

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 10 Juni 2026 | 16:39 WIB
Kenaikan Harga Pertamax Hantam Pengemudi Ojol, Pendapatan Terancam Tergerus
Pengemudi ojek online (ojol) mengisi BBM di sebuah SPBU di Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (3/1/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Harga Pertamax naik ke Rp16.250 per liter, keluhan ojol menguat.
  • Biaya operasional pengemudi ojol melonjak, pendapatan terancam turun.
  • Pengemudi mendesak penyesuaian tarif seiring kenaikan harga BBM.

Suara.com - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax Series yang diberlakukan PT Pertamina Patra Niaga menuai keluhan dari kalangan pengemudi ojek online (ojol). Mereka menilai lonjakan harga tersebut akan menambah beban operasional harian dan berpotensi memangkas pendapatan yang selama ini sudah tertekan oleh kenaikan berbagai kebutuhan hidup.

Bahrudin (65), seorang pengemudi ojol yang mangkal di kawasan Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, mengaku merasakan dampak langsung dari kebijakan tersebut. Menurutnya, biaya bahan bakar merupakan komponen utama pengeluaran yang harus ditanggung setiap hari.

"Kalau BBM kan tiap hari ngisi. Terasa pukulan berat," ujar Bahrudin kepada Suara.com, Rabu (10/6/2026).

Ia menilai kenaikan harga Pertamax dilakukan secara mendadak tanpa mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat yang masih menghadapi tekanan akibat kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok.

"Jangan asal menaikkan harga BBM, karena imbasnya ke mana-mana. Apalagi sekarang harga-harga pada naik," katanya.

Seperti diketahui, harga Pertamax (RON 92) melonjak menjadi Rp16.250 per liter dari sebelumnya Rp12.300 per liter. Sementara Pertamax Green 95 naik menjadi Rp17.000 per liter dari sebelumnya Rp12.900 per liter.

Bahrudin mengaku dalam sehari menghabiskan sekitar 3 hingga 4 liter BBM, tergantung jarak tempuh yang ditempuh. Ia tetap memilih menggunakan Pertamax karena dinilai lebih baik untuk menjaga performa mesin kendaraannya dibandingkan BBM bersubsidi.

Dengan kenaikan harga tersebut, biaya operasional yang harus dikeluarkan menjadi jauh lebih besar. Karena itu, ia berharap pemerintah maupun perusahaan aplikasi mempertimbangkan penyesuaian tarif layanan ojol agar pengemudi tidak menanggung seluruh beban kenaikan biaya.

Sebagai langkah penghematan, Bahrudin kini mulai menyiasati penggunaan BBM dengan mencampur Pertamax dan Pertalite atau menggunakannya secara bergantian.

baca juga

Keluhan serupa disampaikan Rohman (34), pengemudi ojol lainnya. Ia menilai lonjakan harga Pertamax kali ini tergolong sangat tinggi dan memberatkan pengemudi yang bergantung pada kendaraan bermotor untuk mencari nafkah.

Menurut Rohman, kenaikan harga BBM seharusnya diikuti dengan penyesuaian tarif angkutan daring. Namun, ia pesimistis tuntutan tersebut akan segera direalisasikan karena sudah lama disuarakan oleh para pengemudi.

"Itu BBM naik, seharusnya dibarengi juga tarif naik. Tapi sampai sekarang enggak. Cuma demo-demo aja," ujarnya.

Kondisi ini menambah tekanan terhadap para pengemudi ojol yang harus menghadapi kenaikan biaya operasional di tengah persaingan yang semakin ketat dan belum adanya kepastian peningkatan tarif layanan. Jika tidak ada penyesuaian pendapatan, kenaikan harga BBM dikhawatirkan semakin menggerus margin penghasilan harian para mitra pengemudi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BBM Non-Subsidi Naik, Harga Pertamax Kini Tembus Rp16.250 per Liter

BBM Non-Subsidi Naik, Harga Pertamax Kini Tembus Rp16.250 per Liter

Foto | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:38 WIB

Rupiah Menguat Berkat Keberanian Pemerintah Naikkan Harga Pertamax

Rupiah Menguat Berkat Keberanian Pemerintah Naikkan Harga Pertamax

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:27 WIB

6 Motor Honda yang Irit dan Bisa Pakai Pertalite saat Harga Pertamax Melambung

6 Motor Honda yang Irit dan Bisa Pakai Pertalite saat Harga Pertamax Melambung

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:20 WIB

Terkini

Bebas Dehidrasi! 4 Calming Pad Panthenol Rahasia Wajah Lembap dan Sehat

Bebas Dehidrasi! 4 Calming Pad Panthenol Rahasia Wajah Lembap dan Sehat

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 07:20 WIB

Kebakaran Gunung Awu Meluas, Hillary Brigitta Bagikan 25 Ribu Masker dan Dorong Pemadaman dari Udara

Kebakaran Gunung Awu Meluas, Hillary Brigitta Bagikan 25 Ribu Masker dan Dorong Pemadaman dari Udara

Bekaci | Rabu, 09 September 2026 | 07:19 WIB

5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, SAR Kerahkan 2 Drone Termal Hari Ini

5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, SAR Kerahkan 2 Drone Termal Hari Ini

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 07:10 WIB

Saat Paket Internet Tak Lagi Cuma Jual Gigabyte

Saat Paket Internet Tak Lagi Cuma Jual Gigabyte

Tekno | Rabu, 09 September 2026 | 07:05 WIB

4 Shio Paling Beruntung 9 September 2026, Hidup akan Terasa Lebih Tenang dan Mudah

4 Shio Paling Beruntung 9 September 2026, Hidup akan Terasa Lebih Tenang dan Mudah

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 06:45 WIB

Nilai, Profesi, dan Ambisi: Ketika Anak Kehilangan Hak Memilih

Nilai, Profesi, dan Ambisi: Ketika Anak Kehilangan Hak Memilih

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 06:40 WIB

Review Film By Any Means: Ketika Hukum Gagal, Kekerasan Layak Bicara?

Review Film By Any Means: Ketika Hukum Gagal, Kekerasan Layak Bicara?

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 06:25 WIB

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

×