Usut Pemadaman Listrik di Jawa, ESDM Panggil PLN

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:30 WIB
Usut Pemadaman Listrik di Jawa, ESDM Panggil PLN
Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Ahmad Erani Yustika. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].
baca 10 detik
  • Kementerian ESDM dan PT PLN berkoordinasi menangani pemadaman listrik yang terjadi di berbagai wilayah Pulau Jawa pada Juni 2026.
  • Pemerintah menegaskan pemadaman listrik bukan disebabkan oleh kelangkaan stok batu bara karena alokasi kebutuhan pembangkit sudah terpenuhi sepenuhnya.
  • Menteri ESDM menyatakan pemadaman terjadi akibat gangguan teknis pada mesin pembangkit milik PLN yang sedang dalam proses perbaikan.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berkoordinasi dengan PT PLN (Persero) guna menindaklanjuti pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah di Pulau Jawa. 

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Ahmad Erani Yustika, memastikan pemadaman tersebut bukan disebabkan oleh keterbatasan stok batu bara, sebab pemerintah telah mengalokasikannya untuk kebutuhan pembangkit listrik. 

"Secara umum sih nggak ada, seharusnya nggak ada. Kan sudah sejak awal sudah diputuskan berapa kebutuhan PLN batubaranya," ujar Erani saat ditemui wartawan di Kementerian ESDM, Jakarta pada Jumat (12/6/2026). 

Seorang ibu dan anaknya di Aceh Barat menyalakan penerangan tradisional akibat pemadaman listrik bergilir pada Sabtu malam (23/5/2026). [Antara]
Pemadaman listrik mulai terjadi di berbagai wilayah. [Antara]

Erani juga menepis kekhawatiran publik mengenai potensi krisis energi, termasuk isu penurunan hari operasi pembangkit (HOP).

"Nggak, Insyaallah, nggak (krisis)," tegas Erani.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Tri Winarno, menggelar pertemuan dengan manajemen PLN. 

"Hari ini katanya ada rapat lagi Pak Dirjen Gatrik dengan PLN," kata Erani. 

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebelumnya juga membantah pemadalam listrik di sejumlah wilayah Jawa disebabkan kelangkaan batubara.

"Kalau dikatakan bahwa masalah batu bara langka itu enggak benar, karena penugasan kita sudah mencapai 170 juta ton," kata Bahlil. 

baca juga

Disebutnya pemadaman terjadi karena persoalan teknis. Dia pun mengaku telah memerintahkan PLN untuk segera mengatasi persoalan tersebut. 

"Dan memang ada beberapa trouble di beberapa mesin yang disampaikan oleh PLN, dan kita akan selesaikan dalam waktu secepatnya," katanya.

Sebagaimana dilaporkan pemadaman listrik terjadi di beberapa wilayah di Jawa, seperti Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah. Durasi pemadaman bervariasi, namun dilaporkan berlangsung hingga berjam-jam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Listrik Sejumlah Wilayah Jawa Padam, Mas Bahlil Bilang Masalahnya di PLN

Listrik Sejumlah Wilayah Jawa Padam, Mas Bahlil Bilang Masalahnya di PLN

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:57 WIB

Mohon Maaf Warga Serpong, PLN Matikan Listrik di Beberapa Wilayah

Mohon Maaf Warga Serpong, PLN Matikan Listrik di Beberapa Wilayah

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:16 WIB

Banyak Protes Pertamax Naik, Jubir Bahlil Ajak Rakyat Bergandeng Tangan

Banyak Protes Pertamax Naik, Jubir Bahlil Ajak Rakyat Bergandeng Tangan

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 17:53 WIB

Terkini

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

×