Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.935

Banyak Protes Pertamax Naik, Jubir Bahlil Ajak Rakyat Bergandeng Tangan

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 11 Juni 2026 | 17:53 WIB
Banyak Protes Pertamax Naik, Jubir Bahlil Ajak Rakyat Bergandeng Tangan
Kenaikan tajam harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi memicu kekhawatiran terhadap daya beli masyarakat, terutama kalangan kelas menengah yang selama ini menjadi pengguna utama Pertamax dan Pertamax Green. Foto Antara.
baca 10 detik
  • Harga Pertamax melonjak Rp3.950 per liter mulai 10 Juni 2026.
  • ESDM minta masyarakat hadapi krisis energi global bersama-sama.
  • Kenaikan BBM dinilai perlu demi menjaga stok dan pasokan energi nasional.

Suara.com - Kenaikan tajam harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi memicu kekhawatiran terhadap daya beli masyarakat, terutama kalangan kelas menengah yang selama ini menjadi pengguna utama Pertamax dan Pertamax Green. Menanggapi kondisi tersebut, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta masyarakat untuk bersama-sama menghadapi tekanan akibat gejolak harga minyak dunia.

Sebagaimana diketahui, PT Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan harga BBM nonsubsidi mulai 10 Juni 2026. Harga Pertamax (RON 92) melonjak dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter, sementara Pertamax Green 95 naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.

Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, mengatakan pemerintah memahami beban yang dirasakan masyarakat. Namun, menurutnya, kondisi global yang sedang bergejolak membuat pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi tekanan sektor energi.

"Kalau bicara kompensasi energi, tentunya bagi mereka yang berhak. Kondisi ini sekali lagi kami sampaikan, pemerintah enggak bisa kerja sendiri. Mau tidak mau kita bekerja bersama-sama masyarakat, pemerintah butuh bergandeng tangan dengan masyarakat," kata Anggia di Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Anggia mengajak masyarakat mengingat pengalaman saat pandemi Covid-19, ketika pemerintah dan warga dinilai mampu melewati masa sulit secara bersama-sama.

"Kita bisa survive kok di masa Covid, sama-sama menerima kondisi. Dan sekarang juga kondisinya memang global lagi naik turun nih harga minyak dunianya," ujarnya.

Menurut dia, kenaikan harga BBM nonsubsidi merupakan konsekuensi dari mekanisme pasar yang mengikuti pergerakan harga minyak mentah dunia. Kebijakan tersebut dinilai tidak dapat dihindari apabila pemerintah ingin menjaga ketahanan energi nasional.

"Mau tidak mau, tidak ada pilihan lain, bahwa harus ada penyesuaian. Demi untuk menjaga stok energi nasional, agar lebih sustain dan cadangan energi kita, suplai tetap terus berjalan," katanya.

Lebih lanjut, Anggia menegaskan kebijakan penyesuaian harga tidak semata-mata untuk kepentingan Pertamina. Kenaikan harga juga diperlukan untuk menjaga keberlangsungan industri distribusi BBM nasional yang melibatkan pelaku usaha swasta.

baca juga

"Juga bicara ada swasta di situ, ada VIVO, ada BP, yang juga terdampak kalau mereka tidak menaikkan harga. Jadi lebih ke sana," ujarnya.

Di tengah lonjakan harga BBM yang berpotensi menambah tekanan terhadap pengeluaran rumah tangga kelas menengah, pemerintah berharap masyarakat dapat memahami situasi global yang tengah memengaruhi sektor energi.

"Intinya adalah, kita butuh sama-sama untuk menghadapi kondisi global yang mengakibatkan fluktuasinya harga minyak dunia," pungkas Anggia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ramai Isu PLTU Jawa Kehabisan Batu Bara-Banyak Mati Lampu, Jubir Bahlil: Memang Ada Gangguan Teknis

Ramai Isu PLTU Jawa Kehabisan Batu Bara-Banyak Mati Lampu, Jubir Bahlil: Memang Ada Gangguan Teknis

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 17:36 WIB

Kenaikan Pertamax Wajib Diiringi Perbaikan Layanan dan Mutu!

Kenaikan Pertamax Wajib Diiringi Perbaikan Layanan dan Mutu!

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 17:25 WIB

Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh Belum Turun ke Jalan Meski Harga Pertamax Melonjak

Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh Belum Turun ke Jalan Meski Harga Pertamax Melonjak

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 17:25 WIB

Terkini

Teror Spoiler di Era Streaming: Ketika Menonton Bukan Lagi Soal Menikmati Cerita

Teror Spoiler di Era Streaming: Ketika Menonton Bukan Lagi Soal Menikmati Cerita

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 12:18 WIB

Fokus Taktik dan Chemistry, John Herdman Optimistis Timnas Indonesia Gilas Kamboja

Fokus Taktik dan Chemistry, John Herdman Optimistis Timnas Indonesia Gilas Kamboja

Bola | Minggu, 26 Juli 2026 | 12:14 WIB

Update Harga Mobil Listrik dan Hybrid Toyota Terbaru 2026, Cek di Sini!

Update Harga Mobil Listrik dan Hybrid Toyota Terbaru 2026, Cek di Sini!

Otomotif | Minggu, 26 Juli 2026 | 12:07 WIB

Liga Aspal dan Mimpi Anak-anak di Tengah Kota Jakarta

Liga Aspal dan Mimpi Anak-anak di Tengah Kota Jakarta

Foto | Minggu, 26 Juli 2026 | 12:00 WIB

Hijau di Iklan, Abu-Abu dalam Aksi: Bahaya Fenomena Greenwashing

Hijau di Iklan, Abu-Abu dalam Aksi: Bahaya Fenomena Greenwashing

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 11:50 WIB

Ulasan Bloody Flower: Ketika Pembunuh Jadi Harapan Terakhir Banyak Orang

Ulasan Bloody Flower: Ketika Pembunuh Jadi Harapan Terakhir Banyak Orang

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 11:48 WIB

Daya Beli Lesu, Kelas Menengah Pilih Beli Beras Ketimbang Cicil Rumah

Daya Beli Lesu, Kelas Menengah Pilih Beli Beras Ketimbang Cicil Rumah

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 11:46 WIB

Cabai Rawit Tembus Rp54 Ribu, Cek Daftar Harga Pangan yang Naik Hari Ini

Cabai Rawit Tembus Rp54 Ribu, Cek Daftar Harga Pangan yang Naik Hari Ini

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 11:40 WIB

Pelaku Kekerasan Anak Justru Orang Terdekat, Plan Indonesia Ungkap Data Miris

Pelaku Kekerasan Anak Justru Orang Terdekat, Plan Indonesia Ungkap Data Miris

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 11:34 WIB

5 Serum Flek Hitam yang Aman Digunakan Setiap Hari, Ampuh Cerahkan Kulit Mulai Rp20 Ribu

5 Serum Flek Hitam yang Aman Digunakan Setiap Hari, Ampuh Cerahkan Kulit Mulai Rp20 Ribu

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 11:30 WIB

×