Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.720.000
Beli Rp2.590.000
IHSG 6.254,966
LQ45 624,682
Srikehati 305,457
JII 377,425
USD/IDR 17.715

IHSG Mulai Melemah Kembali Tapi Masih di level 6.200, Saham BBCA Gacor

Achmad Fauzi

Rabu, 17 Juni 2026 | 12:54 WIB
IHSG Mulai Melemah Kembali Tapi Masih di level 6.200, Saham BBCA Gacor
IHSG kembali melemah pada Sesi I. [Antara]
  • Indeks Harga Saham Gabungan melemah 0,83 persen ke level 6.202 pada perdagangan sesi pertama Rabu, 17 Juni 2026.
  • Penurunan dipicu aksi ambil untung investor setelah indeks melonjak signifikan pada sesi perdagangan di hari sebelumnya.
  • Tekanan utama berasal dari sektor industri, energi, dan transportasi, dengan nilai transaksi mencapai Rp16,26 triliun di pasar.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah kembali pada perdagangan sesi I Rabu, 17 Juni 2026. IHSG ditutup di level 6.202 atau turun 52,497 poin setara 0,839 persen.

Mengutip riset Phintraco Sekuritas, IHSG sempat dibuka di level 6.321 dan bergerak dalam rentang 6.200 hingga 6.377.

Nilai transaksi tercatat mencapai Rp16,26 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 20,10 miliar saham dan frekuensi transaksi mencapai 1,51 juta kali.

Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (25/3/2026). Usai libur Lebaran, IHSG sempat melemah 22,22 poin atau 0,31 persen ke level 7.084,62 dan bergerak berbalik arah menguat 1,05 persen atau naik 75 poin ke level 7.181,65 setelah beberapa menit dibuka. [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom]
IHSG mulai merosot lagi. [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom]

Meski terkoreksi, posisi IHSG masih berada jauh di atas level terendah tahun 2026 di 5.342,14. Adapun posisi tertinggi indeks sepanjang tahun ini masih berada di level 9.134,70.

Dari sisi sektoral, tekanan terbesar datang dari saham-saham industri yang tercermin dari pelemahan indeks sektor industrial sebesar 2,15 persen. Selain itu, sektor energi turun 1,97 persen dan sektor transportasi melemah 1,45 persen.

Sebaliknya, sektor barang konsumsi primer atau non-cyclical menjadi satu-satunya sektor yang mencatat penguatan dengan kenaikan 0,52 persen.

Saham-saham berkapitalisasi besar masih mendominasi nilai transaksi pada sesi pertama. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi kontributor terbesar dengan harga naik 1,20 persen ke level 6.350.

Selain BBCA, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) juga menguat 1,67 persen ke level 3.040. Sementara saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) justru terkoreksi tajam 5,71 persen ke posisi 1.980.

Pada indeks LQ45, saham PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) menjadi top gainers setelah melesat 4,88 persen ke level 645. Disusul saham PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) yang naik 3,43 persen ke level 905 dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) yang menguat 2,25 persen ke level 1.590.

Di sisi lain, saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) menjadi top losers LQ45 setelah anjlok 6,04 persen ke level 700. Kemudian saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun 4,52 persen dan PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) melemah 3,92 persen.

Untuk indeks Jakarta Islamic Index (JII), saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) memimpin penguatan dengan kenaikan 1,96 persen ke level 520. Saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) naik 1,71 persen dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) menguat 1,50 persen.

Sementara itu, pelemahan terdalam pada JII masih dipimpin TPIA yang turun 5,71 persen, diikuti ADMR yang melemah 3,92 persen dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA) yang terkoreksi 3,78 persen.

Dari pasar valuta asing, nilai tukar rupiah berada di level Rp17.740 per dolar Amerika Serikat atau melemah 0,28 persen dibandingkan posisi sebelumnya.

Adapun pergerakan bursa regional cenderung bervariasi. Indeks Nikkei 225 Jepang menguat 0,41 persen, sedangkan Hang Seng Hong Kong turun 0,37 persen dan Shanghai Composite melemah 0,18 persen.

Koreksi IHSG pada sesi pertama terjadi setelah indeks melonjak lebih dari 4 persen pada perdagangan sebelumnya, sehingga sebagian investor memanfaatkan momentum untuk melakukan aksi ambil untung (profit taking), terutama pada saham-saham sektor energi dan industri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Masih Dalam Tren Menguat, Pantau Saham BMRI

IHSG Masih Dalam Tren Menguat, Pantau Saham BMRI

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:14 WIB

IHSG Bangkit dari Titik Terendah, Sinyal Pemulihan Makin Kuat Jelang Putusan MSCI

IHSG Bangkit dari Titik Terendah, Sinyal Pemulihan Makin Kuat Jelang Putusan MSCI

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 07:58 WIB

MBMA Rombak Direksi, Eks GoTo hingga Veteran Tambang Masuk Jajaran Pimpinan

MBMA Rombak Direksi, Eks GoTo hingga Veteran Tambang Masuk Jajaran Pimpinan

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 07:52 WIB

Terkini

Dunia Borong Perhiasan Indonesia, Nilai Ekspor Melonjak hingga 9,1 Miliar Dolar AS

Dunia Borong Perhiasan Indonesia, Nilai Ekspor Melonjak hingga 9,1 Miliar Dolar AS

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 11:23 WIB

Pemilik Angkat Bendera Putih, Pizza Hut Resmi Dijual Rp47 Triliun

Pemilik Angkat Bendera Putih, Pizza Hut Resmi Dijual Rp47 Triliun

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 11:22 WIB

Pinjol Akseleran dan Awantunai Alami Kredit Macet Tinggi, Terancam Bangkrut!

Pinjol Akseleran dan Awantunai Alami Kredit Macet Tinggi, Terancam Bangkrut!

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 11:07 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.784 Triliun Perlu Diwaspadai, Apa Faktornya?

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.784 Triliun Perlu Diwaspadai, Apa Faktornya?

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 10:52 WIB

Rupiah Alami Pelemahan, Cek Harga Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA

Rupiah Alami Pelemahan, Cek Harga Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 10:07 WIB

Cabai Rawit Makin Pedas di Kantong! Harga Tembus Rp82.300 per Kg

Cabai Rawit Makin Pedas di Kantong! Harga Tembus Rp82.300 per Kg

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:43 WIB

Rupiah Kembali Lesu, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.738

Rupiah Kembali Lesu, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.738

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:31 WIB

Investor Ragu Komitmen Damai AS - Iran, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Investor Ragu Komitmen Damai AS - Iran, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:17 WIB

IHSG Masih Dalam Tren Menguat, Pantau Saham BMRI

IHSG Masih Dalam Tren Menguat, Pantau Saham BMRI

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:14 WIB

Pertimbangkan Jual, Harga Buyback Emas Antam Naik Tinggi Jadi Rp2.514.000/Gram

Pertimbangkan Jual, Harga Buyback Emas Antam Naik Tinggi Jadi Rp2.514.000/Gram

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 08:50 WIB