Besok Diumumkan, MSCI Ancam Turunkan Status RI? Dana Asing Rp230 T Bakal Kabur?

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 18 Juni 2026 | 12:16 WIB
Besok Diumumkan, MSCI Ancam Turunkan Status RI? Dana Asing Rp230 T Bakal Kabur?
Warga mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (3/6/2026). [ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar]
baca 10 detik
  • MSCI pertimbangkan turunkan status RI ke Frontier Market.
  • Dana asing hingga Rp230 triliun berpotensi keluar dari RI.
  • Rupiah dan IHSG terancam jika downgrade benar terjadi.

Suara.com - Pasar keuangan Indonesia hari ini lagi deg-deg ser.  Pasalnya, lembaga penyedia indeks global MSCI tengah mempertimbangkan menurunkan status Indonesia dari kategori Emerging Market menjadi Frontier Market yang bakal diumumkan besok, Jumat (19/6/2026).

Jika skenario terburuk itu terjadi, pasar modal nasional berpotensi kehilangan aliran dana asing hingga miliaran dolar AS.

Status Emerging Market selama ini menjadi "tiket emas" Indonesia untuk masuk radar investor institusi global. Banyak dana investasi internasional, termasuk dana pensiun dan ETF raksasa, menggunakan indeks MSCI sebagai acuan penempatan modal. Karena itu, perubahan status dapat memicu aksi jual otomatis oleh investor asing.

Bloomberg melaporkan, penurunan status Indonesia berisiko memicu arus keluar modal hingga sekitar US$13 miliar atau setara lebih dari Rp230 triliun. Dana tersebut berpotensi meninggalkan pasar saham dan obligasi Indonesia karena sejumlah manajer investasi global memiliki aturan investasi yang hanya mengizinkan penempatan dana di negara berstatus Emerging Market.

Ancaman ini muncul setelah MSCI menyoroti sejumlah persoalan di pasar modal Indonesia, mulai dari transparansi kepemilikan saham, likuiditas perdagangan, hingga struktur kepemilikan emiten yang dinilai terlalu terkonsentrasi. Sebelumnya, MSCI juga telah menghapus sejumlah saham Indonesia dari indeks globalnya karena masalah keterbukaan dan kepemilikan publik yang rendah.

Apabila downgrade benar-benar terjadi, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh investor saham. Nilai tukar rupiah juga berpotensi mendapat tekanan akibat berkurangnya pasokan devisa dari investasi portofolio asing. Pengalaman sejumlah negara yang pernah turun kelas menunjukkan bahwa arus keluar dana dari indeks Emerging Market biasanya jauh lebih besar dibandingkan dana yang masuk dari indeks Frontier Market.

Pemerintah dan regulator pasar modal sebenarnya telah melakukan berbagai reformasi untuk menjawab kekhawatiran investor global. Bursa Efek Indonesia meningkatkan persyaratan free float, memperkuat keterbukaan data pemegang saham, serta memperbaiki tata kelola perdagangan saham. Namun MSCI masih menunggu efektivitas kebijakan tersebut sebelum mengambil keputusan final pada Juni 2026.

Bagi Indonesia, mempertahankan status Emerging Market bukan sekadar soal gengsi. Label tersebut menjadi penentu kepercayaan investor global terhadap kualitas pasar keuangan nasional. Jika status itu hilang, biaya pendanaan bisa meningkat, likuiditas pasar menurun, dan proses pemulihan kepercayaan investor menjadi jauh lebih sulit.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Dibuka Merah ke Level 6.191, Cek Saham yang Wajib Dipantau

IHSG Dibuka Merah ke Level 6.191, Cek Saham yang Wajib Dipantau

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:36 WIB

Lingkar Dalam Prabowo Bikin Investor Waswas, Rupiah dan IHSG Kena Tekanan

Lingkar Dalam Prabowo Bikin Investor Waswas, Rupiah dan IHSG Kena Tekanan

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 08:29 WIB

Jelang Pengumuman MSCI, Simak Saham-saham yang Layak Dilirik Hari Ini

Jelang Pengumuman MSCI, Simak Saham-saham yang Layak Dilirik Hari Ini

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 07:39 WIB

Terkini

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak

Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak

Surakarta | Minggu, 01 November 2026 | 21:56 WIB

Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri

Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri

Jatim | Minggu, 01 November 2026 | 21:47 WIB

Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya

Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya

Sumut | Minggu, 01 November 2026 | 21:44 WIB

Latihan Jadi Pengusaha Digital, Santri di Solo Mimpi Buka Warung Pecel Lele

Latihan Jadi Pengusaha Digital, Santri di Solo Mimpi Buka Warung Pecel Lele

Surakarta | Minggu, 01 November 2026 | 21:41 WIB

Jadi Media Peredaran Narkotika Cair, Kapolri Larang Anggota Polri Pakai Vape

Jadi Media Peredaran Narkotika Cair, Kapolri Larang Anggota Polri Pakai Vape

News | Minggu, 01 November 2026 | 21:41 WIB

Dari Rp188 T ke Rp247 T: Ke Mana Saja Aliran Dana Jumbo Kesehatan Indonesia?

Dari Rp188 T ke Rp247 T: Ke Mana Saja Aliran Dana Jumbo Kesehatan Indonesia?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 21:41 WIB

Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?

Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 21:35 WIB

Generasi Sandwich Perlu Atur Keuangan, Jangan Sampai Tabungan Habis Saat Sakit

Generasi Sandwich Perlu Atur Keuangan, Jangan Sampai Tabungan Habis Saat Sakit

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 21:30 WIB

×