Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.351,139
LQ45 633,989
Srikehati 307,930
JII 383,125
USD/IDR 17.932

IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Senin, 22 Juni 2026 | 08:01 WIB
IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan
Ilustrasi penurunan grafik Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • IHSG diprediksi konsolidatif, investor wait and see sentimen global.
  • Konflik Timur Tengah dan arah suku bunga bayangi pasar saham.
  • MSCI pertahankan RI di Emerging Market, IHSG berpeluang menguat.

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (22/6/2026) hingga sepekan ke depan diperkirakan masih bergerak konsolidatif. Pelaku pasar memilih bersikap hati-hati di tengah beragam sentimen global mulai dari konflik geopolitik di Timur Tengah, arah kebijakan suku bunga bank sentral dunia, hingga hasil tinjauan klasifikasi pasar Indonesia oleh MSCI.

Direktur Reliance Sekuritas Tbk (RELI) Reza Priyambada mengatakan investor masih mencermati perkembangan situasi global setelah belum tercapainya kesepakatan damai secara penuh antara Amerika Serikat dan Iran. Selain itu, konflik yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah dinilai membatasi ruang penguatan pasar saham domestik.

"Pergerakan IHSG pada Senin hingga sepekan ke depan tampaknya cenderung konsolidasi karena pelaku pasar masih mencermati kondisi global pasca belum sepenuhnya tercapainya kesepakatan damai AS-Iran serta masih adanya konflik antara Israel dan Lebanon maupun serangan Israel ke Gaza," kata Reza kepada Suara.com, Senin (22/6/2026).

Menurutnya, keputusan MSCI yang tetap mempertahankan Indonesia dalam kategori Emerging Market tidak akan memberikan kejutan besar bagi pasar. Pasalnya, sentimen tersebut sudah lebih dulu diantisipasi oleh investor.

"Dampak dari pengumuman MSCI yang masih mempertahankan posisi Indonesia di Emerging Market tampaknya sudah ter-price in oleh pasar sehingga diharapkan tidak akan menimbulkan shock di market," ujarnya.

Reza menilai aktivitas perdagangan di pasar keuangan domestik masih berpotensi berlangsung terbatas. Investor juga terus memantau pergerakan nilai tukar rupiah yang belum menunjukkan penguatan signifikan meski Bank Indonesia telah menaikkan suku bunga acuan sebanyak dua kali sepanjang Juni 2026.

Ia menjelaskan, kenaikan suku bunga memang dapat membantu menahan tekanan terhadap rupiah. Namun di sisi lain, kebijakan tersebut berpotensi menahan laju penguatan pasar saham dan obligasi karena memunculkan kekhawatiran atas meningkatnya biaya pinjaman bagi emiten.

Untuk strategi investasi, Reza menyarankan investor mencermati saham-saham yang berpotensi diuntungkan dari pelemahan rupiah, khususnya sektor berbasis ekspor seperti pertambangan serta minyak dan gas.

"Jika nilai tukar rupiah masih mengalami pelemahan, maka investor dapat mencermati saham-saham berorientasi ekspor seperti sektor pertambangan, minyak dan gas, serta sektor terkait lainnya. Namun, pergerakan harga komoditas juga perlu menjadi perhatian dalam menentukan pilihan saham," jelasnya.

baca juga

Sementara itu, Co-Founder PasarDana Hans Kwee menilai pasar saham global memperoleh sentimen positif dari meningkatnya optimisme terhadap kemungkinan tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran yang dapat meredakan ketegangan geopolitik.

Menurut Hans, stabilitas harga energi berpotensi lebih terjaga apabila negosiasi kedua negara membuahkan hasil. Selain itu, rencana perundingan teknis antara AS dan Iran sejauh ini belum memberikan tekanan berarti terhadap pasar keuangan global.

Di sisi lain, sikap bank sentral Amerika Serikat atau The Fed yang tetap mempertahankan suku bunga namun bernada lebih hawkish memicu spekulasi kenaikan suku bunga pada akhir tahun. Kondisi itu diperkuat oleh data ketenagakerjaan AS yang masih solid sehingga mengurangi peluang pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat.

Hans juga menyoroti risalah rapat Bank of Japan yang mengindikasikan adanya usulan percepatan kenaikan suku bunga apabila konflik Timur Tengah berlangsung lebih lama dan memicu tekanan inflasi yang lebih tinggi.

Dari dalam negeri, perhatian investor kini tertuju pada hasil Global Market Accessibility Review 2026 dari MSCI. Meski terdapat catatan terkait transparansi kepemilikan saham dan penurunan penilaian aspek Information Flow dari positif menjadi negatif, Hans menilai posisi Indonesia sebagai Emerging Market masih relatif aman.

"Dari hasil Global Market Accessibility Review 2026 terlihat Indonesia akan tetap bertahan di Emerging Market karena sebagian besar hasil review Indonesia masih lebih baik dibandingkan banyak negara lain dalam kelompok Emerging Market. Hanya aspek Information Flow yang diturunkan dari positif menjadi negatif," katanya.

Hans menambahkan, valuasi pasar saham Indonesia saat ini masih tergolong menarik. Hal itu tercermin dari price to earnings ratio (PER) yang berada di level 10,15 kali, lebih rendah dibandingkan rata-rata lima tahun terakhir yang berada pada kisaran 11,45 kali hingga 13,87 kali.

Dengan berbagai sentimen tersebut, Hans memperkirakan IHSG masih berpeluang bergerak konsolidatif dengan kecenderungan menguat. Ia memproyeksikan level support berada di rentang 5.952-6.000, sementara level resistance berada pada area 6.377-6.635.

"IHSG berpeluang konsolidasi menguat dengan level support di kisaran 6.000 hingga 5.952 dan resistance pada area 6.377 hingga 6.635," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:54 WIB

Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?

Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:54 WIB

Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket

Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:34 WIB

Terkini

Viral Petugas Transjakarta Antar Penumpang Disabilitas ke MRT, Pramono Soroti Akses Ramah Difabel

Viral Petugas Transjakarta Antar Penumpang Disabilitas ke MRT, Pramono Soroti Akses Ramah Difabel

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Purbaya Kenang Momen Investasi Hyundai Bangun Pabrik EV ke RI, Cuma Perlu 4 Bulan

Purbaya Kenang Momen Investasi Hyundai Bangun Pabrik EV ke RI, Cuma Perlu 4 Bulan

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:09 WIB

Ditekuk Vietnam, PSSI Bakal Rekrut Pemain Arsenal hingga Stuttgart ke Timnas Indonesia?

Ditekuk Vietnam, PSSI Bakal Rekrut Pemain Arsenal hingga Stuttgart ke Timnas Indonesia?

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:06 WIB

Hafalan Shalat Delisa: Novel Tere Liye tentang Tsunami Aceh dan Keikhlasan

Hafalan Shalat Delisa: Novel Tere Liye tentang Tsunami Aceh dan Keikhlasan

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Polres Sukabumi Kota Sita 159 Botol Miras Ilegal, Tiga Penjual Terjaring Razia

Polres Sukabumi Kota Sita 159 Botol Miras Ilegal, Tiga Penjual Terjaring Razia

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Hampir 'Terjebak' Gratifikasi, Purbaya Sempat Diming-Imingi Diskon Harley-Davidson

Hampir 'Terjebak' Gratifikasi, Purbaya Sempat Diming-Imingi Diskon Harley-Davidson

Video | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Hasil Inter vs Milan Tanpa Pemenang, Cristian Chivu Santai: Hasil Tak Penting

Hasil Inter vs Milan Tanpa Pemenang, Cristian Chivu Santai: Hasil Tak Penting

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:55 WIB

Lama Mandek, Pemerintah Klaim Kawasan Industri Madura Didukung Investor China

Lama Mandek, Pemerintah Klaim Kawasan Industri Madura Didukung Investor China

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:54 WIB

Israel Dituding Jadikan Perang Timur Tengah Jadi Konflik Agama

Israel Dituding Jadikan Perang Timur Tengah Jadi Konflik Agama

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:51 WIB

Ada 2 Pembalap Indonesia di Mandalika 2026! Ini Update Terbaru Penjualan Tiket MotoGP

Ada 2 Pembalap Indonesia di Mandalika 2026! Ini Update Terbaru Penjualan Tiket MotoGP

Bali | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:50 WIB

×