Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.351,139
LQ45 633,989
Srikehati 307,930
JII 383,125
USD/IDR 17.932

Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket

M Nurhadi

Senin, 22 Juni 2026 | 07:34 WIB
Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket
PT BUMI Resources Tbk [Suara.com/HD-AI]
baca 10 detik
  • Investor asing melakukan aksi jual bersih saham PT Bumi Resources Tbk senilai Rp553,3 miliar selama periode 15-19 Juni 2026.
  • Meski ditekan aksi jual asing, saham BUMI mencatatkan kenaikan performa sebesar 7 persen dalam perhitungan perdagangan selama satu pekan.
  • Samuel Sekuritas merekomendasikan beli saham BUMI dengan target harga Rp300 karena dukungan fundamental pendapatan dalam mata uang dolar AS.

Suara.com - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi salah satu fokus utama dari aksi pelepasan portofolio oleh pemodal internasional sepanjang periode perdagangan pertengahan Juni, tepatnya pada 15-19 Juni 2026.

Kendati menghadapi tekanan jual yang masif, pergerakan saham emiten batu bara ini memicu pertanyaan besar di kalangan pelaku pasar modal mengenai bagaimana proyeksi dan arah tren harganya ke depan.

Berdasarkan data pasar reguler di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dihimpun melalui Stockbit Sekuritas pada Minggu (21/6/2026), investor asing mencatatkan transaksi jual bersih (net sell) pada saham BUMI dengan nilai akumulasi mencapai Rp553,3 miliar hanya dalam kurun waktu sepekan.

Nilai pelepasan tersebut menempatkan BUMI di posisi ketiga sebagai saham dengan volume net sell asing terbesar di bursa efek. Posisi pertama ditempati oleh PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dengan nilai divestasi asing sebesar Rp838,6 miliar, disusul oleh PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang mencatatkan penjualan bersih asing senilai Rp630,2 miliar.

Pada sesi penutupan perdagangan akhir pekan, Jumat (19/6/2026), saham BUMI bertengger di level Rp168 per lembar, atau mengalami koreksi harian sebesar 1,75 persen.

Namun, jika ditarik dalam kalkulasi mingguan, performa saham milik Grup Bakrie dan Salim ini justru memperlihatkan daya tahan yang impresif dengan lonjakan performa hingga 7 persen. Penguatan ini terjadi di tengah aksi jual beruntun yang dilakukan oleh pemodal asing.

Secara makro, aksi keluar modal internasional memang tengah melanda pasar modal dalam negeri. Investor global membukukan total net sell senilai Rp904 miliar di seluruh papan perdagangan BEI selama sepekan terakhir.

Tren ini memperpanjang rekam jejak keluar dana asing dari pekan sebelumnya yang sempat menyentuh angka fantastis sebesar Rp5,98 triliun.

Di tengah tingginya fluktuasi pasar saat ini, para analis menilai peralihan investasi ke saham-saham yang mencatatkan struktur pendapatan dalam mata uang dolar AS—khususnya pada industri pertambangan logam dan batu bara—merupakan langkah taktis yang menjanjikan di samping mengoleksi saham sektor perbankan berkapitalisasi besar yang harganya sudah relatif murah.

baca juga

Head of Equity Research Samuel Sekuritas Indonesia, Prasetya Gunadi, bersama tim risetnya memetakan beberapa emiten unggulan berbasis komoditas dolar AS yang layak menjadi prioritas utama bagi para pemodal.

“Untuk saham emiten logam dan batu bara berbasis pendapatan dolar AS, pilihan utama kami adalah Antam (ANTM), Amman Mineral Internasional (AMMN), Bumi Resources (BUMI), dan Timah (TINS),” ulas Prasetya dalam laporan riset berkala perusahaan.
Analis menilai sektor komoditas saat ini telah berada di dekat titik terendah (bottoming), didorong oleh arah kebijakan regulasi sektor pertambangan domestik yang dinilai kian kondusif bagi iklim usaha. Beberapa faktor penguatnya antara lain adalah kepastian tidak adanya kenaikan tarif royalti, optimalisasi penerapan skema gross split, serta jaminan status pemasok tunggal.

Selain itu, tekanan risiko regulasi yang sebelumnya membebani kinerja saham komoditas kini mulai berkurang secara signifikan. Sentimen positif ini diperkuat oleh langkah pemerintah yang merealisasikan penambahan kuota Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) pertambangan memasuki paruh kedua atau semester II-2026.

Rekomendasi Teknis dan Target Harga Saham BUMI

Sebagai salah satu produsen emas hitam terbesar, BUMI diuntungkan karena memiliki tingkat eksposur yang sangat tinggi terhadap pergerakan Harga Jual Rata-Rata (Average Selling Price/ASP) batu bara dunia yang ditransaksikan menggunakan denominasi mata uang dolar AS. Keunggulan fundamental ini menjadi benteng yang kuat dalam menjaga stabilitas pendapatan perseroan.

Meski demikian, para pelaku pasar diimbau untuk terus memantau dinamika proses transisi struktural menuju skema Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI), di mana batas akhir penyelesaian program tersebut ditetapkan pada 31 Desember 2026.

Melihat kalkulasi nilai fundamental dan potensi bisnis ke depan, Samuel Sekuritas Indonesia memberikan rekomendasi BUY (Beli) untuk saham BUMI.

Target harga saham BUMI dipatok pada level Rp300 per lembar saham. Target optimis tersebut mencerminkan adanya potensi ruang penguatan atau peluang upside harga hingga 78,5 persen dari posisi harga saat ini.

Disclaimer: Ulasan mengenai analisis fundamental, pergerakan teknikal, serta target harga saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dalam artikel ini bersifat referensi informasi dan bagian dari literasi finansial publik. Artikel ini tidak memuat instruksi, ajakan, ataupun paksaan hukum untuk melakukan transaksi jual-beli aset efek di pasar modal. Setiap aktivitas investasi pada instrumen saham maupun kripto sepenuhnya mengandung risiko kerugian finansial yang menjadi tanggung jawab mandiri dari masing-masing investor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:08 WIB

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:46 WIB

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:53 WIB

IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun

IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:25 WIB

Tanggapi MSCI, Ini 8 Strategi Pemerintah Perkuat Pasar Saham RI

Tanggapi MSCI, Ini 8 Strategi Pemerintah Perkuat Pasar Saham RI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:37 WIB

Terkini

Rugikan Rp64 Miliar, 9 Tersangka Dugaan Korupsi Dana PI Tak Langsung Ditahan

Rugikan Rp64 Miliar, 9 Tersangka Dugaan Korupsi Dana PI Tak Langsung Ditahan

Riau | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:40 WIB

Lip Scrub Boleh Dipakai Setiap Hari? Ini 3 Produk yang Dipuji Efektif Bikin Bibir Halus

Lip Scrub Boleh Dipakai Setiap Hari? Ini 3 Produk yang Dipuji Efektif Bikin Bibir Halus

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa

Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Cara Lamar Lowongan Kerja BBAP BRI Agustus 2026, Ini Link Resminya

Cara Lamar Lowongan Kerja BBAP BRI Agustus 2026, Ini Link Resminya

Bri | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:27 WIB

6 Cara Memilih Shade Skin Tint yang Sesuai Undertone Kulit agar Hasil Tidak Kusam

6 Cara Memilih Shade Skin Tint yang Sesuai Undertone Kulit agar Hasil Tidak Kusam

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:23 WIB

MBG Maju Kena Mundur Kena, Guru Besar UGM Nilai Prabowo Terjebak Program Amburadul

MBG Maju Kena Mundur Kena, Guru Besar UGM Nilai Prabowo Terjebak Program Amburadul

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:18 WIB

Bunga KPR Super Ringan! Wujudkan Rumah Impian di BRI Consumer Expo 2026

Bunga KPR Super Ringan! Wujudkan Rumah Impian di BRI Consumer Expo 2026

Bri | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:17 WIB

Bukan Sekadar Turunkan Gula Darah, Ini Tantangan Terberat Pasien Diabetes yang Sering Diabaikan

Bukan Sekadar Turunkan Gula Darah, Ini Tantangan Terberat Pasien Diabetes yang Sering Diabaikan

Health | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:16 WIB

Mau Tampil Gentle? Intip 4 OOTD Dandy Smart Casual ala Kang Hoon

Mau Tampil Gentle? Intip 4 OOTD Dandy Smart Casual ala Kang Hoon

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:15 WIB

Pegadaian, Pupuk Indonesia, Pelindo dan Angkasa Pura Didorong untuk IPO

Pegadaian, Pupuk Indonesia, Pelindo dan Angkasa Pura Didorong untuk IPO

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:12 WIB

×