Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 22 Juni 2026 | 14:40 WIB
Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional
Ilustrasi Barista.
baca 10 detik
  • Gubernur Bank Indonesia menyatakan industri kopi nasional berpotensi memberikan kontribusi ekonomi hingga mencapai 12,5 miliar dolar AS.
  • Tingginya pertumbuhan gerai kopi di Indonesia belum diimbangi jumlah barista bersertifikasi internasional yang masih sangat terbatas.
  • Bank Indonesia meluncurkan Program Cangkir Barista guna mencetak 400 barista bersertifikasi internasional setiap tahun untuk meningkatkan daya saing.

Suara.com - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo menilai industri kopi nasional bisa membuat cuan negara. Bahkan, nilai ekonomi industri kopi bisa mencapai 12,5 miliar dolar Amerika Serikat (AS).

Namun, Perry melihat, potensi itu harus diimbangi dengan barista yang berkualitas dan bisa bersaing di global.

"Kopi Indonesia luar biasa potensinya untuk menembus pasar global. Para petani kopi yang kita didik juara Atlanta berapa kali, di London berapa kali, di Boston ada," ujar Perry dalam acara Kick-Off Transformasi Kewirausahaan UMKM Terpadu, dikutip Senin (22/6/2026).

Selain itu, jumlah gerai kopi di dalam negeri juga terus bertumbuh dengan laju sekitar 23,9 persen per tahun.

"Nah mari kita angkat impact-nya karena potensinya adalah 12,5 miliar dolar Amerika Serikat untuk pendapatannya. Lah 12,5 miliar dolar lho, bukan rupiah lho, dolar lho. Itu dari barista kopi lho, 12,5 miliar kita peroleh gerainya berapa pertumbuhannya? 23,9 persen per tahun gerai kopi," jelasnya.

Gubernur BI, Perry Warjiyo hanya 100 Barista di Indonesia yang memiliki sertifikat. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
Gubernur BI, Perry Warjiyo hanya 100 Barista di Indonesia yang memiliki sertifikat. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].

Menurut dia, Indonesia memiliki sekitar 923 ribu barista. Namun, hanya sekitar 100 orang yang telah mengantongi sertifikasi internasional.

"Tapi sedih. Dari jumlah barista tersertifikasi internasional itu masih sangat terbatas. Akeh sing bikin kopi tapi tidak sertifikasi internasional. Sekarang itu ada 923 ribu barista, 923 ribu barista. Berapa yang sertifikasi internasional? Mung cepek (hanya seratus)," katanya.

Karena itu, BI meluncurkan Program Cangkir Barista sebagai bagian dari Transformasi Kewirausahaan UMKM Terpadu. Melalui program tersebut, BI menargetkan lahirnya 400 barista bersertifikasi internasional setiap tahun.

"Oleh karena itu, lah ini kenapa harus masal sertifikasi internasionalnya melalui program ini ya. Setiap tahun kita akan targetkan 400 barista yang tersertifikasi internasional. Empat kali lipat dari yang sudah ada," ucap Perry.

baca juga

Ia menjelaskan peserta program akan mengikuti pelatihan kewirausahaan dan kompetensi teknis selama sekitar 2,5 bulan. Setelah itu, peserta akan menjalani magang atau praktik langsung sebelum memperoleh sertifikasi dan kesempatan membangun usaha secara mandiri.

Selain meningkatkan kualitas barista, Perry berharap program tersebut dapat membantu petani kopi memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar.

Ia meminta para peserta yang nantinya berhasil membangun usaha kopi untuk turut membina petani dalam meningkatkan kualitas hasil panen.

"Nah kalau sudah berhasil cuma kita minta satu: carilah produksi kopi dari petani yang terbagus dan didiklah petani itu. Cara milih buahnya, cara mengeringkannya, cara kemudian memilah-milah kualitasnya karena Anda semuanya nanti akan dapat bahan baku yang berkualitas sehingga dari hilir ke hulu," pungkas Perry.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Agar Rupiah Stabil Jadi Alasan BI Naikan BI-Rate Jadi 5,75%

Agar Rupiah Stabil Jadi Alasan BI Naikan BI-Rate Jadi 5,75%

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:21 WIB

BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75%, Rupiah Dibela, Kredit Tetap Digenjot

BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75%, Rupiah Dibela, Kredit Tetap Digenjot

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:05 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.900, Efek Gerilya Akhir Pekan Dasco

Rupiah Menguat ke Rp17.900, Efek Gerilya Akhir Pekan Dasco

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:06 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×