DSI Diam-diam Bertemu ke Sekuritas, Ini Dampaknya ke Saham Komoditas

Achmad Fauzi

Selasa, 23 Juni 2026 | 12:27 WIB
DSI Diam-diam Bertemu ke Sekuritas, Ini Dampaknya ke Saham Komoditas
DSI mulai melakukan pertemuan dengan sekuritas secara diam-diam menjelaskan fungsi dan tugasnya dalam ekspor komoditas. [Antara].
baca 10 detik
  • PT Danantara Sumberdaya Indonesia akan berperan sebagai fasilitator dan pengawas transaksi ekspor komoditas strategis mulai Januari 2027 mendatang.
  • DSI mengintegrasikan data melalui sistem SIMBARA untuk meningkatkan transparansi perdagangan serta mendeteksi potensi praktik perdagangan yang tidak wajar.
  • Lembaga ini menegaskan tidak akan menetapkan harga komoditas guna memastikan kelancaran hubungan bisnis antara produsen dan pembeli internasional.

Suara.com - PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI secara diam-diam menggelar pertemuan dengan para perusahaan sekuritas. Hal ini terkuak dalam riset riset terbaru UOB Kay Hian.

Dalam pertemuan itu, DSI mengungkapkan secara gamblang perannya dalam menunggangi ekspor komoditas mulai dari CPO, batu bara dan paduan besi.

UOB Kay Hian mengungkapkan dalam risetnya, DSI disebut akan lebih fokus sebagai fasilitator dan pengawas transaksi ekspor guna meningkatkan transparansi perdagangan komoditas strategis Indonesia.

UOB menjelaskan, setelah masa transisi yang ditargetkan berlaku mulai 1 Januari 2027, DSI akan berfungsi sebagai lembaga yang mendukung kelancaran ekspor tanpa mengubah hubungan bisnis yang selama ini terjalin antara produsen dan pembeli di pasar internasional.

Alih-alih menambah hambatan dalam proses ekspor, DSI disebut akan berperan meningkatkan transparansi pasar dan mengurangi risiko praktik under invoicing yang berpotensi merugikan negara.

BPI Danantara. [Suara.com/Achmad Fauzi].
BPI Danantara. [Suara.com/Achmad Fauzi].

"DSI pada tahap awal akan berperan sebagai fasilitator dan lembaga pengawas transaksi ekspor, sehingga ekspor komoditas strategis tetap berjalan tanpa gangguan sekaligus menjaga hubungan bisnis yang sudah terjalin antara produsen dan mitra dagang," tulis UOB Kay Hian seperti dikutip, Selas (23/6/2026).

Riset tersebut mengemukakan, salah satu fokus utama DSI pada tahap awal adalah membangun ekosistem data berbasis Sistem Informasi Mineral dan Batubara Antar Kementerian/Lembaga (SIMBARA).

Sistem tersebut akan digunakan untuk meningkatkan visibilitas transaksi ekspor dan mendeteksi potensi anomali seperti under invoicing, transfer pricing, hingga mispricing.

Meski demikian, DSI tidak akan bertindak sebagai penegak hukum. Temuan terkait transaksi yang dianggap tidak wajar nantinya akan diserahkan kepada regulator terkait untuk dilakukan investigasi lebih lanjut.

baca juga

Penjelasan lain yang dinilai penting bagi pelaku pasar adalah sikap DSI terkait mekanisme harga. Dalam pertemuan tertutup tersebut, DSI menegaskan tidak akan menetapkan ataupun mengendalikan harga komoditas ekspor Indonesia.

"DSI secara tegas menyatakan tidak akan menetapkan maupun mengendalikan harga komoditas," tulis UOB Kay Hian.

Menurut UOB, tujuan utama yang ingin dicapai adalah menciptakan kerangka harga yang lebih transparan sehingga dapat meminimalkan praktik penjualan komoditas di bawah harga wajar dan memastikan nilai yang diterima produsen maupun negara menjadi lebih optimal.

Meski arah kebijakan mulai terlihat lebih jelas, UOB menilai masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan pemerintah.

Salah satunya adalah belum adanya definisi yang jelas mengenai kategori transaksi yang dianggap sebagai anomali serta batas toleransi yang akan digunakan dalam sistem pengawasan tersebut.

Namun secara keseluruhan, UOB menilai klarifikasi yang diberikan DSI menjadi sinyal positif bagi sektor komoditas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IPO RANS, Perusahaan Akui Risiko Besar di Balik Ketergantungan pada Raffi Ahmad-Nagita Slavina

IPO RANS, Perusahaan Akui Risiko Besar di Balik Ketergantungan pada Raffi Ahmad-Nagita Slavina

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:56 WIB

Profil Rans Entertaimen Indonesia, Perusahaan Raffi Ahmad yang Mau IPO

Profil Rans Entertaimen Indonesia, Perusahaan Raffi Ahmad yang Mau IPO

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:38 WIB

Jelang Review MSCI, IHSG Dibuka Merah ke Level 6.096

Jelang Review MSCI, IHSG Dibuka Merah ke Level 6.096

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:15 WIB

Terkini

Pemerintah Bidik Nilai Tukar Nelayan Tembus 120 pada 2027

Pemerintah Bidik Nilai Tukar Nelayan Tembus 120 pada 2027

Foto | Sabtu, 07 November 2026 | 09:00 WIB

4 Zodiak Paling Hoki Hari Ini 7 November 2026, Saatnya Jemput Peluang Emas!

4 Zodiak Paling Hoki Hari Ini 7 November 2026, Saatnya Jemput Peluang Emas!

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 08:44 WIB

BRILink Agen BRI Buka Peluang Ekonomi, Mitra di Rembang Layani hingga 100 Transaksi per Hari

BRILink Agen BRI Buka Peluang Ekonomi, Mitra di Rembang Layani hingga 100 Transaksi per Hari

Jawa Tengah | Sabtu, 07 November 2026 | 08:42 WIB

Viral Status 'Leren Sik' Wakil Ketua DPRD Jatim: Tak Ada Potret Wapres Gibran

Viral Status 'Leren Sik' Wakil Ketua DPRD Jatim: Tak Ada Potret Wapres Gibran

Jatim | Sabtu, 07 November 2026 | 08:36 WIB

Gunung Semeru Erupsi, Awan Panas Meluncur 5,5 Km ke Arah Besuk Kobokan

Gunung Semeru Erupsi, Awan Panas Meluncur 5,5 Km ke Arah Besuk Kobokan

News | Sabtu, 07 November 2026 | 08:33 WIB

Bandara Dhoho Kediri Resmi Jadi Embarkasi Haji 2027, Layani 15 Daerah Sekaligus

Bandara Dhoho Kediri Resmi Jadi Embarkasi Haji 2027, Layani 15 Daerah Sekaligus

Jatim | Sabtu, 07 November 2026 | 08:26 WIB

Ekonomi Jateng Lampaui Rata-Rata Nasional, Ahmad Luthfi Diganjar CNN Indonesia Award 2026

Ekonomi Jateng Lampaui Rata-Rata Nasional, Ahmad Luthfi Diganjar CNN Indonesia Award 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 08:23 WIB

Pendapatan Blue Bird Tembus Rp4,57 Triliun hingga Kuartal III 2026, Laba Bersih Capai Rp474 Miliar

Pendapatan Blue Bird Tembus Rp4,57 Triliun hingga Kuartal III 2026, Laba Bersih Capai Rp474 Miliar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 08:22 WIB

Paradoks Listrik Lampung: Terancam Biarpet di Atas Harta Karun Panas Bumi 2,8 GW

Paradoks Listrik Lampung: Terancam Biarpet di Atas Harta Karun Panas Bumi 2,8 GW

Lampung | Sabtu, 07 November 2026 | 08:16 WIB

Kawinkan Gelar Juara Campus League Bandung 2026, UPI Bidik The Nationals

Kawinkan Gelar Juara Campus League Bandung 2026, UPI Bidik The Nationals

Bola | Sabtu, 07 November 2026 | 08:14 WIB

×