Harga Emas dan Perak Terperosok, Ada Apa dengan Pasar Global?

M Nurhadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:11 WIB
Harga Emas dan Perak Terperosok, Ada Apa dengan Pasar Global?
Ilustrasi emas dan perak [US Gold Bureau]
baca 10 detik
  • Harga emas dan perak dunia mengalami koreksi tajam pada penutupan perdagangan Selasa akibat penguatan indeks dolar Amerika Serikat.
  • Kebijakan suku bunga ketat dari bank sentral AS serta berkurangnya risiko geopolitik di Selat Hormuz menekan komoditas logam.
  • Pelemahan harga emas mencapai 1,64 persen dan perak merosot hingga 5,45 persen di tengah perubahan sentimen pasar global.

Suara.com - Harga emas dunia mengalami koreksi tajam pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat. Penurunan drastis ini terjadi seiring langkah keperkasaan mata uang dolar Amerika Serikat (AS) yang terus bertahan di kisaran level tertinggi tahunannya.

Selain faktor mata uang greenback, tekanan juga dipicu oleh bertahannya risiko kebijakan suku bunga ketat (hawkish) oleh bank sentral AS atau The Fed, serta terus menyusutnya premi risiko geopolitik di Selat Hormuz.

Pada saat penulisan, harga emas spot terpantau diperdagangkan di kisaran US$4.123,00 per ons, atau melemah 1,64 persen.

Rapor merah yang jauh lebih parah melanda harga perak spot yang ambles hingga 5,45 persen ke posisi US$61,545 per ons pada sesi perdagangan tersebut.

Aksi penataan posisi portofolio oleh para pelaku pasar pasca-pertemuan The Fed masih menjadi batu sandungan utama bagi laju komoditas logam mulia.

Para trader kini tidak lagi melihat The Fed sebagai pelindung kebijakan pelonggaran moneter jangka pendek. Pasar justru merespons kombinasi solidnya data ekonomi domestik AS, menguatnya indeks dolar, serta masih ketatnya tingkat suku bunga riil.

Di sisi lain, kondisi di jalur laut strategis Selat Hormuz kian kondusif dengan meningkatnya lalu lintas kapal yang melewati rute utara dan selatan.

Meskipun jalur tengah utama dilaporkan masih dipenuhi ranjau, Iran telah sepakat untuk menghapus biaya lintas tol kapal selama 60 hari, walau Teheran dan Washington masih terlibat silang pendapat mengenai kontrol dan struktur tarif di masa depan.

Dampak pelonggaran konflik ini memicu sentimen disinflasi di pasar: harga minyak mentah global terseret turun, tekanan inflasi sektor energi mereda, dan daya pikat emas sebagai aset aman (safe haven) kian pudar.

baca juga

Bagi perak, pergeseran sentimen ini memberikan hantaman yang jauh lebih telak. Penurunan harga minyak dan melandainya risiko industri secara otomatis merusak sisi siklikal perak, sementara penguatan dolar menghantam sisi investasinya.

Bursa saham AS (Wall Street) mampu menutup perdagangan dengan kenaikan tipis setelah sempat diwarnai aksi menghindari risiko (risk-off) di awal sesi. Indeks S&P 500 merayap naik 0,02 persen, diikuti indeks Dow Jones Industrial Average yang juga bertambah 0,02 persen. Indeks Nasdaq Composite mencatatkan kinerja terbaik dengan apresiasi 0,12 persen, disokong oleh aksi beli selektif pada saham-saham sektor teknologi.

Dari pasar komoditas eksternal, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) kontrak Nymex ditutup melemah di kisaran US$73,58 per barel, sementara minyak Brent bertengger di level US$77,47 per barel.

Di sisi lain, indeks dolar AS semakin kokoh setelah sempat menguji level tertinggi baru di tahun 2026 dengan menembus angka 101 di awal sesi. Sementara itu, tingkat imbal hasil (yield) obligasi AS Tenor 10 Tahun terpantau masih bertahan di area 4,5 persen.

Secara teknikal, target kenaikan harga selanjutnya bagi kubu pembeli (bulls) emas adalah mendorong kembali harga menembus zona resistansi US$4.180 hingga US$4.200 per ons. Jika pergerakan tersebut konsisten, target berikutnya berada di level US$4.221 sebelum mengejar US$4.319.

Sebaliknya, target penurunan terdekat bagi kubu penjual (bears) adalah menjebol ke bawah level penopang (support) US$4.091, dengan target pelemahan lebih dalam di level US$4.040 hingga US$4.020 per ons.

Untuk perak, target kenaikan selanjutnya bagi kubu bulls adalah membawa harga merangkak kembali di atas zona resistansi US$62,00 hingga US$64,29 per ons, yang akan membuka jalan menuju area US$65,00 sampai US$66,00, hingga target jangka panjang di US$68,50 per ons.

Adapun target penurunan terdekat bagi kubu *bears* perak adalah menembus level US$61,00, dengan area batas penopang selanjutnya berada di kisaran US$57,00 hingga US$56,00 per ons.

Disclaimer: Ulasan mengenai pergerakan harga emas spot, perak, nilai tukar dolar, serta kondisi geopolitik Selat Hormuz dalam artikel ini disajikan murni sebagai sumber informasi jurnalisme keuangan bagi publik. Konten ini bukan merupakan ajakan resmi, bentuk paksaan, atau rekomendasi komersial untuk mengeksekusi transaksi jual-beli komoditas dan aset finansial lainnya. Setiap keputusan investasi sepenuhnya mengandung risiko finansial yang wajib dimitigasi secara mandiri oleh masing-masing investor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Naik, UBS dan Galeri 24 Stabil

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Naik, UBS dan Galeri 24 Stabil

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:44 WIB

Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Rp2.673.000/Gram Hari Ini

Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Rp2.673.000/Gram Hari Ini

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:01 WIB

I Love Emas Resmi Hadir di Solo, Tawarkan Layanan Jual Emas Transparan dan Harga Kompetitif

I Love Emas Resmi Hadir di Solo, Tawarkan Layanan Jual Emas Transparan dan Harga Kompetitif

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 06:05 WIB

Cuan untuk Investor, Buyback Emas Antam Naik Lebih Tinggi dari Harga Jual

Cuan untuk Investor, Buyback Emas Antam Naik Lebih Tinggi dari Harga Jual

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:32 WIB

Tak Hanya Belanja, Pengunjung PRJ Kini Berburu Investasi Emas

Tak Hanya Belanja, Pengunjung PRJ Kini Berburu Investasi Emas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:27 WIB

Harga Emas Pegadaian: Antam Detaki Rp2,8 Juta per Gram, Disusul UBS dan Galeri24

Harga Emas Pegadaian: Antam Detaki Rp2,8 Juta per Gram, Disusul UBS dan Galeri24

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 09:57 WIB

Terkini

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

×