Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu

Achmad Fauzi

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:02 WIB
DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu
Suasana saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Rabu (15/4/2026). [Handout]
baca 10 detik
  • Kebijakan ekspor satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) memicu kekhawatiran pasar terhadap kinerja emiten batu bara dan CPO.
  • Pasar menunjukkan sikap skeptis yang menyebabkan penurunan IHSG dan sektor energi secara signifikan setelah pengumuman kebijakan pada Juni 2026.
  • Emiten seperti AALI dan ITMG dinilai paling sensitif terhadap potensi pemotongan margin pendapatan ekspor yang diterapkan oleh pihak DSI.

Suara.com - Kebijakan ekspor satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI berpotensi memberikan tekanan terhadap sejumlah emiten yang memiliki ketergantungan tinggi pada pasar ekspor, khususnya sektor batu bara dan minyak sawit mentah (CPO).

Analis KB Valbury Sekuritas, Adolf RB Setiadi, menilai ketidakpastian terkait model bisnis DSI masih menjadi perhatian utama investor. Pasalnya, DSI memiliki kewenangan untuk mengatur ekspor komoditas strategis, termasuk menetapkan harga jual dan mengambil margin yang dianggap wajar.

"Perilaku pasar menunjukkan skeptisisme investor. Indeks batu bara dan CPO mengalami penurunan belasan persen setelah pengumuman DSI," tulis Adolf RB Setiadi dalam risetnya seperti yang dikutip, Rabu (24/6/2026).

"Pasar langsung memperhitungkan risiko ekstrem, IHSG turun sekitar 8 persen secara mingguan dan sektor energi turun sekitar 13,7 persen pada minggu pengumuman DSI," tambahnya.

BPI Danantara. [Suara.com/Achmad Fauzi].
BPI Danantara. [Suara.com/Achmad Fauzi].

Menurut KB Valbury, emiten-emiten berorientasi ekspor dengan porsi yang besar berpotensi menghadapi tekanan laba, jika DSI nantinya mengenakan margin terhadap pendapatan ekspor.

Berdasarkan simulasi KB Valbury, berikut sejumlah saham yang dinilai paling sensitif terhadap kebijakan DSI:

Sektor Sawit

  • AALI (PT Astra Agro Lestari Tbk)
  • SMAR (PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk)

Sektor Batu Bara

  • ITMG (PT Indo Tambangraya Megah Tbk)

KB Valbury menjelaskan, AALI menjadi salah satu emiten yang paling rentan karena memiliki margin keuntungan yang relatif lebih tipis dibandingkan beberapa pesaingnya.

baca juga

Sementara itu, ITMG menjadi emiten yang paling sensitif dari sisi laba per saham (EPS). Dalam simulasi tersebut, setiap margin DSI sebesar 1 persen berpotensi mengurangi EPS ITMG hingga Rp178,2 per saham.

"Kerangka sensitivitas kami menunjukkan bahwa setiap 1 persen margin yang diambil oleh DSI menekan NPM perusahaan yang berorientasi ekspor dalam sampel kami sebesar 0,27–0,61pp (1,4 – 5,7 persen)," jelas Adold.

Meski begitu, Adolf menilai kekhawatiran pasar saat ini lebih disebabkan oleh ketidakjelasan implementasi DSI dibandingkan kondisi fundamental komoditas global.

Menurut dia, terdapat dua kemungkinan arah kebijakan DSI. Pertama, DSI hanya berfungsi sebagai platform pengawasan dan pencegahan transfer pricing dengan biaya layanan yang terbatas. Kedua, DSI berkembang menjadi pihak yang mengambil sebagian margin perdagangan ekspor.

"Di bawah satu jalur, DSI tetap menjadi platform pengawasan dan anti-transfer pricing dengan biaya layanan yang terbatas. Di jalur lain, DSI berkembang menjadi penjaga gerbang komersial yang mengambil sebagian spread ekspor," pungkas Adolf.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BTN Pertimbangkan Lakukan Buyback Saham, Berapa Nilainya?

BTN Pertimbangkan Lakukan Buyback Saham, Berapa Nilainya?

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:08 WIB

IHSG Langsung Terbang ke Level 6.128 pada Rabu Pagi, Setelah Laporan MSCI

IHSG Langsung Terbang ke Level 6.128 pada Rabu Pagi, Setelah Laporan MSCI

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:17 WIB

MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG

MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:57 WIB

Terkini

Ungkap Alasan Gaji Guru 'Tidak Layak', Prabowo: Tidak Ada Uangnya

Ungkap Alasan Gaji Guru 'Tidak Layak', Prabowo: Tidak Ada Uangnya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:47 WIB

Gaji di Bawah Rp8 Juta Kini Tergolong  Miskin Baru, Warga UMK Harus Bersaing untuk Rumah Subsidi

Gaji di Bawah Rp8 Juta Kini Tergolong Miskin Baru, Warga UMK Harus Bersaing untuk Rumah Subsidi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:36 WIB

Purbaya Bantah Patriot Bond Mirip Tax Amnesty, Minta Investor Segera Beli

Purbaya Bantah Patriot Bond Mirip Tax Amnesty, Minta Investor Segera Beli

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29 WIB

Harga Emas dan Perak Terperosok, Ada Apa dengan Pasar Global?

Harga Emas dan Perak Terperosok, Ada Apa dengan Pasar Global?

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:11 WIB

Berhasil Kantongi Utang Rp301 T dari China, Purbaya Langsung Dapat Gelar Profesor!

Berhasil Kantongi Utang Rp301 T dari China, Purbaya Langsung Dapat Gelar Profesor!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:58 WIB

Pengusaha Jasa Kurir Janji Ikut Tekan Biaya Logistik Nasional yang Masih Tinggi

Pengusaha Jasa Kurir Janji Ikut Tekan Biaya Logistik Nasional yang Masih Tinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:55 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Naik, UBS dan Galeri 24 Stabil

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Naik, UBS dan Galeri 24 Stabil

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:44 WIB

BTN Pertimbangkan Lakukan Buyback Saham, Berapa Nilainya?

BTN Pertimbangkan Lakukan Buyback Saham, Berapa Nilainya?

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:08 WIB

Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Rp2.673.000/Gram Hari Ini

Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Rp2.673.000/Gram Hari Ini

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:01 WIB

Jepang dan Jerman Kekurangan Pekerja, Pemerintah Siapkan Talenta RI

Jepang dan Jerman Kekurangan Pekerja, Pemerintah Siapkan Talenta RI

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:54 WIB