Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
Ilustrasi TikTok. (Unsplash)
baca 10 detik
  • TikTok luncurkan fitur AI dan iklan baru untuk bisnis aplikasi.
  • Asia Tenggara kuasai 32% unduhan drama pendek dunia.
  • Pasar gim global diproyeksi tembus US$350 miliar pada 2030.

Suara.com - TikTok semakin agresif membangun ekosistem bisnis digitalnya. Melalui ajang TikTok Apps Summit 2026 di Singapura, platform media sosial milik ByteDance itu memperkenalkan sederet inovasi produk dan solusi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk memburu pertumbuhan industri aplikasi dan gim yang nilainya terus melonjak secara global.

Mengusung tema "Mini Moments, Max Impact", forum yang memasuki tahun kedua penyelenggaraannya itu mempertemukan lebih dari 150 petinggi perusahaan aplikasi dan gim dari enam negara Asia Tenggara. TikTok ingin mengubah posisinya dari sekadar platform hiburan menjadi mesin pertumbuhan bisnis digital yang mampu menghubungkan proses penemuan produk, keterlibatan pengguna hingga monetisasi dalam satu ekosistem.

Momentum tersebut datang di tengah pertumbuhan ekonomi aplikasi global yang masih sangat menjanjikan. Data Sensor Tower menunjukkan sepanjang 2025, konsumen dunia mengunduh 149 miliar aplikasi dengan total pendapatan dari transaksi dalam aplikasi mencapai US$167 miliar.

Asia Tenggara menjadi salah satu pasar paling menjanjikan. Kawasan ini kini menjadi motor pertumbuhan dua sektor yang tengah naik daun, yakni drama pendek (short drama) dan gim mobile.

"Drama pendek telah menjadi salah satu kategori hiburan mobile dengan pertumbuhan tercepat di dunia," kata Country Head INSEA & ANZ Sensor Tower, Krishan Patel.

Menurut dia, jumlah unduhan drama pendek secara global mencapai 2,26 miliar pada 2025. Tren tersebut bahkan semakin menguat pada kuartal pertama 2026 dengan pertumbuhan tahunan mencapai 140 persen.

Menariknya, Asia Tenggara menyumbang sekitar 32 persen dari total unduhan global dan mencatat pertumbuhan fantastis sebesar 220 persen secara tahunan. Pengguna di kawasan ini juga menghabiskan hampir 40 menit per hari untuk menikmati konten drama pendek di perangkat mobile mereka.

Tak hanya itu, sektor gim juga menunjukkan prospek yang menggiurkan. Berdasarkan laporan Boston Consulting Group (BCG), nilai pasar gim global diperkirakan menembus US$350 miliar pada 2030. Sebanyak 55 persen pemain bahkan mengaku menghabiskan lebih banyak waktu bermain pada paruh kedua 2025 dibandingkan periode sebelumnya.

Melihat peluang tersebut, TikTok meluncurkan fitur Mini Dramas dan Mini Games yang memungkinkan pengguna menemukan, menonton, memainkan hingga membeli konten tanpa harus meninggalkan aplikasi.

baca juga

Langkah ini dinilai dapat memperpanjang durasi interaksi pengguna sekaligus membuka sumber pendapatan baru bagi pengembang aplikasi dan pengiklan.

TikTok juga memperkenalkan TikTok Growth Max, sebuah solusi periklanan otomatis yang dirancang untuk meningkatkan kinerja kampanye mulai dari tahap penemuan audiens hingga konversi penjualan.

General Manager Global Business Solutions SEA and Japan TikTok, Yuke (Ray) Hu, mengatakan industri aplikasi sedang memasuki fase baru karena teknologi AI membuat proses pengembangan aplikasi semakin mudah dan murah.

"Di tengah meningkatnya persaingan mendapatkan perhatian konsumen, pengembang harus mampu menarik sekaligus mempertahankan keterlibatan pengguna. TikTok membantu bisnis menghubungkan proses discovery, engagement, hingga monetisasi dalam satu perjalanan yang terintegrasi," ujarnya.

Tak berhenti di situ, TikTok juga memperkuat amunisi AI melalui integrasi Dreamina Seedance 2.0 ke dalam TikTok Symphony. Teknologi video generatif terbaru itu diklaim mampu menghasilkan materi iklan berkualitas tinggi secara otomatis tanpa proses produksi yang rumit.

Selain itu, hadir pula fitur Reference to Video yang memungkinkan pengiklan mengatur secara spesifik produk atau gambar yang ingin ditampilkan dalam video berbasis AI.

Di sisi lain, TikTok memperkenalkan TikTok Ads Model Context Protocol (MCP) Server dan TikTok Ads Skills yang memungkinkan pengembang membangun agen AI untuk mengelola kampanye iklan secara otomatis, mulai dari analisis performa hingga optimasi anggaran pemasaran.

Strategi ini menunjukkan ambisi besar TikTok untuk menjadi tulang punggung ekspansi global bagi perusahaan aplikasi dan gim dari Asia Tenggara.

Dengan komunitas lebih dari satu miliar pengguna di seluruh dunia, TikTok kini tak hanya bersaing sebagai platform media sosial, tetapi juga sebagai infrastruktur bisnis digital yang dapat mempercepat ekspansi lintas negara.

Data internal perusahaan menunjukkan penerbit aplikasi yang melakukan ekspansi ke luar Asia Tenggara mampu mencatat pertumbuhan pendapatan tahunan dua kali lebih tinggi dibandingkan mereka yang hanya beroperasi di pasar domestik kawasan.

"Kesuksesan saat ini datang dari kemampuan mengubah relevansi budaya yang muncul secara instan menjadi nilai jangka panjang. Kami ingin memastikan TikTok menjadi ekosistem utama yang membantu bisnis memanfaatkan peluang pertumbuhan global secara optimal," kata Yuke.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi Debut Solo, Evan Ungkap Dedikasi dan Janji Setia di Lagu Ride or Die

Resmi Debut Solo, Evan Ungkap Dedikasi dan Janji Setia di Lagu Ride or Die

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:01 WIB

Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp5.800 T, Nezar Patria : RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar AI

Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp5.800 T, Nezar Patria : RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar AI

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:26 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Terkini

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:13 WIB

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB

MSCI Pertahankan Indonesia di EM, Mengapa IHSG Masih Ambruk?

MSCI Pertahankan Indonesia di EM, Mengapa IHSG Masih Ambruk?

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:25 WIB

Dorong Kolaborasi Hijau, Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim

Dorong Kolaborasi Hijau, Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:32 WIB

Harga Durian Anjlok, Musang King Dijual Rp23 Ribu per Kg

Harga Durian Anjlok, Musang King Dijual Rp23 Ribu per Kg

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:10 WIB

Rekap Hari Ini: IHSG Ambruk, Rupiah Anjlok!

Rekap Hari Ini: IHSG Ambruk, Rupiah Anjlok!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:03 WIB