Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.373,849
LQ45 633,840
Srikehati 307,576
JII 383,471
USD/IDR 17.871

Said Iqbal: Harga Gas Bukan Satu-satunya yang Meningkatkan Biaya Produksi Industri

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB
Said Iqbal: Harga Gas Bukan Satu-satunya yang Meningkatkan Biaya Produksi Industri
Ketua Umum Partai Buruh Said Iqbal. (Suara.com/Novian)
baca 10 detik
  • Harga gas industri bukan satu-satunya penentu pelemahan daya saing industri serta potensi pemutusan hubungan kerja (PHK).
  • Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan, Said Iqbal, mengatakan kekhawatiran industri terutama bagi sektor-sektor yang intensif menggunakan energi termasuk gas memang perlu mendapatkan perhatian.
  • Said mengungkapkan harga energi bukan satu-satunya yang menciptakan tantangan biaya bagi produksi.

Suara.com - Harga Harga gas industri bukan satu-satunya penentu pelemahan daya saing industri serta potensi pemutusan hubungan kerja (PHK). Perlu dikaji secara menyeluruh supaya ada solusi komprehensif dan tepat sasaran di tengah tantangan lonjakan harga energi global serta persoalan yang sedang dihadapi beberapa sektor industri saat ini.

Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan, Said Iqbal, mengatakan kekhawatiran industri terutama bagi sektor-sektor yang intensif menggunakan energi termasuk gas memang perlu mendapatkan perhatian. Sebab kenaikan harga energi industri tidak terhindarkan sebagai dampak geopolitik global.

Meski begitu, Said mengungkapkan harga energi bukan satu-satunya yang menciptakan tantangan biaya bagi produksi. ”Faktor lainnya adalah melemahnya daya beli masyarakat. Akibatnya pembelian barang menurun, produksi ikut turun, dan penurunan produksi mengakibatkan efisiensi yang ujung-ujungnya PHK,” ungkapnya, akhir pekan ini.

Selain itu, Said menambahkan, fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar juga menjadi penyebab naiknya ongkos produksi, terutama bagi perusahaan yang bahan bakunya berasal dari impor. ”Mereka membeli bahan baku menggunakan dolar, sementara hasil produksinya dijual dalam rupiah. Ini sangat merugikan perusahaan,” imbuhnya.

Maka pihaknya tengah mencari solusi dengan para pemangku kepentingan lain. Khususnya pada perusahaan-perusahaan produsen granit, keramik, dan tekstil, yang belakangan ini merasa butuh bantuan kebijakan khusus dari pemerintah.

Sedangkan terkait isu yang menyebut sebanyak 55 ribu tenaga kerja akan terkena PHK, Said menegaskan, angka tersebut tidak benar. ”Jadi tidak benar kalau disebut 55 ribu karyawan akan kena PHK. Kalau ada perusahaan granit yang melakukan PHK, jumlahnya ratusan orang dan itu terjadi akibat dampak perang serta kenaikan harga BBM yang tinggi,” tegasnya.

Mewakili buruh dan pemerintah, Said menegaskan pihaknya akan melakukan berbagai upaya mitigasi. ”Kalau bisa PHK tidak terjadi, itu yang kami perjuangkan. Kalau pun terjadi PHK, maka hak-hak pekerja harus dibayarkan,” ujarnya.

Terkait dengan daya saing, kajian ReforMiner Institute memaparkan bahwa daya saing industri nasional tidak ditentukan oleh harga gas semata. Akan tetapi ditentukan oleh banyak faktor antara lain strategi industri, permintaan pasar, ketersediaan bahan baku, produktivitas, efisiensi, nilai tukar, teknologi, logistik, dan akses pasar. 

”Harga gas adalah salah satu komponen dalam cost competitiveness, tetapi bukan satu-satunya penentu daya saing,” tegas Direktur Eksekutif ReforMiner Institute, Komaidi Notonegoro, dalam kajiannya, akhir pekan ini.

baca juga

Secara struktur biaya, komponen energi juga bukan faktor terbesar dalam banyak sektor industri. Data BPS yang dikutip ReforMiner menunjukkan bahwa porsi bahan bakar, termasuk gas, pelumas, dan listrik dalam biaya input sektor industri berada di sekitar 6,35%. 

Sementara itu, komponen bahan baku dan penolong dapat mencapai 64,60% hingga 96,76%, tergantung jenis industrinya. ”Artinya, jika persoalan bahan baku, permintaan pasar, kurs, produktivitas, teknologi, dan strategi industri tidak ikut dibenahi, maka tekanan terhadap daya saing akan tetap muncul meskipun beban energi telah dimitigasi,” terangnya.

Meski begitu, Komaidi menjelaskan harga gas tetap menjadi komponen strategis yang perlu dikelola, khususnya bagi industri yang sangat bergantung pada pasokan gas. Namun, menjadikan gas sebagai kambing hitam tunggal atas seluruh tekanan industri, menurutnya, justru berisiko menutup ruang bagi solusi yang lebih komprehensif dan tepat sasaran.

Terpisah, Kepala Pusat Energi dan Pangan INDEF, Abra Talattov, menilai kenaikan harga LNG yang merupakan gas non-subsidi sebagaimana dirasakan sebagian pelanggan industri perlu dilihat secara proporsional dan objektif. Menurutnya, tekanan harga tersebut tidak bisa dilepaskan dari dinamika geopolitik global yang mendorong kenaikan harga energi, termasuk LNG domestik, di tingkat hulu maupun pemasok sebagai konsekuensi dari penerapan formula harga yang merujuk kepada harga energi dunia.

“Kenaikan harga LNG di tingkat konsumen industri tidak terjadi dalam ruang kosong. Ada tekanan besar dari pasar energi global akibat krisis geopolitik, sehingga biaya perolehan LNG di sisi hulu juga meningkat. Karena itu, isu ini perlu dilihat secara utuh dari hulu sampai hilir, bukan hanya dari sisi harga akhir yang diterima industri,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok

Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:47 WIB

Industri Film Indonesia Masuki Era Baru dengan Dukungan Blockchain dan AI

Industri Film Indonesia Masuki Era Baru dengan Dukungan Blockchain dan AI

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:43 WIB

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Terkini

Truk Hantam 3 Motor di JLS Salatiga, 1 Orang Tewas

Truk Hantam 3 Motor di JLS Salatiga, 1 Orang Tewas

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:08 WIB

5 Lip Cream Wardah yang Tahan Lama dan Tidak Bikin Bibir Kering Sesuai Review

5 Lip Cream Wardah yang Tahan Lama dan Tidak Bikin Bibir Kering Sesuai Review

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:04 WIB

Resiliensi Kedaulatan Pangan Bahari & Sinergi Regenerasi Komunitas Desa Les

Resiliensi Kedaulatan Pangan Bahari & Sinergi Regenerasi Komunitas Desa Les

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:03 WIB

Jakarta Punya Aturan Baru: Pembangunan 30 Tahun ke Depan Tak Boleh Rusak Lingkungan

Jakarta Punya Aturan Baru: Pembangunan 30 Tahun ke Depan Tak Boleh Rusak Lingkungan

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:02 WIB

Gubernur Khofifah Terima Anugerah Bintang LVRI di Peringatan Hari Veteran Nasional 2026

Gubernur Khofifah Terima Anugerah Bintang LVRI di Peringatan Hari Veteran Nasional 2026

Jatim | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Paspor Dicabut, Tanah Air Ikut Hilang: Jejak Eksil 1965 oleh Martin Aleida

Paspor Dicabut, Tanah Air Ikut Hilang: Jejak Eksil 1965 oleh Martin Aleida

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Sampel Organ Sutrimo Diteliti di Laboratorium: Makan Waktu 2 hingga 3 Pekan

Sampel Organ Sutrimo Diteliti di Laboratorium: Makan Waktu 2 hingga 3 Pekan

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:59 WIB

Daftar Atribut Pramuka SD Lengkap untuk 14 Agustus 2026, Apa Saja yang Wajib Dipakai?

Daftar Atribut Pramuka SD Lengkap untuk 14 Agustus 2026, Apa Saja yang Wajib Dipakai?

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:53 WIB

5 Langkah Membersihkan Mesin Cuci agar Baju Bebas Apek, Tanpa Perlu Dibongkar

5 Langkah Membersihkan Mesin Cuci agar Baju Bebas Apek, Tanpa Perlu Dibongkar

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:53 WIB

BNI Tingkatkan Kualitas Tata Kelola SDM dengan LSP dan Standar Sertifikasi ISO

BNI Tingkatkan Kualitas Tata Kelola SDM dengan LSP dan Standar Sertifikasi ISO

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:52 WIB

×