Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.373,849
LQ45 633,840
Srikehati 307,576
JII 383,471
USD/IDR 17.871

Kenaikan Cukai Rokok Dinilai Bisa Pangkas Ribuan Lapangan Kerja, Ini Kata Said Iqbal

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 29 Juni 2026 | 09:04 WIB
Kenaikan Cukai Rokok Dinilai Bisa Pangkas Ribuan Lapangan Kerja, Ini Kata Said Iqbal
Ilustrasi pedagang menunjukkan bungkus rokok bercukai di Jakarta. [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar]
baca 10 detik
  • Said Iqbal memperingatkan bahwa kenaikan cukai tembakau berkelanjutan berpotensi memicu pemutusan hubungan kerja massal pada industri rokok legal.
  • Perusahaan rokok terancam melakukan otomatisasi mesin dan efisiensi tenaga kerja akibat tingginya biaya produksi serta harga jual produk.
  • Peredaran rokok ilegal yang lebih murah menyebabkan ketimpangan persaingan pasar sehingga perlu evaluasi kebijakan cukai oleh pemerintah pusat.

Suara.com - Penasehat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh yang juga Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, menilai kenaikan cukai hasil tembakau yang terus berlanjut berpotensi memicu pemutusan hubungan kerja (PHK) di industri rokok.

Menurutnya, kekhawatiran tersebut disampaikan langsung oleh perwakilan pekerja industri rokok yang ditemuinya beberapa hari lalu.

Mereka menilai kenaikan cukai membuat harga rokok legal semakin mahal sehingga perusahaan berpotensi melakukan efisiensi, termasuk mengurangi jumlah pekerja.

"Kalau cukainya naik terus maka rokok-rokok legal seperti Djarum, Gudang Garam, Sampoerna, dan sebagainya akan mengakibatkan harga rokok melambung tinggi, ongkos produksi naik, perusahaan biasanya akan menggunakan otomatisasi mesin sehingga memangkas jumlah karyawan. Itu bisa terjadi PHK kalau cukai rokoknya naik terus," kata Said Iqbal, Minggu (28/6/2026).

Selain kenaikan cukai, Iqbal mengatakan pekerja juga mengeluhkan maraknya peredaran rokok ilegal atau yang disebutnya sebagai "rokok putih".

Menurutnya, produk tersebut dijual dengan harga lebih murah karena tidak atau belum sepenuhnya membayar cukai sehingga membuat rokok legal kalah bersaing di pasar.

Penasihat presiden bidang ketenagakerjaan Said Iqbal. (Suara.com/Lilis)
Penasihat presiden bidang ketenagakerjaan Said Iqbal. (Suara.com/Lilis)

Ia mengaku, mendapat informasi bahwa sebagian pelaku usaha rokok putih sebenarnya bersedia membayar cukai, namun menganggap tarif yang berlaku masih terlalu tinggi.

"Nanti sambil saya bicarakan ke Menteri Keuangan usulan tentang pajak JHT dan pajak THR 0 persen, saya juga akan usulkan tentang cukai rokok ini. Bukan berarti mereka tidak mau bayar cukai, mereka berpendapat cukainya terlalu mahal," ujarnya.

Iqbal menilai, pemerintah perlu berhati-hati dalam menyusun kebijakan cukai agar tidak menimbulkan dampak terhadap lapangan kerja.

baca juga

Menurut dia, pekerja di industri rokok legal maupun rokok putih sama-sama berpotensi terdampak apabila kebijakan tersebut tidak mempertimbangkan kondisi industri.

"Kalau tidak hati-hati, PHK bisa terjadi. Ini yang harus dicari solusinya," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker

Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:16 WIB

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:50 WIB

Minat PIP Naik Saat Ancaman PHK Membayangi, Ekonom Minta Pemerintah Fokus Selamatkan Lapangan Kerja

Minat PIP Naik Saat Ancaman PHK Membayangi, Ekonom Minta Pemerintah Fokus Selamatkan Lapangan Kerja

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:17 WIB

Ancaman PHK Meningkat, Pendaftaran Program Indonesia Pintar Ikut Melonjak

Ancaman PHK Meningkat, Pendaftaran Program Indonesia Pintar Ikut Melonjak

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:41 WIB

Telkom Tutup Belasan Anak Usaha, Danantara Tegaskan Tidak Ada PHK Massal

Telkom Tutup Belasan Anak Usaha, Danantara Tegaskan Tidak Ada PHK Massal

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 07:37 WIB

Detik-detik Prabowo Lantik Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN dan Said Iqbal sebagai Penasihat Presiden

Detik-detik Prabowo Lantik Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN dan Said Iqbal sebagai Penasihat Presiden

Video | Senin, 08 Juni 2026 | 17:43 WIB

Terkini

Daftar Atribut Pramuka SD Lengkap untuk 14 Agustus 2026, Apa Saja yang Wajib Dipakai?

Daftar Atribut Pramuka SD Lengkap untuk 14 Agustus 2026, Apa Saja yang Wajib Dipakai?

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:53 WIB

5 Langkah Membersihkan Mesin Cuci agar Baju Bebas Apek, Tanpa Perlu Dibongkar

5 Langkah Membersihkan Mesin Cuci agar Baju Bebas Apek, Tanpa Perlu Dibongkar

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:53 WIB

BNI Tingkatkan Kualitas Tata Kelola SDM dengan LSP dan Standar Sertifikasi ISO

BNI Tingkatkan Kualitas Tata Kelola SDM dengan LSP dan Standar Sertifikasi ISO

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:52 WIB

3 Rekomendasi HP Samsung RAM 8 GB Murah Harga Mulai Rp2 Jutaan, Pilihan Menarik untuk Dipinang

3 Rekomendasi HP Samsung RAM 8 GB Murah Harga Mulai Rp2 Jutaan, Pilihan Menarik untuk Dipinang

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:52 WIB

Reward Pemda Berprestasi, Mendagri Tekankan Pentingnya Keseimbangan dengan Pembinaan Daerah

Reward Pemda Berprestasi, Mendagri Tekankan Pentingnya Keseimbangan dengan Pembinaan Daerah

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:47 WIB

Pengumuman Baru MSCI Bikin Rupiah Terus Tertekan

Pengumuman Baru MSCI Bikin Rupiah Terus Tertekan

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:44 WIB

Perintah Balik ke Jakarta dan Munculnya Dua Sosok Tak Dikenal Sebelum Kematian Sutrimo

Perintah Balik ke Jakarta dan Munculnya Dua Sosok Tak Dikenal Sebelum Kematian Sutrimo

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:43 WIB

Mendagri Ajak Kementerian dan Lembaga Beri Apresiasi bagi Pemda Berprestasi

Mendagri Ajak Kementerian dan Lembaga Beri Apresiasi bagi Pemda Berprestasi

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Marc Klok Sebut Laga Lawan Sabah FC dan Bali United Penting untuk Persib

Marc Klok Sebut Laga Lawan Sabah FC dan Bali United Penting untuk Persib

Bola | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Desil Berapa yang Nggak Boleh Beli Pertalite? Begini Cara Ceknya!

Desil Berapa yang Nggak Boleh Beli Pertalite? Begini Cara Ceknya!

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:35 WIB

×