Neraca Perdagangan RI Tekor Pada Mei, Penyebabnya Impor Migas

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Rabu, 01 Juli 2026 | 15:52 WIB
Neraca Perdagangan RI Tekor Pada Mei, Penyebabnya Impor Migas
Aktivitas ekspor dan impor di Pelabuhan tanjung priok. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • BPS mencatat neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit 1,61 miliar dolar AS pada Mei 2026 akibat sektor migas.
  • Secara kumulatif Januari hingga Mei 2026, Indonesia membukukan surplus sebesar 4,03 miliar dolar AS berkat sektor nonmigas.
  • Ekspor nonmigas ditopang oleh perdagangan dengan Tiongkok, Amerika Serikat, dan India, sementara impor didominasi bahan baku serta penolong.

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja neraca perdagangan barang Indonesia mengalami defisit sebesar 1,61 miliar dolar AS pada Mei 2026. 

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono,mengatakan defisit neraca perdagangan Mei 2026 terutama disebabkan oleh komoditas migas yang defisit 3,76 miliar dolar AS, dengan penyumbang komoditas migas dari hasil minyak dan minyak mentah.

Tidak hanya itu, BPS melaporkan surplus neraca perdagangan secara kumulatif periode Januari-Mei 2026 sebesar 4,03 miliar dolar AS 

"Hingga bulan Mei 2026, neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus sebesar 4,03 miliar dolar AS. Surplus sepanjang periode Januari-Mei 2026 ditopang oleh surplus komoditas nonmigas 16,31 miliar dolar AS, sementara komoditas migas masih mengalami defisit 12,28 miliar dolar AS," ujar Ateng Hartono di Jakarta, Rabu (1/7/2026).

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono. [Tangkapan Layar].
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono. [Tangkapan Layar].

BPS mencatat nilai ekspor kumulatif Januari-Mei 2026 mencapai 115,36 miliar dolar AS, meningkat 3,02 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut didorong oleh pertumbuhan ekspor nonmigas yang mencapai 3,89 persen menjadi 110,19 miliar dolar AS.

Tiga negara tujuan utama ekspor nonmigas Indonesia masih didominasi oleh Tiongkok, Amerika Serikat, dan India. Ketiga negara tersebut memberikan kontribusi sebesar 44,20 persen terhadap total ekspor nonmigas Indonesia selama Januari hingga Mei 2026.

Sementara itu, nilai impor kumulatif sepanjang Januari-Mei 2026 tercatat sebesar 111,33 miliar dolar AS, atau meningkat 15,24 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Impor nonmigas mendominasi dengan nilai 93,88 miliar dolar AS, naik 13,16 persen, sedangkan impor migas meningkat lebih tinggi, yakni 27,89 persen, menjadi 17,45 miliar dolar AS.

Berdasarkan penggunaannya, peningkatan impor nonmigas terjadi pada seluruh kelompok barang, yakni barang modal, bahan baku atau penolong, serta barang konsumsi.

baca juga

Bahan baku atau penolong menjadi kontributor terbesar dengan nilai impor mencapai 79,40 miliar dolar AS, meningkat 14,41 persen. Selanjutnya barang modal sebesar 22,12 miliar dolar AS, naik 17,53 persen, serta barang konsumsi sebesar 9,81 miliar dolar AS atau tumbuh 17,05 persen.

Dari sisi negara asal, Tiongkok menjadi pemasok utama impor nonmigas Indonesia dengan nilai 39,27 miliar dolar AS atau berkontribusi 41,83 persen terhadap total impor nonmigas. Posisi berikutnya ditempati Jepang dengan nilai impor 5,17 miliar dolar AS atau 5,51 persen, disusul Australia sebesar 5,02 miliar dolar AS atau 5,35 persen.

Adapun surplus perdagangan nonmigas selama Januari-Mei 2026 ditopang oleh lima kelompok komoditas utama, yaitu lemak dan minyak hewani atau nabati sebesar 13,92 miliar dolar AS, bahan bakar mineral 10,88 miliar dolar AS, besi dan baja 7,09 miliar dolar AS, nikel dan barang daripadanya 5,36 miliar dolar AS, serta alas kaki sebesar 2,72 miliar dolar AS. 

Surplus neraca perdagangan Indonesia pada lima bulan pertama 2026 menunjukkan bahwa ekspor nonmigas Indonesia masih menjadi penopang utama kinerja perdagangan luar negeri di tengah tekanan defisit sektor migas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenaikan Harga Pertamax Dorong Inflasi 0,44 Persen pada Juni

Kenaikan Harga Pertamax Dorong Inflasi 0,44 Persen pada Juni

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:45 WIB

Mentan Mau Ekspor Beras ke Singapura, Meski Harga di Indonesia Terus Naik

Mentan Mau Ekspor Beras ke Singapura, Meski Harga di Indonesia Terus Naik

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 17:54 WIB

Kok Bisa ESDM Seenaknya Stop Sementara Ekspor Batu Bara, Ini Alasannya

Kok Bisa ESDM Seenaknya Stop Sementara Ekspor Batu Bara, Ini Alasannya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:31 WIB

Terkini

Hantu Tidak Mau Pergi, Warga Rusun 609 Ajak Penonton di 22 Kota Nonton Duluan

Hantu Tidak Mau Pergi, Warga Rusun 609 Ajak Penonton di 22 Kota Nonton Duluan

Entertainment | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:09 WIB

BGN Ubah Sistem Insentif Dapur MBG, dari Rp6 Juta per Hari Menjadi Rp2.000 per Porsi

BGN Ubah Sistem Insentif Dapur MBG, dari Rp6 Juta per Hari Menjadi Rp2.000 per Porsi

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Puan Maharani Ungkap Alasan Pemberhentian Kapolri Listyo Sigit Prabowo

Puan Maharani Ungkap Alasan Pemberhentian Kapolri Listyo Sigit Prabowo

Sulsel | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:06 WIB

5 HP Kamera Terbaik Harga Rp3 Jutaan, Hasil Foto Jernih Layaknya Profesional

5 HP Kamera Terbaik Harga Rp3 Jutaan, Hasil Foto Jernih Layaknya Profesional

Tekno | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:04 WIB

Butuh Menang Besar, Rizky Ridho Minta Timnas Indonesia Tetap Tenang Hadapi Bangladesh

Butuh Menang Besar, Rizky Ridho Minta Timnas Indonesia Tetap Tenang Hadapi Bangladesh

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:01 WIB

Jangan Dibiarkan, Ini 7 Cara Mengatasi Kulit Wajah Memerah dan Terbakar Matahari

Jangan Dibiarkan, Ini 7 Cara Mengatasi Kulit Wajah Memerah dan Terbakar Matahari

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:01 WIB

2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim

2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim

Kaltim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Drakor New Recruit 5 Resmi Diproduksi Usai Musim ke-4 Raih Rating Tertinggi

Drakor New Recruit 5 Resmi Diproduksi Usai Musim ke-4 Raih Rating Tertinggi

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Nongkrong Cuma Ngopi tapi Bayar Ratusan Ribu? Waspada Jebakan Teman yang Doyan Gaslighting!

Nongkrong Cuma Ngopi tapi Bayar Ratusan Ribu? Waspada Jebakan Teman yang Doyan Gaslighting!

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:59 WIB

ISESS Ingatkan Kapolri Baru: Tantangan Terbesar Mengubah Kultur, Bukan Mengganti Struktur

ISESS Ingatkan Kapolri Baru: Tantangan Terbesar Mengubah Kultur, Bukan Mengganti Struktur

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:58 WIB

×