UMKM Indonesia Berpeluang Jadi Motor Baru Ekspor, Ini Syaratnya

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 02 Juli 2026 | 08:10 WIB
UMKM Indonesia Berpeluang Jadi Motor Baru Ekspor, Ini Syaratnya
Ilustrasi. VP Commercial DHL Express Indonesia, Poppy Ariani, mengatakan permintaan dari pasar global terhadap produk Indonesia terus meningkat. Foto ist.
baca 10 detik
  • UMKM RI mulai bergeser ke ekspor dengan pengiriman kargo besar.
  • Logistik jadi kunci utama UMKM bersaing di pasar global.
  • DHL: 40% pelanggan berasal dari segmen UMKM.

Suara.com - Pertumbuhan ekonomi Indonesia dan semakin kuatnya konektivitas perdagangan global membuka peluang besar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas pasar hingga ke mancanegara. Namun, tantangan utama yang kini dihadapi bukan lagi soal kapasitas produksi, melainkan akses distribusi dan dukungan logistik yang mampu mengikuti laju ekspansi bisnis.

Kontribusi UMKM yang mencapai lebih dari 60% terhadap perekonomian nasional menjadikan sektor ini sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi sekaligus calon penggerak utama ekspor Indonesia di masa depan. Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,11% pada 2025 turut memperkuat optimisme bahwa semakin banyak UMKM siap naik kelas ke pasar internasional.

VP Commercial DHL Express Indonesia, Poppy Ariani, mengatakan permintaan dari pasar global terhadap produk Indonesia terus meningkat. Menurutnya, keberhasilan menembus pasar internasional kini ditentukan oleh kemampuan pelaku usaha menghadirkan layanan yang cepat, konsisten, dan kompetitif.

"Permintaan global itu ada dan terus berkembang. Kuncinya sekarang adalah akses, cepat, konsisten, dan kompetitif," ujar Poppy dalam keterangannya, Selasa (30/6/2026).

Ia menjelaskan, fungsi logistik kini telah berubah dari sekadar pendukung operasional menjadi bagian penting dari strategi bisnis. Perubahan tersebut terlihat dari pola pengiriman UMKM Indonesia yang mulai bergeser dari paket-paket kecil menuju pengiriman dengan volume lebih besar dan nilai transaksi yang lebih tinggi.

Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia Ahmad Mohamad mengatakan tren tersebut menunjukkan bahwa bisnis Indonesia tidak hanya berhasil masuk ke pasar global, tetapi mulai memperluas skala usahanya di berbagai negara.

"Kita melihat pergeseran yang jelas. Dari pengiriman skala kecil ke volume besar. Ini menunjukkan bahwa bisnis Indonesia tidak hanya masuk ke pasar global, tetapi mulai berkembang di dalamnya," kata Ahmad.

Meski demikian, ia mengakui masih banyak pelaku usaha yang menghadapi keterbatasan akses terhadap solusi logistik yang mampu mengimbangi pertumbuhan bisnis mereka. Menurutnya, persaingan global kini lebih ditentukan oleh kemampuan perusahaan berkembang secara cepat dan berkelanjutan.

"Keunggulan tidak lagi soal siapa yang memulai lebih dulu, tetapi siapa yang mampu berkembang lebih cepat dan konsisten. Keandalan menjadi pembeda," ujarnya.

baca juga

Ahmad juga menilai kebutuhan pengiriman kargo berkapasitas besar terus meningkat seiring ekspansi UMKM Indonesia ke pasar internasional. Kondisi tersebut menjadi sinyal bahwa semakin banyak pelaku usaha nasional yang siap bersaing di level global.

Melihat tren tersebut, DHL Express Indonesia memperkuat posisinya sebagai mitra logistik bagi pelaku usaha yang ingin memperluas pasar ekspor. Saat ini sekitar 40% pelanggan DHL Express Indonesia berasal dari segmen UMKM.

Selain menyediakan layanan ekspres internasional, DHL juga menghadirkan layanan Heavy Weight Express yang mampu melayani pengiriman udara hingga 1.000 kilogram per koli dan 3.000 kilogram dalam satu pengiriman. Layanan tersebut dirancang untuk mendukung kebutuhan logistik pelaku usaha dengan skala bisnis yang terus berkembang.

Di sisi lain, DHL juga menjalankan program GoTrade yang berfokus membantu UMKM meningkatkan kapasitas bisnis agar mampu menembus sekaligus bertahan di pasar global.

"Fokus kami bukan sekadar transaksi, tetapi membangun kemampuan UMKM agar bisa tumbuh secara konsisten di pasar global," kata Ahmad.

Poppy menilai momentum pertumbuhan perdagangan internasional harus dimanfaatkan secara maksimal oleh pelaku UMKM Indonesia. Dengan dukungan logistik yang andal dan akses pasar yang semakin luas, ia optimistis UMKM nasional dapat mengambil peran lebih besar dalam mendorong ekspor Indonesia.

"Ini momentum yang kuat. Dengan dukungan yang tepat, UMKM Indonesia punya peluang untuk tumbuh lebih cepat dan memainkan peran lebih besar di pasar global," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BUMN Ini Sulap Limbah Jadi Paving Block, Gandeng UMKM Dorong Ekonomi Sirkular

BUMN Ini Sulap Limbah Jadi Paving Block, Gandeng UMKM Dorong Ekonomi Sirkular

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:44 WIB

SIG Cetak 36 UMKM Baru di Tuban, Produk Lokal Tembus Toko Modern

SIG Cetak 36 UMKM Baru di Tuban, Produk Lokal Tembus Toko Modern

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:35 WIB

Syarat dan Cara Driver Ojol Ajukan Pinjaman KUR, Bisa Dapat Ratusan Juta

Syarat dan Cara Driver Ojol Ajukan Pinjaman KUR, Bisa Dapat Ratusan Juta

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×