Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.820

UMKM Indonesia Berpeluang Jadi Motor Baru Ekspor, Ini Syaratnya

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 02 Juli 2026 | 08:10 WIB
UMKM Indonesia Berpeluang Jadi Motor Baru Ekspor, Ini Syaratnya
Ilustrasi. VP Commercial DHL Express Indonesia, Poppy Ariani, mengatakan permintaan dari pasar global terhadap produk Indonesia terus meningkat. Foto ist.
baca 10 detik
  • UMKM RI mulai bergeser ke ekspor dengan pengiriman kargo besar.
  • Logistik jadi kunci utama UMKM bersaing di pasar global.
  • DHL: 40% pelanggan berasal dari segmen UMKM.

Suara.com - Pertumbuhan ekonomi Indonesia dan semakin kuatnya konektivitas perdagangan global membuka peluang besar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas pasar hingga ke mancanegara. Namun, tantangan utama yang kini dihadapi bukan lagi soal kapasitas produksi, melainkan akses distribusi dan dukungan logistik yang mampu mengikuti laju ekspansi bisnis.

Kontribusi UMKM yang mencapai lebih dari 60% terhadap perekonomian nasional menjadikan sektor ini sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi sekaligus calon penggerak utama ekspor Indonesia di masa depan. Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,11% pada 2025 turut memperkuat optimisme bahwa semakin banyak UMKM siap naik kelas ke pasar internasional.

VP Commercial DHL Express Indonesia, Poppy Ariani, mengatakan permintaan dari pasar global terhadap produk Indonesia terus meningkat. Menurutnya, keberhasilan menembus pasar internasional kini ditentukan oleh kemampuan pelaku usaha menghadirkan layanan yang cepat, konsisten, dan kompetitif.

"Permintaan global itu ada dan terus berkembang. Kuncinya sekarang adalah akses, cepat, konsisten, dan kompetitif," ujar Poppy dalam keterangannya, Selasa (30/6/2026).

Ia menjelaskan, fungsi logistik kini telah berubah dari sekadar pendukung operasional menjadi bagian penting dari strategi bisnis. Perubahan tersebut terlihat dari pola pengiriman UMKM Indonesia yang mulai bergeser dari paket-paket kecil menuju pengiriman dengan volume lebih besar dan nilai transaksi yang lebih tinggi.

Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia Ahmad Mohamad mengatakan tren tersebut menunjukkan bahwa bisnis Indonesia tidak hanya berhasil masuk ke pasar global, tetapi mulai memperluas skala usahanya di berbagai negara.

"Kita melihat pergeseran yang jelas. Dari pengiriman skala kecil ke volume besar. Ini menunjukkan bahwa bisnis Indonesia tidak hanya masuk ke pasar global, tetapi mulai berkembang di dalamnya," kata Ahmad.

Meski demikian, ia mengakui masih banyak pelaku usaha yang menghadapi keterbatasan akses terhadap solusi logistik yang mampu mengimbangi pertumbuhan bisnis mereka. Menurutnya, persaingan global kini lebih ditentukan oleh kemampuan perusahaan berkembang secara cepat dan berkelanjutan.

"Keunggulan tidak lagi soal siapa yang memulai lebih dulu, tetapi siapa yang mampu berkembang lebih cepat dan konsisten. Keandalan menjadi pembeda," ujarnya.

baca juga

Ahmad juga menilai kebutuhan pengiriman kargo berkapasitas besar terus meningkat seiring ekspansi UMKM Indonesia ke pasar internasional. Kondisi tersebut menjadi sinyal bahwa semakin banyak pelaku usaha nasional yang siap bersaing di level global.

Melihat tren tersebut, DHL Express Indonesia memperkuat posisinya sebagai mitra logistik bagi pelaku usaha yang ingin memperluas pasar ekspor. Saat ini sekitar 40% pelanggan DHL Express Indonesia berasal dari segmen UMKM.

Selain menyediakan layanan ekspres internasional, DHL juga menghadirkan layanan Heavy Weight Express yang mampu melayani pengiriman udara hingga 1.000 kilogram per koli dan 3.000 kilogram dalam satu pengiriman. Layanan tersebut dirancang untuk mendukung kebutuhan logistik pelaku usaha dengan skala bisnis yang terus berkembang.

Di sisi lain, DHL juga menjalankan program GoTrade yang berfokus membantu UMKM meningkatkan kapasitas bisnis agar mampu menembus sekaligus bertahan di pasar global.

"Fokus kami bukan sekadar transaksi, tetapi membangun kemampuan UMKM agar bisa tumbuh secara konsisten di pasar global," kata Ahmad.

Poppy menilai momentum pertumbuhan perdagangan internasional harus dimanfaatkan secara maksimal oleh pelaku UMKM Indonesia. Dengan dukungan logistik yang andal dan akses pasar yang semakin luas, ia optimistis UMKM nasional dapat mengambil peran lebih besar dalam mendorong ekspor Indonesia.

"Ini momentum yang kuat. Dengan dukungan yang tepat, UMKM Indonesia punya peluang untuk tumbuh lebih cepat dan memainkan peran lebih besar di pasar global," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BUMN Ini Sulap Limbah Jadi Paving Block, Gandeng UMKM Dorong Ekonomi Sirkular

BUMN Ini Sulap Limbah Jadi Paving Block, Gandeng UMKM Dorong Ekonomi Sirkular

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:44 WIB

SIG Cetak 36 UMKM Baru di Tuban, Produk Lokal Tembus Toko Modern

SIG Cetak 36 UMKM Baru di Tuban, Produk Lokal Tembus Toko Modern

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:35 WIB

Syarat dan Cara Driver Ojol Ajukan Pinjaman KUR, Bisa Dapat Ratusan Juta

Syarat dan Cara Driver Ojol Ajukan Pinjaman KUR, Bisa Dapat Ratusan Juta

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

Terkini

3 Parfum yang Tidak Meninggalkan Noda Kuning di Baju Putih, Wanginya Tahan Lama

3 Parfum yang Tidak Meninggalkan Noda Kuning di Baju Putih, Wanginya Tahan Lama

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:00 WIB

Ulasan The Cat Who Saved Books: Kisah Hangat tentang Cinta pada Buku

Ulasan The Cat Who Saved Books: Kisah Hangat tentang Cinta pada Buku

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:00 WIB

Tak Banyak yang Tahu! Kenapa 17 Agustus Selalu Identik dengan Lomba?

Tak Banyak yang Tahu! Kenapa 17 Agustus Selalu Identik dengan Lomba?

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:50 WIB

Gubernur Dedi Mulyadi Bakal Sulap 5 Desa di Bekasi Berwajah Sunda

Gubernur Dedi Mulyadi Bakal Sulap 5 Desa di Bekasi Berwajah Sunda

Bekaci | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:49 WIB

Layanan Kesehatan NTT Dikebut Pulih Usai Gempa M7,7, RS Mobil Dikirim ke Nagekeo

Layanan Kesehatan NTT Dikebut Pulih Usai Gempa M7,7, RS Mobil Dikirim ke Nagekeo

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:47 WIB

Nekat Menambang Sembunyi-sembunyi, 5 Warga Tewas Tertimbun Longsor di Pohuwato

Nekat Menambang Sembunyi-sembunyi, 5 Warga Tewas Tertimbun Longsor di Pohuwato

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:41 WIB

Ada Skenario BI dan BRICS yang Disiapkan untuk Mengubah Peta Ekonomi Dunia

Ada Skenario BI dan BRICS yang Disiapkan untuk Mengubah Peta Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:34 WIB

Jakarta Hampir 3 Pekan Tak Hujan, Modifikasi Cuaca Terkendala Minim Awan

Jakarta Hampir 3 Pekan Tak Hujan, Modifikasi Cuaca Terkendala Minim Awan

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:31 WIB

Tecno Pova 8 Pro 5G Resmi Meluncur: Bawa Layar 144Hz, Dimensity 7400 Ultimate, dan Baterai 6.500 mAh

Tecno Pova 8 Pro 5G Resmi Meluncur: Bawa Layar 144Hz, Dimensity 7400 Ultimate, dan Baterai 6.500 mAh

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Awas! Pengelola SPPG Bisa Dijerat Pasal Berlapis Jika Menu MBG Bikin Keracunan

Awas! Pengelola SPPG Bisa Dijerat Pasal Berlapis Jika Menu MBG Bikin Keracunan

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:24 WIB

×