Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.495.000
IHSG 5.744,556
LQ45 565,493
Srikehati 279,472
JII 338,217
USD/IDR 17.989

Asing Kabur Bawa Duit 5 Miliar Dolar, Investor Ritel Jadi Pahlawan IHSG

M Nurhadi

Jum'at, 03 Juli 2026 | 06:51 WIB
Asing Kabur Bawa Duit 5 Miliar Dolar, Investor Ritel Jadi Pahlawan IHSG
IHSG melemah 254,36 poin atau 4,11 persen ke posisi 5.941,07 pada Rabu (3/6/2026). [Antara]
baca 10 detik
  • The Fed mempertahankan suku bunga namun menaikkan proyeksi jangka panjang, yang memicu kenaikan yield obligasi pemerintah Amerika Serikat.
  • Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan menjadi 5,75% untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah dari tekanan global.
  • IHSG terkoreksi akibat aksi jual asing sebesar US$ 1,2 miliar, sementara investor ritel domestik mendominasi pasar saham.

Kombinasi sentimen di atas membuat kinerja pasar saham domestik sepanjang Juni masih cenderung lesu. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 7,9% mom, yang memperdalam penurunan sepanjang tahun berjalan (year-to-date/YTD) 2026 menjadi minus 34,7%.

Koreksi ini juga membuat valuasi IHSG merosot ke rekor terendah, yakni di level 8,1x forward P/E 1 tahun, atau mencerminkan 2,8 standar deviasi di bawah rata-rata 5 tahun.

Meskipun valuasi saham murah dan konsensus pasar menaikkan proyeksi pertumbuhan laba bersih emiten full year 2026 sebesar 0,3% mom—didorong oleh sektor komoditas—investor asing terpantau melakukan aksi jual masif.

Asing mencatatkan net outflow di pasar ekuitas sebesar US$ 1,2 miliar pada Juni, membawa akumulasi outflow YTD-2026 ke rekor tertinggi sebesar US$ 5,1 miliar.

Tekanan jual asing di pasar saham berhasil diimbangi oleh investor ritel domestik, yang porsi kepemilikannya kini mendominasi hingga 51,3%.

Menariknya, di pasar obligasi, investor asing justru tercatat melakukan aksi beli bersih (net buy) senilai US$ 1,2 miliar pada surat utang negara dan US$ 1,3 miliar pada Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

Hal ini mengindikasikan bahwa arus modal asing cenderung masuk terlebih dahulu ke instrumen berpendapatan tetap (fixed income) yang menawarkan imbal hasil menarik (yield obligasi pemerintah 10 tahun naik ke 7,1%) dan stabilitas, di kala Rupiah bertahan di kisaran Rp 17.900 per dolar AS.

Rekomendasi Saham Pilihan

Di tengah fluktuasi pasar tersebut, BNI Sekuritas merilis kajian teknikal untuk beberapa saham yang layak dicermati oleh para pelaku pasar:

baca juga

PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK): Rentang harga perdagangan disarankan di Rp 500–Rp 515, dengan target penguatan ke level Rp 530–Rp 550. Batasan proteksi modal (cut loss) jika harga turun di bawah Rp 500.

PT Barito Pacific Tbk (BRPT): Rentang harga perdagangan di kisaran Rp 1.470–Rp 1.500, dengan target profit diambil pada level Rp 1.520 hingga Rp 1.570. Batasan cut loss disetel di bawah Rp 1.470.

PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI): Rentang harga akumulasi berada di Rp 117–Rp 120, dengan target kenaikan di level Rp 123–Rp 128. Batasan cut loss ditetapkan jika menembus ke bawah Rp 117.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Saham Dinilai Sudah Terlalu Murah, Gimana Nasib BBNI?

Saham Dinilai Sudah Terlalu Murah, Gimana Nasib BBNI?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:12 WIB

Saham Perbankan Masih Menarik, BBCA dan BMRI Layak Dikoleksi

Saham Perbankan Masih Menarik, BBCA dan BMRI Layak Dikoleksi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:32 WIB

IHSG Lanjut Reli Penguatan, Bergerak Level 5.700 Pagi Ini

IHSG Lanjut Reli Penguatan, Bergerak Level 5.700 Pagi Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:25 WIB

Masa Penawaran Emiten Raffi Ahmad RANS Dibuka Hari Ini, Harganya Rp170

Masa Penawaran Emiten Raffi Ahmad RANS Dibuka Hari Ini, Harganya Rp170

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:12 WIB

BBCA Diramal Belum Bisa Tembus Rp6.000 Hari Ini

BBCA Diramal Belum Bisa Tembus Rp6.000 Hari Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:10 WIB

Terkini

Pertamina Marine Engineering Cetak Laba Bersih Rp 13,32 Miliar

Pertamina Marine Engineering Cetak Laba Bersih Rp 13,32 Miliar

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 06:42 WIB

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:19 WIB

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:08 WIB

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:16 WIB

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

×