Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.495.000
IHSG 5.744,556
LQ45 565,493
Srikehati 279,472
JII 338,217
USD/IDR 17.989

Tekanan Pasar Tenaga Kerja AS Mereda, Investor Saham Bisa Lebih Tenang?

M Nurhadi

Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:10 WIB
Tekanan Pasar Tenaga Kerja AS Mereda, Investor Saham Bisa Lebih Tenang?
Bursa saham Wall Street di New York, Amerika Serikat [Shutterstock]
baca 10 detik
  • Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pertumbuhan lapangan kerja periode Juni melambat dan berada di bawah ekspektasi pasar.
  • Data ketenagakerjaan yang melandai meredam kekhawatiran investor terhadap kebijakan suku bunga agresif dari bank sentral Federal Reserve.
  • Penurunan ekspektasi kenaikan suku bunga memberikan dampak positif bagi stabilitas pasar saham serta sektor teknologi secara global.

Meskipun banyak analis mengingatkan untuk tidak terlalu terpaku pada satu laporan berkala saja—mengingat tingginya volatilitas data dalam beberapa bulan terakhir—mereka sepakat bahwa perlambatan ini memberikan fleksibilitas waktu bagi The Fed sekaligus menjadi sentimen positif (tailwind) bagi pasar saham dalam jangka pendek.

"Pola konsisten dari moderasi kondisi pasar tenaga kerja dan meredanya inflasi akan memperkuat argumen bagi kebijakan The Fed yang lebih akomodatif serta mendukung prospek pasar saat ini," ujar Anshul Sharma, Chief Investment Officer di Savvy Wealth, dilansir dari Reuters.

Sharma menambahkan bahwa prospek suku bunga yang lebih rendah secara umum akan menyokong valuasi ekuitas, khususnya pada sektor-sektor yang berorientasi pada pertumbuhan jangka panjang seperti teknologi.

Peluang Penyesuaian Harga dan Fokus pada Laba Emiten

Kendati ada sedikit penurunan ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga tahun ini, masih terdapat perbedaan pandangan antara pelaku pasar dengan mayoritas ekonom yang meyakini bahwa The Fed tidak akan menaikkan suku bunga sama sekali pada tahun 2026.

Celah perbedaan ini mengindikasikan masih adanya ruang untuk penyesuaian harga di pasar (re-pricing).

Di sisi lain, momentum pasar dan ekspektasi kinerja keuangan emiten dinilai masih menjadi penggerak utama pasar saham dibandingkan sekadar data ekonomi makro.

Setelah mencatatkan musim laporan keuangan kuartal pertama yang kuat pada jajaran perusahaan S&P 500, para investor kini menantikan apakah hasil kinerja kuartal kedua dalam beberapa minggu ke depan mampu menjustifikasi tingginya valuasi saham saat ini.

Meski demikian, para ahli strategi pasar menilai jika ekspektasi kenaikan suku bunga terus memudar, hal tersebut akan menjadi katalis positif tambahan bagi pasar modal.

baca juga

"Situasi ini tentu akan menggeser arah pasar menuju postur yang lebih berani mengambil risiko (risk-on)," pungkas Mark Hackett, Chief Market Strategist di Nationwide.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asing Kabur Bawa Duit 5 Miliar Dolar, Investor Ritel Jadi Pahlawan IHSG

Asing Kabur Bawa Duit 5 Miliar Dolar, Investor Ritel Jadi Pahlawan IHSG

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 06:51 WIB

Saham Dinilai Sudah Terlalu Murah, Gimana Nasib BBNI?

Saham Dinilai Sudah Terlalu Murah, Gimana Nasib BBNI?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:12 WIB

Saham Perbankan Masih Menarik, BBCA dan BMRI Layak Dikoleksi

Saham Perbankan Masih Menarik, BBCA dan BMRI Layak Dikoleksi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:32 WIB

IHSG Lanjut Reli Penguatan, Bergerak Level 5.700 Pagi Ini

IHSG Lanjut Reli Penguatan, Bergerak Level 5.700 Pagi Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:25 WIB

Masa Penawaran Emiten Raffi Ahmad RANS Dibuka Hari Ini, Harganya Rp170

Masa Penawaran Emiten Raffi Ahmad RANS Dibuka Hari Ini, Harganya Rp170

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:12 WIB

BBCA Diramal Belum Bisa Tembus Rp6.000 Hari Ini

BBCA Diramal Belum Bisa Tembus Rp6.000 Hari Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:10 WIB

Terkini

Warisan Jokowi Kena 'Semprit', Purbaya Sebut IKN Terlalu Sepi untuk Investor Global

Warisan Jokowi Kena 'Semprit', Purbaya Sebut IKN Terlalu Sepi untuk Investor Global

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:56 WIB

Adendum AMDAL Baru Jadi Jalan Keluar Polemik Tambang DPM

Adendum AMDAL Baru Jadi Jalan Keluar Polemik Tambang DPM

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:34 WIB

Industri Kripto Makin Tumbuh, OJK Perkuat Regulasi Keuangan Digital

Industri Kripto Makin Tumbuh, OJK Perkuat Regulasi Keuangan Digital

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:30 WIB

Produk Tembakau Alternatif Dinilai Berpeluang Tekan Angka Perokok, Benarkah?

Produk Tembakau Alternatif Dinilai Berpeluang Tekan Angka Perokok, Benarkah?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:27 WIB

Asing Kabur Bawa Duit 5 Miliar Dolar, Investor Ritel Jadi Pahlawan IHSG

Asing Kabur Bawa Duit 5 Miliar Dolar, Investor Ritel Jadi Pahlawan IHSG

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 06:51 WIB

Pertamina Marine Engineering Cetak Laba Bersih Rp 13,32 Miliar

Pertamina Marine Engineering Cetak Laba Bersih Rp 13,32 Miliar

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 06:42 WIB

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:19 WIB

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:08 WIB

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB

×