Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.831

Isu BEI Bakal Rombak Total Aturan FCA, 3 Kriteria Ini Bakal Dihapus!

M Nurhadi

Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:27 WIB
Isu BEI Bakal Rombak Total Aturan FCA, 3 Kriteria Ini Bakal Dihapus!
Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [Suara.com/Rina]
baca 10 detik
  • Bursa Efek Indonesia sedang mengevaluasi dan merencanakan perubahan kriteria saham serta mekanisme perdagangan pada Papan Pemantauan Khusus.
  • Otoritas bursa akan menghapus tiga kriteria utama terkait porsi saham publik, likuiditas rendah, serta status suspensi perdagangan saham.
  • BEI juga berencana menyesuaikan aturan auto rejection dan menambah durasi larangan pembatalan pesanan dalam sistem Full Call Auction.

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) dikabarkan tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kriteria serta mekanisme perdagangan saham yang masuk dalam Papan Pemantauan Khusus dengan sistem Full Call Auction (FCA).

Langkah ini diambil otoritas bursa dengan rencana menghapus dan menyesuaikan beberapa indikator penentu aturan tersebut.

Rencana perubahan regulasi ini diungkapkan oleh Stockbit Sekuritas dengan mengacu pada pengumuman resmi yang dirilis BEI. Berdasarkan evaluasi pasar terbaru, bursa akan mengeliminasi tiga kriteria existing yang selama ini menjadi syarat sebuah saham masuk ke dalam papan pemantauan khusus.

Adapun tiga indikator yang akan dihapus dari papan FCA meliputi:

  • Kriteria Nomor 6: Terkait dengan ketentuan porsi saham publik yang beredar (free float).
  • Kriteria Nomor 7: Terkait dengan kondisi likuiditas perdagangan saham yang dinilai rendah.
  • Kriteria Nomor 10: Terkait dengan status suspensi (penghentian sementara) perdagangan saham selama lebih dari satu hari akibat aktivitas transaksi yang tidak wajar.

“BEI juga akan menyesuaikan kriteria papan pemantauan khusus nomor 11 terkait kondisi lain yang ditetapkan oleh bursa, meski tidak merinci lebih lanjut penyesuaian apa yang akan diterapkan,” tulis Stockbit Sekuritas dalam catatan risetnya, Jumat (3/7/2026).

Isu Perubahan Batas Auto Rejection dan Aturan Transaksi

Selain merombak parameter penyaringan saham, BEI juga berencana mengubah mekanisme batas penolakan otomatis (auto rejection) serta menambah periode larangan pembatalan pesanan (non-cancellation) pada aktivitas perdagangan saham di papan pemantauan khusus.

Sebagai informasi, dalam regulasi FCA yang berlaku saat ini, aturan Auto Rejection Atas (ARA) dan Auto Rejection Bawah (ARB) diatur dengan ketentuan sebagai berikut:

Saham dengan Rentang Harga Rp1 – Rp10: Perubahan atau fluktuasi harga maksimal dibatasi sebesar Rp1.

baca juga

Saham dengan Rentang Harga >Rp10 – Rp200: Batas maksimum perubahan harga, baik kenaikan (ARA) maupun penurunan (ARB), dipatok sebesar 35%.

Mekanisme FCA sendiri berbeda dari pasar reguler karena tidak mengeksekusi transaksi secara langsung (continuous auction). Sistem FCA mengumpulkan seluruh pesanan (order) jual dan beli terlebih dahulu dalam kurun waktu tertentu, kemudian mencocokkannya untuk mencari titik harga keseimbangan (equilibrium price) pada jam-jam yang telah dijadwalkan.

Sementara untuk durasi evaluasi keluar, emiten setidaknya harus berada di papan FCA selama minimal 7 hari bursa sebelum bisa ditinjau kembali untuk kembali ke papan perdagangan normal.

Pelaku pasar diharapkan tetap mencermati perkembangan rincian aturan ini. Pasalnya, otoritas bursa belum menetapkan tanggal pasti kapan pelonggaran serta modifikasi aturan FCA ini akan mulai diimplementasikan secara resmi.

“Sebagai catatan, masih belum diketahui kapan perubahan–perubahan ini akan efektif diterapkan oleh BEI, di mana BEI menyebut bahwa wacana–wacana di atas masih dalam tahap yang disebut 'rule making rule' (merumuskan draf regulasi),” pungkas Stockbit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Terbang ke Level 5.886 di Sesi I, BBCA dan ISAT Pendorongnya

IHSG Terbang ke Level 5.886 di Sesi I, BBCA dan ISAT Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:27 WIB

IHSG Mulai Betah di Zona Hijau, Pagi Bergerak di Level 5.800-an

IHSG Mulai Betah di Zona Hijau, Pagi Bergerak di Level 5.800-an

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 09:18 WIB

Tekanan Pasar Tenaga Kerja AS Mereda, Investor Saham Bisa Lebih Tenang?

Tekanan Pasar Tenaga Kerja AS Mereda, Investor Saham Bisa Lebih Tenang?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:10 WIB

Asing Kabur Bawa Duit 5 Miliar Dolar, Investor Ritel Jadi Pahlawan IHSG

Asing Kabur Bawa Duit 5 Miliar Dolar, Investor Ritel Jadi Pahlawan IHSG

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 06:51 WIB

Saham Dinilai Sudah Terlalu Murah, Gimana Nasib BBNI?

Saham Dinilai Sudah Terlalu Murah, Gimana Nasib BBNI?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:12 WIB

Saham Perbankan Masih Menarik, BBCA dan BMRI Layak Dikoleksi

Saham Perbankan Masih Menarik, BBCA dan BMRI Layak Dikoleksi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:32 WIB

Terkini

Mendagri Tito Pimpin Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Manggarai Timur

Mendagri Tito Pimpin Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Manggarai Timur

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 15:01 WIB

Al-Adzkar An-Nawawiyah: Kitab yang Mengajak Kita Mengingat Tuhandi Tengah Notifikasi dan Kecemasan

Al-Adzkar An-Nawawiyah: Kitab yang Mengajak Kita Mengingat Tuhandi Tengah Notifikasi dan Kecemasan

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Purbaya Mau Panggil Menhub Gegara Pengusaha Ngeluh Biaya Logistik Mahal

Purbaya Mau Panggil Menhub Gegara Pengusaha Ngeluh Biaya Logistik Mahal

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 14:59 WIB

Cuma Bayar Rp81, Diskon Spesial Kemerdekaan di SeIndonesia Pakai BRImo

Cuma Bayar Rp81, Diskon Spesial Kemerdekaan di SeIndonesia Pakai BRImo

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 14:56 WIB

HUT Ke-81 RI, 7.555 Warga Binaan di Jakarta Dapat Hadiah Remisi

HUT Ke-81 RI, 7.555 Warga Binaan di Jakarta Dapat Hadiah Remisi

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 14:55 WIB

Tragedi Dini Hari di Prabumulih, Begini Kronologi Tabrakan yang Tewaskan 3 Orang

Tragedi Dini Hari di Prabumulih, Begini Kronologi Tabrakan yang Tewaskan 3 Orang

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 14:55 WIB

PATRIBERA 2026 Hadirkan AHY hingga Diskoria, Warnai Langkah Awal Mahasiswa Baru UPNVJ

PATRIBERA 2026 Hadirkan AHY hingga Diskoria, Warnai Langkah Awal Mahasiswa Baru UPNVJ

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 14:53 WIB

Bukan Pengupas Bawang, Berapa Upah Susanah Sebagai Penjahit Kain Majun?

Bukan Pengupas Bawang, Berapa Upah Susanah Sebagai Penjahit Kain Majun?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 14:51 WIB

Apa Mobil Terlaris Honda 2026 Januari hingga Juli? Cuma Tiga Tipe yang Tembus 4 Digit

Apa Mobil Terlaris Honda 2026 Januari hingga Juli? Cuma Tiga Tipe yang Tembus 4 Digit

Otomotif | Senin, 17 Agustus 2026 | 14:49 WIB

3 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Latihan Interval, Harga Mulai Rp400 Ribuan

3 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Latihan Interval, Harga Mulai Rp400 Ribuan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 14:47 WIB

×