Komisi Ojol 8% Berlaku, Pendapatan Naik? Ini Kata Driver Ojol!

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 06 Juli 2026 | 07:42 WIB
Komisi Ojol 8% Berlaku, Pendapatan Naik? Ini Kata Driver Ojol!
Pengemudi ojek daring menunggu penumpang dengan melihat aplikasi di Stasiun Sudirman, Jakarta, Senin (20/5/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Grab dinilai kurang transparan soal pemotongan komisi 8% oleh mitra driver.
  • Gojek tampilkan potongan 8% di tiap order, dinilai lebih jelas dan terbuka.
  • Aturan teknis belum dipublikasikan, skema aplikator masih berbeda-beda.

Suara.com - Kebijakan komisi maksimal 8% untuk layanan ojek online (ojol) resmi berlaku sejak 1 Juli 2026. Namun, tiga hari pertama implementasi di lapangan justru memperlihatkan adanya perbedaan mekanisme pemotongan antara dua aplikator terbesar, Grab dan Gojek.

Sejumlah mitra pengemudi mengaku masih kebingungan memahami skema baru tersebut. Mereka menilai belum ada penjelasan yang rinci dari perusahaan, terutama terkait cara perhitungan potongan komisi.

Salah satu mitra Grab, Alex, mengungkapkan sistem pemotongan yang diterapkan aplikator berbeda dari yang diperkirakan para driver. Menurutnya, potongan komisi sebesar 8% tidak langsung terlihat saat perjalanan selesai, melainkan baru dipotong dari total pendapatan pada hari berikutnya.

"Jadi kalau di Grab itu, hasil akhirnya kita harus cek lagi. Banyak yang salah paham karena yang terlihat di aplikasi masih pendapatan penuh, tapi besoknya baru dipotong 8%," ujar Alex, Sabtu (4/7).

Ia menilai mekanisme tersebut membuat pengemudi kesulitan menghitung pendapatan bersih setiap hari. Menurutnya, Grab juga belum memberikan penjelasan yang cukup rinci mengenai skema perhitungan komisi tersebut.

Keluhan serupa disampaikan mitra Grab lainnya, Sarika. Ia mengatakan selama tiga hari kebijakan berjalan, potongan komisi memang diterapkan sehari setelah pendapatan diperoleh tanpa adanya pemberitahuan yang jelas di aplikasi.

"Iya, pendapatan hari Jumat dipotong hari Sabtu. Enggak ada notifikasi, tiba-tiba besoknya sudah dipotong bagi hasil," katanya.

Sarika mengaku masih belum memahami secara utuh mekanisme baru tersebut karena informasi yang diterima dari aplikator dinilai minim.

Berbeda dengan Grab, mitra Gojek menyebut skema komisi baru lebih mudah dipahami karena rincian pembagian pendapatan langsung muncul pada setiap perjalanan.

baca juga

Salah satu mitra Gojek, Rudy, mengatakan dirinya langsung mengetahui bahwa pengemudi menerima 92% dari tarif perjalanan, sedangkan 8% menjadi bagian perusahaan aplikator.

"Kalau saya dapat order ada perinciannya. Saya langsung tahu dapat 92% dari tarif," ujar Rudy.

Menurutnya, sistem tersebut cukup transparan sehingga pengemudi dapat langsung menghitung pendapatan bersih dari setiap order.

Rudy juga mengaku diuntungkan dengan kebijakan lain yang diterapkan Gojek, yakni penghapusan biaya langganan layanan Hemat yang sebelumnya dikenakan kepada mitra.

"(Layanan) Hemat sekarang sudah tidak berlangganan lagi. Akun jadi lebih stabil, menurut saya cukup membantu," katanya.

Sementara itu, mitra Gojek lainnya, Andi, mengatakan kebijakan komisi 8% belum memberikan peningkatan pendapatan yang signifikan. Meski demikian, ia melihat tarif perjalanan sedikit lebih baik dibanding sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komisi 8 Persen Ojol Jadi Sorotan DPR, Pengemudi Kini Terima 92 Persen Tarif

Komisi 8 Persen Ojol Jadi Sorotan DPR, Pengemudi Kini Terima 92 Persen Tarif

Video | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:45 WIB

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:30 WIB

Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8%, Ekonom: Belum Tentu Bikin Driver Lebih Sejahtera

Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8%, Ekonom: Belum Tentu Bikin Driver Lebih Sejahtera

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:31 WIB

Terkini

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:15 WIB

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 00:56 WIB

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:09 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:40 WIB

×