Pengamat: B50 Bisa Perkuat Ketahanan Energi dan Dukung Target Net Zero Emissions

Fabiola Febrinastri

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:20 WIB
Pengamat: B50 Bisa Perkuat Ketahanan Energi dan Dukung Target Net Zero Emissions
Pengemudi mengisi bahan bakar Biosolar B50 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/bay/kye]

Suara.com - Pengamat energi sekaligus Sekretaris Jenderal Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia (IATMI), Hadi Ismoyo, mengatakan peluncuran program B50 sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional. Kehadiran B50 ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak (BBM) sekaligus mempercepat transisi menuju energi yang lebih ramah lingkungan.

“Kehadiran B50 ini penting sekali dalam rangka memutus mata rantai impor diesel dan merupakan inisiasi awal transisi energi dari fosil menuju renewable energy yang lebih ramah lingkungan berbasis sumber daya lokal. Indonesia merupakan produsen CPO terbesar di dunia sehingga memiliki modal yang sangat kuat untuk mengembangkan biodiesel,” katanya, Jakarta, Kamis (9/7/2026).

Hadi menilai pemanfaatan B50 tidak hanya memberikan manfaat dari sisi ketahanan energi. Lebih dari itu, kata dia, kehadiran program ini mendukung agenda keberlanjutan.

Menurut dia, dari sisi lingkungan, biodiesel memiliki jejak karbon yang lebih rendah dibandingkan bahan bakar fosil. Ini ditandai sejak dari proses produksi bahan baku biodiesel pada sektor hulu kelapa sawit menghasilkan emisi karbon yang jauh lebih rendah dibandingkan proses eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi.

“Output penggunaan biodiesel menghasilkan jejak CO2 sekitar 50 hingga 60 persen lebih rendah dibandingkan bahan bakar fosil. Bahkan di beberapa negara maju, pengurangan emisinya dapat mencapai sekitar 80 persen dalam kondisi tertentu,” jelasnya.

Meski demikian, Hadi menilai keberhasilan implementasi B50 ini memerlukan dukungan tata kelola yang kuat dari hulu hingga hilir. Salah satu tantangan utama adalah memastikan pengembangan perkebunan sawit dilakukan secara berkelanjutan agar tidak memicu deforestasi yang berlebihan.

Hadi melanjutkan, efisiensi industri pengolahan CPO di Pertamina perlu ditingkatkan melalui pemanfaatan limbah menjadi sumber energi. Di mana limbah pabrik sawit dapat diolah menjadi biogas yang selanjutnya digunakan untuk menghasilkan listrik guna memenuhi kebutuhan operasional pabrik.

Hadi menambahkan tantangan lain yang perlu mendapat perhatian adalah aspek logistik dan distribusi. Dengan kondisi geografis Indonesia yang luas, biaya logistik masih menjadi komponen signifikan dalam rantai pasok biodiesel. Karena itu, ia menyarankan agar ada upaya pengembangan sistem distribusi berbasis klaster yang terintegrasi dengan pusat konsumsi utama.

Di sisi lain, sosialisasi kepada masyarakat dan pelaku industri juga harus dilakukan secara masif agar penggunaan biodiesel semakin diterima.

baca juga

Menurut Hadi, setiap masukan terkait performa mesin perlu ditindaklanjuti melalui penelitian dan inovasi berkelanjutan, termasuk pengembangan zat aditif yang mampu menjaga kinerja mesin tetap optimal. Dengan dukungan teknologi, tata kelola yang baik, dan edukasi yang berkelanjutan, Hadi meyakini B50 dapat diterima secara luas serta memberikan manfaat besar bagi negara, masyarakat, dan lingkungan. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ESDM Pastikan Pasokan FAME Aman, Produksi Biodiesel B50 Ditargetkan Tembus 18 Juta Ton

ESDM Pastikan Pasokan FAME Aman, Produksi Biodiesel B50 Ditargetkan Tembus 18 Juta Ton

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:15 WIB

Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional

Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:55 WIB

Butuh 2,5 Juta Ton Per Tahun untuk B50, Pemerintah Bangun Pabrik Metanol

Butuh 2,5 Juta Ton Per Tahun untuk B50, Pemerintah Bangun Pabrik Metanol

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 12:14 WIB

Prabowo Akan Anugerahkan Bintang Jasa kepada Pejabat yang Berjasa Kembangkan B50

Prabowo Akan Anugerahkan Bintang Jasa kepada Pejabat yang Berjasa Kembangkan B50

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:59 WIB

Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50

Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:21 WIB

B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan

B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:45 WIB

Terkini

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Dirintelkam Kombes Tony Dicopot Usai Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo

Koalisi Pers Sumsel Desak Dirintelkam Kombes Tony Dicopot Usai Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Tempe Tak Hanya Jadi Lauk, Kini Dikembangkan Menjadi Camilan Tinggi Protein

Tempe Tak Hanya Jadi Lauk, Kini Dikembangkan Menjadi Camilan Tinggi Protein

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Sokoguru Policy Series Jadi Wadah Kolaborasi untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Sokoguru Policy Series Jadi Wadah Kolaborasi untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:39 WIB

Kabut Asap Ganggu Aktivitas Masyarakat Sumut, Gubsu Bobby Siapkan Modifikasi Cuaca

Kabut Asap Ganggu Aktivitas Masyarakat Sumut, Gubsu Bobby Siapkan Modifikasi Cuaca

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:38 WIB

BNCT Siapkan SMP Baru untuk Anak-anak Belawan, Target Beroperasi 2028

BNCT Siapkan SMP Baru untuk Anak-anak Belawan, Target Beroperasi 2028

Sumut | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Sukses di Bioskop, Alas Roban The Series Siap Teror Penonton ANTV dan Netflix

Sukses di Bioskop, Alas Roban The Series Siap Teror Penonton ANTV dan Netflix

Entertainment | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:27 WIB

×