Rupiah Masih Terpuruk, Betah di Level Rp18.000

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Senin, 13 Juli 2026 | 16:12 WIB
Rupiah Masih Terpuruk, Betah di Level Rp18.000
Nilai tukar rupiah masih melemah . [Antara]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah melemah ke posisi Rp18.109 per dolar AS pada penutupan perdagangan Senin, 13 Juli 2026.
  • Pelemahan terjadi akibat eskalasi geopolitik di Timur Tengah yang memicu kenaikan harga minyak mentah secara global.
  • Analis memproyeksikan rupiah tetap tertekan karena investor menantikan data inflasi Amerika Serikat dan pidato kepala the Fed.

Suara.com - Nilai tukar rupiah masih terpuruk hingga akhir perdagangan, Senin, 13 Juli 2026. Mata Uang Garuda itu betah di level Rp18.000 per dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup ke level Rp18.109 per dolar AS. Angka ini melemah 44 poin atau 0,24 persen dari hari sebelumnya yang ada di Rp18.062 per dolar AS.   

Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong menilai pelemahan rupiah disebabkan kondisi geopolitik di Timur Tengah yang kembali memanas.

"Rupiah beserta mata uang regional Asia maupun utama dunia melemah terhadap dolar AS hari ini, Rupiah sendiri ditutup melemah ke Rp18.109 per dolar AS di tengah eskalasi geopolitik di Timur Tengah yang memicu lonjakan pada harga minyak mentah dunia," katanya saat dihubungi Suara.com.

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

Lukman memproyeksikan rupiah masih berpotensi tertekan pada perdagangan besok. Lantaran, adanya data inflasi Amerika Serikat yang bisa memberikan sentimen negatif pada rupiah.

Pelemahan rupiah masih terjadi karena mengingat belum ada tanda-tanda de-eskalasi di timteng, investor juga mengantisipasi data inflasi AS dan pidato kepala the Fed Warsh besok malam," jelasnya.

Sementara itu mata uang Asia cenderung bergerak melemah. Rinciannya, yen Jepang menjadi mata uang yang melemah paling dalam dengan anjlok 0,25 persen.   Diikuti oleh baht Thailand 0,10 persen.

Lalu, peso Filipina yang melemah 0,07 persen. Disusul yuan China anjlok 0,06 persen dan ringgit Malaysia merosot 0,03 persen. Tidak hanya itu dolar Taiwan juga melemah 0,03 persen dan dolar Singapur 0,02 persen. 

Sedangkan won Korea menguat terhadap dolar Amerika Serikat yang mencapai 0,26 persen.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Saham 'Paling Untung' saat IHSG Menguat Pada Sesi I Hari Ini

Daftar Saham 'Paling Untung' saat IHSG Menguat Pada Sesi I Hari Ini

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:35 WIB

Harga Emas Antam Anjlok, Rupiah Ikutan Koreksi Tajam: Apa Penyebabnya?

Harga Emas Antam Anjlok, Rupiah Ikutan Koreksi Tajam: Apa Penyebabnya?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:19 WIB

Prabowo Minta yang Pesimistis Tinggalkan Indonesia, IKK Turun hingga IHSG Anjlok 32% YTD

Prabowo Minta yang Pesimistis Tinggalkan Indonesia, IKK Turun hingga IHSG Anjlok 32% YTD

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 11:25 WIB

Terkini

6 Aturan Posisi Tempat Tidur untuk Menjaga Kualitas Tidur Menurut Feng Shui

6 Aturan Posisi Tempat Tidur untuk Menjaga Kualitas Tidur Menurut Feng Shui

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:25 WIB

Tablig Akbar di Monas, Ribuan Jemaah Panjatkan Doa untuk Indonesia

Tablig Akbar di Monas, Ribuan Jemaah Panjatkan Doa untuk Indonesia

Foto | Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Bidik Potensi Ekonomi Banyumas, Bank BSN Resmikan KC Purwokerto

Bidik Potensi Ekonomi Banyumas, Bank BSN Resmikan KC Purwokerto

Foto | Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:00 WIB

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Kalbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:14 WIB

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:03 WIB

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:55 WIB

×