Daftar Saham 'Paling Untung' saat IHSG Menguat Pada Sesi I Hari Ini

M Nurhadi

Senin, 13 Juli 2026 | 14:35 WIB
Daftar Saham 'Paling Untung' saat IHSG Menguat Pada Sesi I Hari Ini
ARSIP. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • IHSG di BEI ditutup menguat tipis 0,11 persen ke level 5.930,84 pada perdagangan sesi pertama, Senin (13/7/2026).
  • Penguatan IHSG didorong oleh sektor konsumer siklikal dan material dasar di tengah volatilitas pasar yang cukup tinggi.
  • Performa indeks tertekan akibat pelemahan saham berkapitalisasi besar seperti BBCA serta depresiasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) tertekan pada penutupan perdagangan Sesi 1, Senin (13/7/2026).

Indeks domestik tercatat terapresiasi tipis sebesar 6,48 poin atau menguat 0,11 persen ke level 5,930,84. Pergerakan indeks pada paruh pertama hari ini diwarnai volatilitas yang cukup tinggi, di mana IHSG dibuka pada level 5.934,72, sempat menyentuh posisi tertinggi di 5.974,65, namun juga sempat tertekan hingga level terendah di 5.898,15.

Aktivitas transaksi di lantai bursa terhitung cukup ramai dengan total volume perdagangan mencapai 14,80 miliar lembar saham, yang terdiri dari 13,69 miliar saham di pasar reguler dan 1,08 miliar saham di pasar negosiasi.

Akumulasi nilai transaksi pada sesi pertama ini menembus Rp6,01 triliun, dengan rincian pasar reguler menyumbang Rp5,05 triliun dan pasar negosiasi mencatatkan Rp959,79 miliar.

Meski indeks utama berhasil parkir di zona hijau, performa saham-saham berkapitalisasi besar yang tergabung dalam indeks LQ45 justru menunjukkan arah sebaliknya. Indeks LQ45 terpantau melemah tipis 0,41 poin atau terkoreksi 0,07 persen ke level 588,85.

Tekanan pada saham-saham likuid ini tidak lepas dari aksi ambil untung investor pada saham perbankan berbobot besar, terutama PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang merosot 1,62 persen ke harga Rp6.075 per lembar saham pada akhir sesi pertama. BBCA sekaligus menempati posisi teratas dalam daftar saham pemberat indeks (top lagging movers).

Pelemahan sejumlah saham blue chip ini juga terjadi di tengah tekanan makroekonomi domestik yang cukup menantang. Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD-IDR) terpantau melemah hingga menyentuh level Rp18.130.

Di sisi lain, harga minyak mentah global jenis Brent bertengger di level USD79,26 per barel, yang memberikan sentimen campuran bagi emiten komoditas dan energi di dalam negeri. Selain BBCA, saham penahan laju IHSG lainnya adalah CASA yang anjlok 5,00 persen, disusul ASII melemah 0,83 persen, ANTM turun 1,72 persen, dan IMPC terkoreksi 1,76 persen.

Sinyal positif pergerakan IHSG pada sesi pertama ini ditopang kuat oleh kebangkitan sektor konsumer siklikal (IDXCYC) yang melonjak 1,47 persen ke level 895,63.

baca juga

Saham PT Vektor Mobiliti Indonesia Tbk (VKTR) menjadi primadona dengan melejit 24,04 persen ke level Rp645 dan bertindak sebagai pendorong utama indeks (top leading movers). Lonjakan ini juga diikuti oleh saham PT RANS Entertainment Tbk (RANS) yang menguat 4,39 persen ke harga Rp238.

Saham RANS bahkan mendominasi pasar dengan menjadi saham yang paling aktif ditransaksikan, baik dari sisi nilai perdagangan maupun volume perdagangan pada sesi 1. Selain itu, saham ritel dan otomotif seperti AUTO tumbuh 1,23 persen, MAPA naik 0,84 persen, dan NATO terangkat 0,83 persen.

Sektor material dasar (IDXBASIC) ikut menyumbang energi positif dengan penguatan 0,56 persen ke level 1.519,90. Penguatan di sektor ini dimotori oleh saham emiten terafiliasi konglomerasi Barito, yakni PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang naik 3,40 persen ke posisi Rp1.675, serta PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) yang menanjak 2,97 persen ke level Rp520.

Emiten tambang emas dan tembaga lainnya seperti EMAS terangkat 1,35 persen, AMMN naik 0,85 persen, dan MDKA menguat 0,78 persen.

Tidak ketinggalan, sektor energi (IDXENER) juga merespons positif kenaikan harga minyak Brent dengan tumbuh 0,25 persen ke level 2.737,80.

Saham-saham yang memimpin penguatan di sektor ini antara lain RMKE yang melesat 5,21 persen, ENRG melaju 5,00 persen, PGAS naik 2,39 persen, CUAN menguat 0,81 persen, dan raksasa batu bara BYAN naik tipis 0,67 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asing Lepas BBCA hingga GOTO, Net Sell Rp274,81 Miliar di Sesi I

Asing Lepas BBCA hingga GOTO, Net Sell Rp274,81 Miliar di Sesi I

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:14 WIB

IHSG Bertahan di Level 5.900-an pada Sesi I, RATU dan BRPT Jadi Pendorong

IHSG Bertahan di Level 5.900-an pada Sesi I, RATU dan BRPT Jadi Pendorong

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:02 WIB

Harga Emas Antam Anjlok, Rupiah Ikutan Koreksi Tajam: Apa Penyebabnya?

Harga Emas Antam Anjlok, Rupiah Ikutan Koreksi Tajam: Apa Penyebabnya?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:19 WIB

Meski Labanya Ribuan Persen, Saham GGRM Belum Layak Dibeli

Meski Labanya Ribuan Persen, Saham GGRM Belum Layak Dibeli

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 11:51 WIB

Prabowo Minta yang Pesimistis Tinggalkan Indonesia, IKK Turun hingga IHSG Anjlok 32% YTD

Prabowo Minta yang Pesimistis Tinggalkan Indonesia, IKK Turun hingga IHSG Anjlok 32% YTD

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 11:25 WIB

Rupiah Terus Anjlok, Dolar AS Naik ke Level Rp18.116

Rupiah Terus Anjlok, Dolar AS Naik ke Level Rp18.116

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 09:38 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×