Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.885

IHSG Berisiko Terkoreksi Hari Ini, Waspadai Saham-saham Berikut!

M Nurhadi

Jum'at, 17 Juli 2026 | 08:19 WIB
IHSG Berisiko Terkoreksi Hari Ini, Waspadai Saham-saham Berikut!
Pekerja berjalan di dekat layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (21/5/2026). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj]
baca 10 detik
  • IHSG diproyeksikan mengalami tekanan koreksi pada perdagangan Jumat, 17 Juli 2026, setelah bursa Amerika Serikat ditutup melemah.
  • Pergerakan IHSG diperkirakan menguji rentang support 6.050 hingga 6.070 dengan batas resistance di level 6.130 sampai 6.150.
  • Sentimen negatif global dipicu oleh pelemahan sektor teknologi serta kebijakan kenaikan suku bunga acuan oleh Bank of Korea.

Suara.com - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan rawan mengalami tekanan koreksi pada sesi perdagangan akhir pekan ini, Jumat (17/7/2026).

Perkiraan penurunan ini membayangi performa indeks setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berhasil parkir di zona hijau dengan menguat 1,1 persen.

Mengacu pada analisis teknikal dari BNI Sekuritas, pergerakan IHSG hari ini diperkirakan akan menguji rentang area support di level 6.050 hingga 6.070. Sementara itu, untuk area batasan resistance psikologis diproyeksikan berada pada kisaran level 6.130 sampai 6.150.

Pada perdagangan hari sebelumnya, penguatan IHSG turut disokong oleh aksi beli bersih (net buy) oleh investor asing yang mencapai nilai sekitar Rp283 miliar. Berdasarkan data aliran modal, deretan saham yang paling banyak diakumulasi oleh pemodal internasional meliputi PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), serta PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).

Sebagai panduan taktis bagi para pelaku pasar di tengah potensi volatilitas harian, Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman, CFP®, merilis beberapa ide perdagangan (trading ideas) untuk sejumlah saham potensial, antara lain:

  • BBRI (Speculative Buy): Area beli di Rp2.840–Rp2.860, batasan cut loss di bawah Rp2.810, dengan target terdekat pada kisaran Rp2.920–Rp3.000.
  • BUMI (Speculative Buy): Area beli di Rp147–Rp149, batasan cut loss di bawah Rp144, dengan target terdekat pada sasaran Rp151–Rp153.
  • BRPT (Buy if Break): Eksekusi beli jika menembus Rp1.700, batasan cut loss di bawah Rp1.685, dengan target harga terdekat di level Rp1.720–Rp1.745.
  • TLKM (Speculative Buy): Area beli di Rp2.500–Rp2.530, batasan cut loss di bawah Rp2.490, dengan target terdekat pada harga Rp2.550–Rp2.570.
  • ADMR (Buy on Weakness): Area beli di Rp1.510–Rp1.530, batasan cut loss di bawah Rp1.500, dengan target terdekat pada kisaran Rp1.550–Rp1.580.
  • MEDC (Speculative Buy): Area beli di level Rp1.260, batasan cut loss di bawah Rp1.245, dengan target terdekat dipatok pada kisaran Rp1.280–Rp1.290.

Potensi pembalikan arah IHSG ke zona merah hari ini dipicu oleh sentimen negatif eksternal, di mana bursa saham Amerika Serikat (Wall Street) ditutup kompak melemah pada perdagangan Kamis (16/7/2026) malam. Aksi lepas saham secara masif pada sektor teknologi membayangi rilis laporan keuangan kuartalan emiten yang sebenarnya mencatat hasil solid.

Pada penutupan perdagangan, indeks S&P 500 terkoreksi 0,51 persen, indeks Nasdaq Composite yang padat saham teknologi melosat turun 1,47 persen, dan indeks Dow Jones Industrial Average berkurang 0,20 persen.

Tekanan utama bersumber dari sektor semikonduktor setelah Taiwan Semiconductor Manufacturing Co (TSMC) mengumumkan kenaikan alokasi belanja modal (capex) tahun ini menjadi USD60 miliar hingga USD64 billion.

Angka tersebut jauh lebih tinggi dari panduan sebelumnya yang sebesar USD52 miliar hingga USD56 miliar. Meski kinerja laba kuartal II melampaui ekspektasi, harga saham TSMC tetap turun lebih dari 2 persen.

baca juga

Kondisi tersebut menjalar ke instrumen ETF VanEck Semiconductor (SMH) yang merosot hampir 4 persen, serta koreksi tajam di atas 5 persen pada saham Arm Holdings.

Tren pelemahan serupa juga menimpa saham raksasa teknologi lain seperti Micron Technology, Advanced Micro Devices (AMD), dan Broadcom yang masing-masing anjlok di atas 5 persen, sementara saham SK Hynix yang melantai di AS jatuh lebih dari 13 persen.

Di samping itu, induk Google, Alphabet, ikut melemah lebih dari 4 persen akibat kabar penundaan peluncuran model kecerdasan buatan (AI) teranyarnya, Gemini 3.5 Pro.

Meskipun demikian, data makroekonomi AS menunjukkan daya beli konsumen masih relatif kokoh di tengah tekanan inflasi. Klaim tunjangan pengangguran mingguan per 11 Juli tercatat hanya sebesar 208.000, lebih rendah dari perkiraan ekonom yang sebesar 218.000, sementara penjualan ritel periode Juni tumbuh 0,2 persen, sejalan dengan ekspektasi pasar.

Dari regional Asia, pergerakan bursa saham ditutup bervariatif dengan tekanan terdalam dialami oleh bursa saham Korea Selatan akibat volatilitas tinggi di sektor produsen cip. Indeks MSCI Emerging Markets Asia terpangkas 1,4 persen, didorong oleh kejatuhan indeks KOSPI yang anjlok signifikan hingga 6,4 persen pada akhir perdagangan.

Aksi jual massal tersebut menghantam dua emiten semikonduktor terbesar Korea Selatan, yakni SK Hynix yang merosot 11,5 persen dan Samsung Electronics yang melemah 8,8 persen. Sentimen pengetatan pasar ini terjadi setelah Bank of Korea (BOK) mengambil langkah agresif dengan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) untuk pertama kalinya sejak Januari 2023 demi menjaga stabilitas nilai tukar mata uang won.

DISCLAIMER: Artikel ini disajikan murni untuk pemenuhan hak informasi jurnalistik publik dan edukasi mengenai pasar modal harian. Seluruh analisis teknikal, peta pergerakan indeks, kode saham, serta rekomendasi pilihan saham di atas merujuk pada rilis riset sekuritas terkait dan bukan merupakan bentuk jaminan keuntungan, ajakan, ataupun perintah mutlak untuk bertransaksi. Segala risiko atas keputusan investasi mandiri yang diambil oleh pembaca sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Valuasi Menarik, Intip Prospek Saham TLKM dan ISAT Pasca Implementasi Biometrik

Valuasi Menarik, Intip Prospek Saham TLKM dan ISAT Pasca Implementasi Biometrik

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:42 WIB

IHSG Melonjak ke Level 6.100, WIFI Jadi Jagoan

IHSG Melonjak ke Level 6.100, WIFI Jadi Jagoan

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 16:36 WIB

Investor Asing Borong Saham Rp1 Triliun di Sesi I, PADI hingga BMRI Jadi Incaram

Investor Asing Borong Saham Rp1 Triliun di Sesi I, PADI hingga BMRI Jadi Incaram

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:34 WIB

IHSG Nyaman di Level 6.000, Saham WIFI Melesat

IHSG Nyaman di Level 6.000, Saham WIFI Melesat

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:18 WIB

IHSG Lanjutkan Tren Positif di Awal Perdagangan, RANS Masih Diburu

IHSG Lanjutkan Tren Positif di Awal Perdagangan, RANS Masih Diburu

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:19 WIB

DBS Indonesia Ramal IHSG Tembus 8.000, Rupiah Bisa Menguat ke Level Rp17.600

DBS Indonesia Ramal IHSG Tembus 8.000, Rupiah Bisa Menguat ke Level Rp17.600

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 08:36 WIB

Terkini

Review Confidence Queen: Ketika Penipuan Menjadi Cara Menghukum Penjahat

Review Confidence Queen: Ketika Penipuan Menjadi Cara Menghukum Penjahat

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Berapa Harga Gift Paus di TikTok? Ini Daftar Harga dari Termahal hingga Termurah

Berapa Harga Gift Paus di TikTok? Ini Daftar Harga dari Termahal hingga Termurah

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:53 WIB

4 Zodiak yang Diprediksi Menarik Rezeki dan Keberuntungan Hari Ini 9 Agustus 2026

4 Zodiak yang Diprediksi Menarik Rezeki dan Keberuntungan Hari Ini 9 Agustus 2026

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:49 WIB

Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA

Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA

Kaltim | Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:45 WIB

Review Film Dear You: Sinema Sejarah Bertema Diaspora yang Luar Biasa Indah

Review Film Dear You: Sinema Sejarah Bertema Diaspora yang Luar Biasa Indah

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Siapa Mathis Molinie yang Dirumorkan Dekat dengan Raisa? Ini Profil dan Pekerjaannya

Siapa Mathis Molinie yang Dirumorkan Dekat dengan Raisa? Ini Profil dan Pekerjaannya

Entertainment | Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:26 WIB

Manggala Agni Masih Padamkan Karhutla di Riau Seluas 100 Hektare Lebih

Manggala Agni Masih Padamkan Karhutla di Riau Seluas 100 Hektare Lebih

Riau | Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24 WIB

Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan

Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:15 WIB

Mandipping hingga Musik Klasik 24 Jam: Menyusuri Jejak Ayam Krispy McD di Padahanten Farm

Mandipping hingga Musik Klasik 24 Jam: Menyusuri Jejak Ayam Krispy McD di Padahanten Farm

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:10 WIB

3 Zodiak Ini Diprediksi Ketiban Hoki Besar pada 9 Agustus 2026

3 Zodiak Ini Diprediksi Ketiban Hoki Besar pada 9 Agustus 2026

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:07 WIB

×