Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.555.000
Beli Rp2.430.000
IHSG 6.175,535
LQ45 621,910
Srikehati 307,227
JII 366,948
USD/IDR 17.939

Permintaan Produk Tembakau Alternatif Naik

Mohammad Fadil Djailani

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:10 WIB
Permintaan Produk Tembakau Alternatif Naik
Rokok elektrik Stig di pameran Vape Fair 2019, Sabtu (7/9/2019). [Suara.com/Tivan Rahmat]
baca 10 detik
  • Produk tembakau alternatif dinilai mendukung pendekatan harm reduction.
  • Edukasi berbasis sains dinilai penting bedakan risiko nikotin dan asap rokok.
  • Konsumen diminta memakai produk legal dan hanya untuk usia 21 tahun ke atas.

Suara.com - Meningkatnya minat masyarakat terhadap produk tembakau alternatif dinilai mencerminkan perubahan perilaku konsumen yang semakin memperhatikan aspek kesehatan sekaligus mendorong berkembangnya pendekatan harm reduction atau pengurangan risiko di Indonesia.

Produk tembakau alternatif seperti rokok elektronik dan produk tembakau yang dipanaskan dinilai menjadi pilihan bagi perokok dewasa yang ingin memperoleh asupan nikotin tanpa melalui proses pembakaran tembakau, yang selama ini diketahui menghasilkan berbagai zat berbahaya.

Ketua Asosiasi Konsumen Vape Indonesia (AKVINDO), Paido Siahaan, menjelaskan bahwa nikotin memang dapat memicu pelepasan hormon dopamin di otak sehingga memberikan efek fokus dan konsentrasi. Namun, menurutnya, risiko kesehatan terbesar dari rokok konvensional berasal dari proses pembakaran tembakau yang menghasilkan tar, karbon monoksida, serta berbagai zat karsinogenik.

"Nikotin merupakan zat yang menyebabkan ketergantungan, tetapi bukan penyebab utama berbagai penyakit terkait merokok. Sebagian besar bahaya rokok muncul ketika tembakau dibakar, karena proses tersebut menghasilkan asap yang mengandung tar, karbon monoksida, serta berbagai zat karsinogenik," ujar Paido, Minggu (19/7/2026).

Ia mengatakan, mekanisme tanpa pembakaran pada produk tembakau alternatif menghasilkan uap yang mengandung nikotin sehingga berpotensi memberikan tingkat risiko kesehatan yang lebih rendah dibandingkan terus mengonsumsi rokok konvensional.

Meski demikian, Paido menegaskan penggunaan nikotin tetap memiliki risiko sehingga edukasi kepada masyarakat harus mengedepankan fakta ilmiah. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami perbedaan antara risiko nikotin dan bahaya yang muncul akibat pembakaran tembakau.

"Edukasi berbasis bukti penting agar masyarakat memahami tingkat risiko itu berbeda-beda. Konsumen perlu mengetahui bahwa menggunakan nikotin tetap ada risikonya, meskipun minim, dan yang paling berbahaya adalah munculnya zat-zat berbahaya hasil dari proses pembakaran tembakau," katanya.

Sementara itu, Ketua Gerakan Bebas Tar dan Asap (GEBRAK), Garindra Kartasasmita, menilai meningkatnya penggunaan produk tembakau alternatif sejalan dengan semakin tingginya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan pribadi, keluarga, dan lingkungan sekitar.

Menurutnya, konsep harm reduction kini menjadi salah satu pertimbangan utama bagi konsumen dalam menentukan pilihan produk tembakau.

baca juga

"Banyaknya masyarakat yang beralih memang karena produk harm reduction. Masyarakat modern saat ini lebih memperhatikan kesehatan dirinya, keluarganya, dan lingkungannya," ujar Garindra.

Ia menambahkan, selain mempertimbangkan kesehatan, faktor kenyamanan bagi masyarakat non-perokok juga menjadi alasan meningkatnya minat terhadap produk tembakau alternatif. Konsumen saat ini juga dinilai lebih kritis dengan mencari berbagai informasi dan melakukan riset sebelum membeli produk.

Garindra mengingatkan agar konsumen hanya menggunakan produk legal yang telah memenuhi ketentuan pemerintah, termasuk memiliki pita cukai, dibeli di toko resmi, serta hanya digunakan oleh orang dewasa berusia di atas 21 tahun.

Ia juga menegaskan perlunya kolaborasi antara industri dan aparat penegak hukum untuk mencegah penyalahgunaan produk vape yang dikaitkan dengan narkotika.

"Gunakan produk legal yang berpita cukai, dengan kemasan yang masih tersegel, lakukan pembelian hanya di toko-toko resmi. Penyalahgunaan vape memang ada oleh segelintir oknum, dan itu merupakan tugas bersama dari penegak hukum dan industri yang legal untuk bersama-sama memerangi narkoba," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis

Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:05 WIB

Aturan Kemasan Rokok Seragam! Mengapa Industri Khawatir Produk Ilegal Bakal Merajalela?

Aturan Kemasan Rokok Seragam! Mengapa Industri Khawatir Produk Ilegal Bakal Merajalela?

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:10 WIB

Produk Tembakau Alternatif Bisa Bantu Perokok Dewasa Beralih, Tapi Tetap Berisiko

Produk Tembakau Alternatif Bisa Bantu Perokok Dewasa Beralih, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:48 WIB

Terkini

Para Analis Prediksi IHSG Menguat Hari Ini, Cek Saham-saham Rekomendasi

Para Analis Prediksi IHSG Menguat Hari Ini, Cek Saham-saham Rekomendasi

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 08:26 WIB

Strategi Agresif Perusahaan Pelumas Global Dalam Menguasai Jaringan Bengkel Lokal

Strategi Agresif Perusahaan Pelumas Global Dalam Menguasai Jaringan Bengkel Lokal

Otomotif | Senin, 20 Juli 2026 | 08:25 WIB

Guncangan Global! Saham AS dan Asia Rontok, Waspada Dampaknya ke Pasar Modal

Guncangan Global! Saham AS dan Asia Rontok, Waspada Dampaknya ke Pasar Modal

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 08:16 WIB

Tahun Ajaran Baru Telah Tiba! 5 Tablet Ini Cocok Banget Buat Pelajar

Tahun Ajaran Baru Telah Tiba! 5 Tablet Ini Cocok Banget Buat Pelajar

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 08:10 WIB

Babak Baru Kehidupan Perempuan, Apa yang Terjadi Saat Perimenopause?

Babak Baru Kehidupan Perempuan, Apa yang Terjadi Saat Perimenopause?

Health | Senin, 20 Juli 2026 | 08:06 WIB

Karhutla Kembali Mengamuk di Aceh Barat, Lahan Gambut Kering Jadi Sasaran Api

Karhutla Kembali Mengamuk di Aceh Barat, Lahan Gambut Kering Jadi Sasaran Api

Foto | Senin, 20 Juli 2026 | 08:00 WIB

Buku Bajakan: Kejahatan yang Terlalu Lama Dianggap Biasa

Buku Bajakan: Kejahatan yang Terlalu Lama Dianggap Biasa

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 07:50 WIB

Warga Pekanbaru Diminta Bayar Pajak Kendaraan, Jangan Nunggu Razia di Jalan Raya

Warga Pekanbaru Diminta Bayar Pajak Kendaraan, Jangan Nunggu Razia di Jalan Raya

Riau | Senin, 20 Juli 2026 | 07:41 WIB

BYD Ancam 'Kudeta' Toyota, Mobil Jepang Kompak Bersatu?

BYD Ancam 'Kudeta' Toyota, Mobil Jepang Kompak Bersatu?

Otomotif | Senin, 20 Juli 2026 | 07:40 WIB

SWSI Ingatkan Hotman Paris, Wartawan Berhak Bertanya Tanpa Direndahkan

SWSI Ingatkan Hotman Paris, Wartawan Berhak Bertanya Tanpa Direndahkan

News | Senin, 20 Juli 2026 | 07:38 WIB

×