Kredit Tumbuh, Tapi Bank Perketat Syarat Pinjaman di Tengah Ketidakpastian

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Senin, 20 Juli 2026 | 14:55 WIB
Kredit Tumbuh, Tapi Bank Perketat Syarat Pinjaman di Tengah Ketidakpastian
Pekerja menyusun uang rupiah di cash center Bank Mandiri, Jakarta, Selasa (27/9).
baca 10 detik
  • Bank perketat syarat kredit meski penyaluran pembiayaan meningkat.
  • Suku bunga hingga plafon pinjaman jadi lebih selektif.
  • Akses pembiayaan berpotensi lebih sulit bagi debitur baru.

Suara.com - Pertumbuhan penyaluran kredit baru pada triwulan II 2026 ternyata tidak sepenuhnya menjadi kabar baik bagi dunia usaha maupun masyarakat. Di balik peningkatan kredit, hasil Survei Perbankan Bank Indonesia (BI) justru mengungkap bank-bank semakin berhati-hati dalam menyalurkan pembiayaan, sehingga berpotensi membuat akses kredit menjadi lebih ketat.

Hasil Survei Perbankan BI menunjukkan penyaluran kredit baru pada triwulan II 2026 memang meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya. Hal itu tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) kredit baru yang mencapai 93,08 persen, melonjak dibandingkan 38,74 persen pada triwulan I 2026.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny, mengatakan peningkatan tersebut terjadi pada seluruh jenis pembiayaan, mulai dari Kredit Modal Kerja, Kredit Investasi, hingga Kredit Konsumsi.

"Pertumbuhan kredit baru terjadi pada seluruh jenis penggunaan, tecermin dari nilai SBT yang meningkat pada Kredit Modal Kerja, Kredit Investasi, dan Kredit Konsumsi," ujar Ramdan dalam keterangan resmi, Senin (20/7/2026).

Namun, di saat permintaan pembiayaan meningkat, survei BI juga menunjukkan perbankan justru memperketat standar penyaluran kredit. Kondisi tersebut tercermin dari Indeks Lending Standard (ILS) yang tetap berada di zona positif sebesar 1,03 persen pada triwulan II 2026.

Sikap konservatif perbankan terlihat dari pengetatan pada sejumlah aspek penting, mulai dari penetapan suku bunga kredit, besaran plafon pinjaman, isi perjanjian kredit, jangka waktu pembiayaan, hingga biaya persetujuan kredit. Kebijakan ini mengindikasikan bank semakin selektif dalam memilih debitur di tengah berbagai risiko ekonomi yang masih membayangi.

"Kebijakan penyaluran kredit yang lebih berhati-hati tersebut antara lain pada aspek suku bunga kredit, plafon kredit, perjanjian kredit, jangka waktu kredit, dan biaya persetujuan kredit," jelas Ramdan.

Kondisi tersebut berpotensi menjadi tantangan bagi pelaku usaha, khususnya sektor yang membutuhkan tambahan modal kerja maupun investasi. Meskipun dana perbankan tersedia, syarat yang lebih ketat dapat menghambat realisasi pembiayaan dan memperlambat ekspansi bisnis.

Meski demikian, BI memperkirakan penyaluran kredit pada triwulan III 2026 masih akan tumbuh dengan SBT sebesar 84,65 persen. Bahkan, standar penyaluran kredit diperkirakan mulai lebih longgar dengan ILS negatif sebesar 2,25 persen.

baca juga

Selain itu, responden survei juga memperkirakan outstanding kredit hingga akhir 2026 tetap meningkat. Optimisme tersebut didukung prospek ekonomi dan moneter yang dinilai masih positif serta risiko penyaluran kredit yang dipandang tetap terkendali.

Meski prospek pelonggaran mulai terlihat pada paruh kedua tahun ini, kehati-hatian bank sepanjang triwulan II menunjukkan bahwa sektor perbankan masih mengutamakan pengelolaan risiko dibandingkan mengejar pertumbuhan kredit secara agresif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dana SAL Jadi Buffer Fiskal, Kebijakan Menkeu Purbaya Diklaim Sudah Benar

Dana SAL Jadi Buffer Fiskal, Kebijakan Menkeu Purbaya Diklaim Sudah Benar

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 12:48 WIB

Rupiah Keok Lawan Dolar AS Pagi Ini, Jadi Mata Uang Paling Loyo di Asia

Rupiah Keok Lawan Dolar AS Pagi Ini, Jadi Mata Uang Paling Loyo di Asia

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 10:08 WIB

Tak Hanya Kejar Bisnis, J Trust Bank Mau Lebih Dekat dengan Nasabah

Tak Hanya Kejar Bisnis, J Trust Bank Mau Lebih Dekat dengan Nasabah

Bisnis | Minggu, 19 Juli 2026 | 15:21 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×