- IHSG dibuka menguat ke level 6.278 pada awal perdagangan Selasa, 21 Juli 2026, dengan kenaikan sebesar 0,74 persen.
- Aktivitas perdagangan mencatat volume 2,84 miliar lembar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp1,16 triliun melalui 189.970 kali frekuensi.
- Sentimen positif dari mayoritas bursa Asia diproyeksikan akan mendorong pergerakan IHSG pada rentang 6.177 hingga 6.322 hari ini.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus ngebut di awal perdagangan, Selasa, 21 Juli 2026. IHSG dibuka menghijau ke level 6.273.
Mengutip data Stockbit, hingga pukul 09.05 WIB, IHSG bertahan di level 6.278 atau menguat 46.34 atau 0,74 persen.
Pada perdagangan waktu itu sebanyak 2,84 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nila transaksi mencapai Rp 1,16 triliun serta frekuensi sebesar 189.970 kali.
Di waktu itu, terdapat 331 saham menghijau, sedangkan, 141 saham merosot. Sisanya, 493 saham masih belum bergerak alias stagnan.
![IHSG ditutup melemah 94,42 poin atau 1,21 persen ke posisi 7.736,07 pada penutupan perdagangan Senin (1/9/2025). [Antara]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/09/01/53454-ihsg-ditutup-melemah-9442-poin.jpg)
Adapun, berikut beberpa saham yang Top Gainer dan Loser di waktu itu:
Top Gainer
- AGAR
- DFAM
- MLPT
- BIPI
- BMBL
Top Loser
- OMRE
- FAMG
- KOKA
- SQMI
- KSIX
Proyeksi IHSG
IHSG diperkirakan akan menguat pada hari ini. Hal ini dikarenakan mayoritas bursa Asia berada di zona hijau.
Direktur Reliance Sekuritas Tbk (RELI) Reza Priyambada mengatakan pada pagi ini mayoritas indeks bursa asia menguat.
Seperti Indeks Nikkei 225 menguat +0.33 Indeks Kospi menguat +0.01 persen. Tentunya sentimen ini bisa memberikan positif pada IHSG.
"Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 6,177 dan resistance pada level 6,322 dengan kecenderungan menguat," katanya.
Disclaimer: Artikel ini merupakan informasi pasar dan bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk membeli maupun menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.