Junjung Tinggi Keadilan, AHY Larang Kader Demokrat Minta Keistimewaan di Mata Hukum

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Minggu, 06 September 2026 | 09:04 WIB
Junjung Tinggi Keadilan, AHY Larang Kader Demokrat Minta Keistimewaan di Mata Hukum
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta kader tetap berani melihat persoalan yang belum terselesaikan dan membantu pemerintah memperbaikinya.Foto Bagasakara-Suara.com
baca 10 detik
  • Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono memperingatkan kadernya di Jakarta, Sabtu (5/9/2026), agar menjunjung tinggi persamaan hukum.
  • Partai Demokrat menyatakan dukungan penuh kepada Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas korupsi serta menutup kebocoran anggaran negara.
  • Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan menekankan pentingnya pemerataan pembangunan secara adil di seluruh wilayah Indonesia.

Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memberikan peringatan keras kepada seluruh kadernya untuk menjunjung tinggi prinsip kesamaan di mata hukum.

AHY menegaskan, bahwa hukum tidak boleh goyah oleh faktor kekuasaan, kekayaan, maupun jabatan.

Hal tersebut disampaikan AHY dalam pidato politik memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Sabtu (5/9/2026).

"Setiap warga negara harus mendapatkan perlakuan yang sama di hadapan hukum. Rakyat mungkin dapat menerima bahwa kehidupan tidak selalu mudah, tapi rakyat akan sulit menerima apabila hukum tidak berlaku sama. Hukum tidak boleh berubah karena nama, jabatan, kekayaan, ataupun kedekatan dengan kekuasaan," ujar AHY.

Secara khusus, AHY menginstruksikan para kader partai berlambang mercy tersebut untuk menjadi teladan dan tidak mencari celah hukum untuk kepentingan pribadi atau kelompok.

"Prinsip itu harus dimulai dari diri kita sendiri. Kader Demokrat tidak boleh meminta perlakuan istimewa di hadapan hukum. Kita tidak boleh membela yang salah hanya karena ia kawan, dan jangan menyerang yang benar hanya karena ia lawan," tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, AHY juga menyatakan dukungan penuh Partai Demokrat terhadap komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas korupsi dan menutup celah kebocoran anggaran negara.

"Pemberantasan korupsi harus terus menjadi komitmen kita bersama. Karena itu, Partai Demokrat mendukung tekad Presiden Prabowo untuk menutup kebocoran kekayaan negara. Kekayaan negara yang berhasil diselamatkan harus kembali sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat," tuturnya.

Ia pun mewanti-wanti agar Proyek Strategis Nasional (PSN) dikawal ketat akuntabilitasnya.

baca juga

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan ini menekankan pentingnya keadilan lintas wilayah.

Ia mengingatkan bahwa pembangunan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan harus dirasakan merata oleh seluruh rakyat Indonesia, terutama di daerah tertinggal dan perbatasan.

"Keadilan juga harus kita lihat lintas wilayah. Pembangunan tidak boleh hanya terkonsentrasi di tempat-tempat yang sudah maju. Infrastruktur dan konektivitas harus membuka pusat-pusat pertumbuhan baru. Pendidikan dan layanan kesehatan harus semakin merata. Kesempatan ekonomi harus hadir lebih dekat kepada rakyat dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Bali dan Nusa Tenggara hingga Papua. Khususnya di daerah-daerah terluar, terdepan, tertinggal, dan perbatasan," pungkas AHY.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AHY: Jabatan Tak Abadi, Fasilitas Negara Jangan Dipakai Politik

AHY: Jabatan Tak Abadi, Fasilitas Negara Jangan Dipakai Politik

News | Sabtu, 05 September 2026 | 22:35 WIB

AHY Tiba-tiba Soroti Aparat Negara Jadi Antek-antek Politik

AHY Tiba-tiba Soroti Aparat Negara Jadi Antek-antek Politik

News | Sabtu, 05 September 2026 | 21:41 WIB

AHY: Jujur Saja! Ekonomi Rakyat Masih Tertekan, Harga Naik hingga Kerja Layak Sulit

AHY: Jujur Saja! Ekonomi Rakyat Masih Tertekan, Harga Naik hingga Kerja Layak Sulit

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 21:25 WIB

AHY ke Kader Demokrat: Dukung Prabowo, Tapi Jangan Tutup Mata pada Masalah Rakyat

AHY ke Kader Demokrat: Dukung Prabowo, Tapi Jangan Tutup Mata pada Masalah Rakyat

News | Sabtu, 05 September 2026 | 21:40 WIB

AHY Bicara Keras di HUT ke-25 Demokrat: TNI-Polri dan ASN Jangan Jadi Alat Politik

AHY Bicara Keras di HUT ke-25 Demokrat: TNI-Polri dan ASN Jangan Jadi Alat Politik

News | Sabtu, 05 September 2026 | 21:45 WIB

AHY Tampar Para Politisi: Bukan Seberapa Keras Bicara, Tapi Apakah Rakyat Lebih Sejahtera

AHY Tampar Para Politisi: Bukan Seberapa Keras Bicara, Tapi Apakah Rakyat Lebih Sejahtera

News | Sabtu, 05 September 2026 | 20:30 WIB

AHY: Rakyat Bisa Bertahan Belum Sejahtera, tapi Sulit Menerima Ketidakadilan

AHY: Rakyat Bisa Bertahan Belum Sejahtera, tapi Sulit Menerima Ketidakadilan

News | Rabu, 02 September 2026 | 11:49 WIB

Terkini

Belajar Mengelola Uang dari Seekor Anjing dalam A Dog Called Money

Belajar Mengelola Uang dari Seekor Anjing dalam A Dog Called Money

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Bukan Sekadar Ritual, Nyadran Jadi Cara Masyarakat Nyantru Jaga Lingkungan

Bukan Sekadar Ritual, Nyadran Jadi Cara Masyarakat Nyantru Jaga Lingkungan

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:58 WIB

Daya Beli Warga Jogja Turun, Pedagang Terpaksa Pangkas Dagangan

Daya Beli Warga Jogja Turun, Pedagang Terpaksa Pangkas Dagangan

Jogja | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:57 WIB

DPR Minta Kemenhut Jadi Penggerak Utama Penanganan Karhutla: Warga Tidak Bisa Terus Menunggu!

DPR Minta Kemenhut Jadi Penggerak Utama Penanganan Karhutla: Warga Tidak Bisa Terus Menunggu!

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:52 WIB

Ratusan Siswa SMAN 2 Makassar Demo Buntut Dugaan Pelecehan Seksual

Ratusan Siswa SMAN 2 Makassar Demo Buntut Dugaan Pelecehan Seksual

Sulsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:51 WIB

IHSG Kebakaran Hari Ini, Anjlok 11,57% ke Level 5.185

IHSG Kebakaran Hari Ini, Anjlok 11,57% ke Level 5.185

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:47 WIB

BRImo Hadirkan Promo Tiket ARTSUBS 2026, Cukup Bayar Rp5.000!

BRImo Hadirkan Promo Tiket ARTSUBS 2026, Cukup Bayar Rp5.000!

Jatim | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:46 WIB

BRImo Hadirkan Promo Tiket ARTSUBS 2026 Rp5.000, Saatnya Jelajahi Seni Kontemporer

BRImo Hadirkan Promo Tiket ARTSUBS 2026 Rp5.000, Saatnya Jelajahi Seni Kontemporer

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Lawan Dehidrasi! 4 Barrier Sunscreen Lokal Buat Kulit Kering Tetap Lembap

Lawan Dehidrasi! 4 Barrier Sunscreen Lokal Buat Kulit Kering Tetap Lembap

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Penantian Panjang Warga Jakarta Berakhir, Masjid Apung Ancol Resmi Berdiri

Penantian Panjang Warga Jakarta Berakhir, Masjid Apung Ancol Resmi Berdiri

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:36 WIB

×