- IHSG ditutup menguat 1,73 persen ke level 6.340 pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Selasa, 21 Juli 2026.
- Penguatan indeks tersebut didorong oleh saham-saham sektor konglomerasi dengan total nilai transaksi mencapai Rp21,34 triliun sepanjang hari.
- Pasar kini menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada Rabu, 22 Juli 2026, terkait kebijakan kenaikan suku bunga.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melambung ke atas hingga akhir perdagangan, Selasa, 21 Juli 2026. IHSG ditutup naik 108,24 poin atau 1,73 persen ke level 6.340.
Mengutip riset Phintraco Sekuritas, penguatan IHSG didorong oleh saham-saham konglomerasi, sementara pergerakan saham sektor perbankan cenderung stagnan.
Sepanjang perdagangan, IHSG dibuka di level 6.274, sempat menyentuh level tertinggi 6.340, dan bergerak di level terendah 6.247.
Adapun nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp21,34 triliun dengan volume perdagangan 47,11 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 2.853.694 kali.
Phintraco Sekuritas menilai perhatian pelaku pasar kini tertuju pada Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (22/7/2026).
![Karyawan melintas di dekat monitor pergerakan harga saham di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (23/10). [Suara.com/Arya Manggala]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/10/23/22194-ihsg.jpg)
Pasar memperkirakan bank sentral akan kembali menaikkan BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 6,00 persen.
"Dengan pembentukan histogram positif MACD yang terus berlanjut dan IHSG berhasil bertahan di atas level 6.300, indeks berpeluang melanjutkan penguatan menuju level resistance 6.375-6.400 pada perdagangan Rabu (22/7)," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.
Data perdagangan IHSG
- IHSG: 6.340 (naik 108,24 poin atau 1,73 persen)
- Pembukaan: 6.274
- Tertinggi: 6.340
- Terendah: 6.247
- Nilai transaksi: Rp21,34 triliun
- Volume perdagangan: 47,11 miliar saham
- Frekuensi transaksi: 2.853.694 kali
Top Value
- TPIA: 2.250 (naik 130 poin atau 6,13 persen)
- DSSA: 940 (naik 125 poin atau 15,34 persen)
- BBRI: 3.070 (naik 50 poin atau 1,66 persen)
Top Volume
- BUMI: 168 (naik 9 poin atau 5,66 persen)
- BNBR: 107 (naik 2 poin atau 1,90 persen)
- JGLE: 67 (naik 17 poin atau 34,00 persen)
Top Gainers LQ45
- DEWA: 440 (naik 42 poin atau 10,55 persen)
- CUAN: 735 (naik 65 poin atau 9,70 persen)
- AMMN: 4.290 (naik 280 poin atau 6,98 persen)
Top Losers LQ45
- KLBF: 745 (turun 25 poin atau 3,25 persen)
- UNVR: 1.710 (turun 25 poin atau 1,44 persen)
- ADRO: 2.540 (turun 30 poin atau 1,17 persen)
Top Gainers Jakarta Islamic Index (JII)
- DEWA: 440 (naik 42 poin atau 10,55 persen)
- BRMS: 620 (naik 45 poin atau 7,83 persen)
- TPIA: 2.250 (naik 130 poin atau 6,13 persen)
Top Losers Jakarta Islamic Index (JII)
- KLBF: 745 (turun 25 poin atau 3,25 persen)
- UNVR: 1.710 (turun 25 poin atau 1,44 persen)
- ADRO: 2.540 (turun 30 poin atau 1,17 persen)
Disclaimer: Artikel ini merupakan informasi pasar dan bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk membeli maupun menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.