Tak Hanya Pemerintah, Industri RS Butuh Pendanaan Perbankan

Achmad Fauzi

Rabu, 22 Juli 2026 | 17:16 WIB
Tak Hanya Pemerintah, Industri RS Butuh Pendanaan Perbankan
Ilustrasi Rumah Sakit swasta.
baca 10 detik
  • Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia menyatakan rumah sakit swasta menopang mayoritas layanan Jaminan Kesehatan Nasional.
  • Ketum ARSSI Iing Ichsan Hanafi menyampaikan pentingnya kolaborasi perbankan dan industri dalam pembiayaan kesehatan di Jakarta.
  • ARSSI merekomendasikan pemerintah dan BPJS Kesehatan mempercepat regulasi turunan serta meninjau tarif layanan riil.

Suara.com - Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) menilai keberlanjutan industri kesehatan nasional tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah dan BPJS Kesehatan. Dunia perbankan, industri, hingga seluruh ekosistem kesehatan dinilai perlu terlibat aktif dalam memperkuat pembiayaan dan transformasi rumah sakit di Indonesia.

ARSSI menilai rumah sakit swasta memiliki peran yang sangat besar dalam menopang layanan kesehatan nasional. Berdasarkan data BPJS Kesehatan per 30 April 2026, sekitar 66,53 persen fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan (FKRTL) yang melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan rumah sakit swasta.

Dengan porsi tersebut, keberlangsungan rumah sakit swasta dinilai menjadi faktor penting bagi keberlanjutan Program JKN.

Satreskrim Polresta Madiun Kota mengungkap kronologi peristiwa meninggalnya seorang bocah berinisial AZ (7), yang diduga terjatuh di area Rumah Sakit Hermina, Kota Madiun, Rabu (29/4/2026) siang. [google.com]
Ilustrasi Rumah Sakit Swasta. [google.com]

ARSSI mengangkat sejumlah tantangan yang dihadapi industri rumah sakit, mulai dari implementasi Permenkes Nomor 6 Tahun 2026, keberlanjutan pembiayaan JKN, hingga percepatan transformasi digital. Ketiga aspek itu dinilai harus berjalan beriringan agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap optimal.

Sebagai bagian dari upaya memperkuat layanan, ARSSI menyatakan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pelayanan melalui penurunan angka pending claim, penguatan tata kelola klaim, penerapan clinical pathway, pencegahan fraud, serta pengembangan rumah sakit sebagai wahana pendidikan dokter spesialis.

Selain itu, ARSSI juga menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis kepada pemerintah dan BPJS Kesehatan. Di antaranya percepatan penyusunan regulasi turunan Permenkes Nomor 6 Tahun 2026, pembentukan satuan tugas transisi nasional, penyusunan sistem pending claim yang transparan dan seragam, peninjauan tarif layanan berdasarkan biaya riil pelayanan, hingga implementasi value-based payment pada layanan prioritas.

Di sisi lain, ARSSI menekankan bahwa tantangan pembiayaan sektor kesehatan membutuhkan kolaborasi yang lebih luas. Menurut organisasi tersebut, dukungan tidak hanya berasal dari regulator dan penyelenggara jaminan kesehatan, tetapi juga dari sektor keuangan dan dunia usaha.

"Tantangan rumah sakit tidak dapat diselesaikan hanya oleh regulator dan penyelenggara jaminan kesehatan...Perbankan, industri, dan seluruh ekosistem kesehatan perlu hadir sebagai mitra strategis dalam mendukung pembiayaan, transformasi digital, serta keberlanjutan pelayanan kesehatan bagi masyarakat," ujar Ketum ARSSI Iing Ichsan Hanafi, di Jakarta, Rabu (22/7/2026).

ARSSI menilai keterlibatan sektor perbankan dan industri akan membantu rumah sakit mempercepat transformasi digital sekaligus memperkuat ketahanan layanan kesehatan di tengah berbagai tantangan regulasi dan pembiayaan.

baca juga

"Rumah sakit membutuhkan mitra ekosistem, bukan hanya regulator. Dengan kolaborasi yang kuat, sistem kesehatan Indonesia akan semakin tangguh dalam menghadapi tantangan masa depan," imbuh Ichsan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Restui Merger BPRS Rizky Barokah ke BPRS PNM Mentari, Industri Perbankan Syariah Makin Kuat

OJK Restui Merger BPRS Rizky Barokah ke BPRS PNM Mentari, Industri Perbankan Syariah Makin Kuat

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:49 WIB

Likuiditas Bank Aman, OJK Akui Pembiayaan UMKM Masih Jadi Pekerjaan Rumah

Likuiditas Bank Aman, OJK Akui Pembiayaan UMKM Masih Jadi Pekerjaan Rumah

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 07:39 WIB

Padahal Miliki Rekening Bank Itu Penting, Tapi 15 Juta Orang Masih Simpan di Bawah Kasur

Padahal Miliki Rekening Bank Itu Penting, Tapi 15 Juta Orang Masih Simpan di Bawah Kasur

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 19:05 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×