Padahal Miliki Rekening Bank Itu Penting, Tapi 15 Juta Orang Masih Simpan di Bawah Kasur

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Senin, 20 Juli 2026 | 19:05 WIB
Padahal Miliki Rekening Bank Itu Penting, Tapi 15 Juta Orang Masih Simpan di Bawah Kasur
Lembaga Penjamin Simpanan [Suara.com/Hadi]
baca 10 detik
  • Ketua LPS Anggito Abimanyu menyatakan sebanyak 15 juta penduduk Indonesia saat ini masih belum memiliki rekening perbankan.
  • Jumlah masyarakat tanpa rekening menurun dua juta tiap tahun seiring dengan meningkatnya aktivitas transaksi keuangan masyarakat aktif.
  • Simpanan kelas menengah hingga kelompok nasabah di atas Rp5 miliar tetap mencatatkan pertumbuhan nominal secara tahunan.

Suara.com - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengungkapkan masih ada masyarakat yang belum memiliki rekening tabungan. 

Ketua LPS Anggito Abimanyu mengatakan  masih ada 15 juta masyarakat yang belum memiliki rekening. Namun, dia menekankan umlah penduduk yang belum memiliki rekening perbankan sudah mulai turun. 

"Setiap tahun saya monitor turun sekitar dua jutaan. Sekarang tinggal sekitar 15 juta yang belum. Sekarang masyarakat punya rekening untuk beraktivitas," katanya di Gedung DPR, Senin (20/7/2026).

Ilustrasi pemblokiran rekening bank [Shutterstock]
Ilustrasi rekening bank [Shutterstock]

Lebih lanjut, Anggito menambahkan bahwa aktivitas transaksi perbankan juga semakin meningkat. Hal itu tercermin dari bertambahnya jumlah rekening aktif, sementara rekening yang tidak aktif terus menurun.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi indikator bahwa aktivitas ekonomi masyarakat masih berjalan dan transaksi keuangan semakin dinamis.

"Rekening yang aktif juga semakin banyak sekarang. Rekening yang tidak aktif itu semakin sedikit sekarang. Itu menunjukkan ekonominya aktif. Movement atau mutasi rekening semakin banyak," bebernya. 

Sementara itu, dia juga mencatat tabungan masyarakat kelas menengah masih menunjukkan pertumbuhan, baik dari sisi nominal simpanan maupun jumlah rekening. Apalagi , laju pertumbuhannya mulai melambat dalam beberapa bulan terakhir seiring dinamika ekonomi yang terjadi.

Adapun,  perlambatan tersebut tidak berarti terjadi penurunan nilai tabungan. Menurutnya, tabungan masyarakat kelas menengah tetap meningkat secara tahunan (year-on-year), meski kecepatannya tidak setinggi periode sebelumnya.

"Naik, tapi agak melambat kenaikannya. Jumlah nominal maupun rekeningnya naik,"bebernya.

baca juga

Ia menjelaskan, pertumbuhan simpanan paling tinggi masih berasal dari kelompok nasabah dengan saldo di atas Rp5 miliar. Selain nominal simpanan yang meningkat, jumlah rekening pada kelompok tersebut juga mengalami kenaikan secara tahunan.

"Tempat yang paling tinggi, yang paling besar, yang di atas Rp5 miliar itu naiknya tinggi. Jumlah rekening naik, itu saja. Khususnya year-on-year," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kredit Tumbuh, Tapi Bank Perketat Syarat Pinjaman di Tengah Ketidakpastian

Kredit Tumbuh, Tapi Bank Perketat Syarat Pinjaman di Tengah Ketidakpastian

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 14:55 WIB

Dana SAL Jadi Buffer Fiskal, Kebijakan Menkeu Purbaya Diklaim Sudah Benar

Dana SAL Jadi Buffer Fiskal, Kebijakan Menkeu Purbaya Diklaim Sudah Benar

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 12:48 WIB

Tak Hanya Kejar Bisnis, J Trust Bank Mau Lebih Dekat dengan Nasabah

Tak Hanya Kejar Bisnis, J Trust Bank Mau Lebih Dekat dengan Nasabah

Bisnis | Minggu, 19 Juli 2026 | 15:21 WIB

Terkini

Ingin Pensiun Nyaman? Siapkan Dana Sejak Dini lewat BRI DPLK di BRImo

Ingin Pensiun Nyaman? Siapkan Dana Sejak Dini lewat BRI DPLK di BRImo

Sumbar | Selasa, 15 September 2026 | 18:05 WIB

20 Ribu Prompt Belum Tentu Jadi Hak Cipta, Pakar Soroti Batas Karya AI

20 Ribu Prompt Belum Tentu Jadi Hak Cipta, Pakar Soroti Batas Karya AI

Jawa Tengah | Selasa, 15 September 2026 | 18:04 WIB

Patroli Titik Rawan Karhutla, Pesawat Khusus Disiagakan Amankan Habitat Gajah Sumatra di Jambi

Patroli Titik Rawan Karhutla, Pesawat Khusus Disiagakan Amankan Habitat Gajah Sumatra di Jambi

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:04 WIB

Breakingnews! Arab Saudi Umumkan Waspada Serangan Udara ke Makkah dan Jeddah

Breakingnews! Arab Saudi Umumkan Waspada Serangan Udara ke Makkah dan Jeddah

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:04 WIB

DBH Kurang Bayar Sumsel Hampir Rp1 Triliun, Fiskal Daerah Masih Tertekan

DBH Kurang Bayar Sumsel Hampir Rp1 Triliun, Fiskal Daerah Masih Tertekan

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 18:00 WIB

Jangan Campur Dompet Pribadi dan Bisnis! Ini Cara Atur Keuangan ala BRI

Jangan Campur Dompet Pribadi dan Bisnis! Ini Cara Atur Keuangan ala BRI

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 18:00 WIB

Ada OTT KPK di Kantah Bogor, Wamen ATR/BPN Jamin Pelayanan Masyarakat Tak Terganggu

Ada OTT KPK di Kantah Bogor, Wamen ATR/BPN Jamin Pelayanan Masyarakat Tak Terganggu

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:59 WIB

Masa Pensiun Lebih Tenang, Siapkan Dana Sejak Dini lewat BRI DPLK di BRImo

Masa Pensiun Lebih Tenang, Siapkan Dana Sejak Dini lewat BRI DPLK di BRImo

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 17:57 WIB

Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini, Buka BRI DPLK via BRImo dan Raih Bonus

Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini, Buka BRI DPLK via BRImo dan Raih Bonus

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 17:53 WIB

Komdigi Rilis 22 Daftar Platform Digital Berisiko Tinggi bagi Anak, Orangtua Perlu Waspada

Komdigi Rilis 22 Daftar Platform Digital Berisiko Tinggi bagi Anak, Orangtua Perlu Waspada

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 17:52 WIB

×