Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.234,497
LQ45 623,931
Srikehati 302,648
JII 372,208
USD/IDR 17.986

Peternak Rugi Ratusan Juta Gegara Listrik Padam, Bos PLN Diminta Tanggung Jawab

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:39 WIB
Peternak Rugi Ratusan Juta Gegara Listrik Padam, Bos PLN Diminta Tanggung Jawab
Ilustrasi Peternak ayam petelur [Foto: Suarajatimpost]
baca 10 detik
  • Peternak kirim bangkai ayam ke kantor PLN usai listrik padam bergilir.
  • Kerugian peternak tembus Rp360 juta per kandang akibat ayam mati massal.
  • Desakan copot Dirut PLN menguat, permintaan maaf dinilai tak cukup.

Suara.com - Pemadaman listrik bergilir di Kalimantan Tengah memicu aksi protes keras. Peternak mengaku merugi hingga ratusan juta rupiah, sementara tuntutan pencopotan Dirut PLN mengemuka.

Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap (GPG) bersama Persatuan Insan Perunggasan (Insar) Kalimantan Tengah meluapkan kemarahan akibat pemadaman listrik bergilir yang terjadi di Kalimantan Tengah. Aksi protes mereka berlangsung ekstrem dengan menyegel sementara Kantor PLN UP3 Palangka Raya di Jalan Ahmad Yani serta mengirimkan bangkai ayam yang telah membusuk ke halaman kantor tersebut.

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas kerugian besar yang dialami peternak ayam akibat padamnya aliran listrik. Sistem kandang tertutup (close house) yang digunakan mayoritas peternak di wilayah itu sangat bergantung pada pasokan listrik untuk menggerakkan kipas ventilasi dan menjaga sirkulasi udara.

Ketika listrik padam, suhu di dalam kandang meningkat drastis sehingga memicu kematian ayam secara massal. Para peternak mengaku kerugian yang ditanggung mencapai ratusan juta rupiah. Bahkan, untuk satu kandang berkapasitas sekitar 40 ribu ekor ayam, nilai kerugian disebut bisa menembus Rp360 juta.

Aksi tersebut viral di media sosial TikTok melalui unggahan akun @akunCeritaOomBM pada Senin (3/8/2026). Dalam unggahan itu disebutkan bangkai ayam sengaja dikirim ke kantor PLN sebagai simbol kekecewaan terhadap buruknya layanan kelistrikan.

"Harus pakai cara ekstrem begini supaya telinga dan empati manajemen PLN berfungsi. Kalau sudah dipancing pakai aroma busuk bangkai ayam, semoga bau busuk ribuan ayam di kantor kalian sukses menempel di ruang AC yang nyaman itu yang dibayar dari keringat rakyat yang kalian busukkan," tulis akun tersebut.

Di tengah gelombang protes itu, Koordinator Nasional Gerakan Santri Biru Kuning (GSBK) Febri Yohansyah mendesak Presiden Prabowo Subianto mencopot Darmawan Prasodjo dari jabatan Direktur Utama PLN.

Menurut Febri, permintaan maaf yang selama ini disampaikan manajemen PLN setiap kali terjadi pemadaman tidak lagi cukup untuk menjawab kerugian masyarakat.

"Permintaan maaf saja tidak cukup. Seharusnya ada langkah konkret, termasuk menghitung dan mengganti kerugian yang dialami pelanggan akibat pemadaman listrik," kata Febri, Selasa (4/8/2026).

baca juga

Ia juga menilai pola yang sama terus berulang setiap kali terjadi gangguan kelistrikan berskala besar.

"Saat terjadi blackout di sejumlah wilayah Sumatera, beliau meminta maaf. Ketika blackout terjadi di Pulau Jawa, juga meminta maaf. Seolah-olah dengan permintaan maaf tersebut masalah PLN selesai," ujarnya.

Sementara itu, General Manager PLN UID Kalselteng Iwan Soelistijono menjelaskan pemadaman bergilir dipicu gangguan pada sejumlah pembangkit listrik. Gangguan bermula dari kerusakan generator di PLTU Asam-Asam, ditambah dua unit pembangkit milik Independent Power Producer (IPP) yang mengalami kebocoran pada pipa boiler dan turbin sehingga kemampuan pasokan listrik ke sistem menurun.

Kondisi tersebut memaksa PLN menerapkan pengaturan beban secara terbatas di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah untuk menjaga keandalan sistem selama proses pemulihan.

PLN menyatakan seluruh personel telah diterjunkan guna mempercepat perbaikan pembangkit yang mengalami gangguan. Perseroan juga mengimbau masyarakat menghemat penggunaan listrik, terutama pada pukul 18.00-21.00 WIB, serta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan selama pemadaman bergilir berlangsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gardu Induk Gandul Bermasalah, Listrik di Jakarta Hingga Tangerang Sempat Gelap Gulita

Gardu Induk Gandul Bermasalah, Listrik di Jakarta Hingga Tangerang Sempat Gelap Gulita

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 14:52 WIB

Mati Listrik di Cirendeu Sudah Pulih, PLN Ungkap Penyebabnya

Mati Listrik di Cirendeu Sudah Pulih, PLN Ungkap Penyebabnya

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 08:57 WIB

Listrik Padam, Peternak Ayam Rugi Ratusan Juta, Kantor PLN Palangka Raya Disegel

Listrik Padam, Peternak Ayam Rugi Ratusan Juta, Kantor PLN Palangka Raya Disegel

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 08:43 WIB

Terkini

Takut Birokrasi Ribet dan Jalan Rusak, Warga Bawa Jenazah Bocah 8 Tahun Pakai Motor

Takut Birokrasi Ribet dan Jalan Rusak, Warga Bawa Jenazah Bocah 8 Tahun Pakai Motor

Banten | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:37 WIB

Timnas Indonesia Dipermalukan Vietnam, John Herdman Akui Kalah Taktik, Rizky Ridho Minta Maaf

Timnas Indonesia Dipermalukan Vietnam, John Herdman Akui Kalah Taktik, Rizky Ridho Minta Maaf

Video | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:35 WIB

ASICS Novablast vs HOKA Clifton untuk Daily Trainer, Mana yang Lebih Unggul?

ASICS Novablast vs HOKA Clifton untuk Daily Trainer, Mana yang Lebih Unggul?

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Sindiran Keras Kebijakan Tukin TNI: Seperti Tahu Bulat, Digoreng Dadakan

Sindiran Keras Kebijakan Tukin TNI: Seperti Tahu Bulat, Digoreng Dadakan

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Wardah BB Tint Shade Neutral Fair Cocok untuk Kulit Apa? Ini Review Lengkap dan Keunggulannya!

Wardah BB Tint Shade Neutral Fair Cocok untuk Kulit Apa? Ini Review Lengkap dan Keunggulannya!

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Mata Air dan Sumur Mengering, 90 Jiwa di Bogor Selatan Terdampak Bencana Kekeringan

Mata Air dan Sumur Mengering, 90 Jiwa di Bogor Selatan Terdampak Bencana Kekeringan

Bogor | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:28 WIB

Perempuan dan Kebiasaan Overthinking: Sesulit Itukah Memerdekakan Pikiran?

Perempuan dan Kebiasaan Overthinking: Sesulit Itukah Memerdekakan Pikiran?

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:25 WIB

Guru Besar UGM Semprot Kenaikan Tukin TNI-Kemenhan: Pemerintah Pesta, Rakyat Cuci Piring

Guru Besar UGM Semprot Kenaikan Tukin TNI-Kemenhan: Pemerintah Pesta, Rakyat Cuci Piring

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:23 WIB

Gawat! 50 Persen SPPG di Banten Belum Punya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi

Gawat! 50 Persen SPPG di Banten Belum Punya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi

Banten | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:21 WIB

Daftar Sanksi Ngeri yang Intai YouTuber Bigmo, Usai Libatkan Anak-Anak Promosi Liquid Vape

Daftar Sanksi Ngeri yang Intai YouTuber Bigmo, Usai Libatkan Anak-Anak Promosi Liquid Vape

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:18 WIB

×