Peternak Rugi Ratusan Juta Gegara Listrik Padam, Bos PLN Diminta Tanggung Jawab

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:39 WIB
Peternak Rugi Ratusan Juta Gegara Listrik Padam, Bos PLN Diminta Tanggung Jawab
Ilustrasi Peternak ayam petelur [Foto: Suarajatimpost]
baca 10 detik
  • Peternak kirim bangkai ayam ke kantor PLN usai listrik padam bergilir.
  • Kerugian peternak tembus Rp360 juta per kandang akibat ayam mati massal.
  • Desakan copot Dirut PLN menguat, permintaan maaf dinilai tak cukup.

Suara.com - Pemadaman listrik bergilir di Kalimantan Tengah memicu aksi protes keras. Peternak mengaku merugi hingga ratusan juta rupiah, sementara tuntutan pencopotan Dirut PLN mengemuka.

Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap (GPG) bersama Persatuan Insan Perunggasan (Insar) Kalimantan Tengah meluapkan kemarahan akibat pemadaman listrik bergilir yang terjadi di Kalimantan Tengah. Aksi protes mereka berlangsung ekstrem dengan menyegel sementara Kantor PLN UP3 Palangka Raya di Jalan Ahmad Yani serta mengirimkan bangkai ayam yang telah membusuk ke halaman kantor tersebut.

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas kerugian besar yang dialami peternak ayam akibat padamnya aliran listrik. Sistem kandang tertutup (close house) yang digunakan mayoritas peternak di wilayah itu sangat bergantung pada pasokan listrik untuk menggerakkan kipas ventilasi dan menjaga sirkulasi udara.

Ketika listrik padam, suhu di dalam kandang meningkat drastis sehingga memicu kematian ayam secara massal. Para peternak mengaku kerugian yang ditanggung mencapai ratusan juta rupiah. Bahkan, untuk satu kandang berkapasitas sekitar 40 ribu ekor ayam, nilai kerugian disebut bisa menembus Rp360 juta.

Aksi tersebut viral di media sosial TikTok melalui unggahan akun @akunCeritaOomBM pada Senin (3/8/2026). Dalam unggahan itu disebutkan bangkai ayam sengaja dikirim ke kantor PLN sebagai simbol kekecewaan terhadap buruknya layanan kelistrikan.

"Harus pakai cara ekstrem begini supaya telinga dan empati manajemen PLN berfungsi. Kalau sudah dipancing pakai aroma busuk bangkai ayam, semoga bau busuk ribuan ayam di kantor kalian sukses menempel di ruang AC yang nyaman itu yang dibayar dari keringat rakyat yang kalian busukkan," tulis akun tersebut.

Di tengah gelombang protes itu, Koordinator Nasional Gerakan Santri Biru Kuning (GSBK) Febri Yohansyah mendesak Presiden Prabowo Subianto mencopot Darmawan Prasodjo dari jabatan Direktur Utama PLN.

Menurut Febri, permintaan maaf yang selama ini disampaikan manajemen PLN setiap kali terjadi pemadaman tidak lagi cukup untuk menjawab kerugian masyarakat.

"Permintaan maaf saja tidak cukup. Seharusnya ada langkah konkret, termasuk menghitung dan mengganti kerugian yang dialami pelanggan akibat pemadaman listrik," kata Febri, Selasa (4/8/2026).

baca juga

Ia juga menilai pola yang sama terus berulang setiap kali terjadi gangguan kelistrikan berskala besar.

"Saat terjadi blackout di sejumlah wilayah Sumatera, beliau meminta maaf. Ketika blackout terjadi di Pulau Jawa, juga meminta maaf. Seolah-olah dengan permintaan maaf tersebut masalah PLN selesai," ujarnya.

Sementara itu, General Manager PLN UID Kalselteng Iwan Soelistijono menjelaskan pemadaman bergilir dipicu gangguan pada sejumlah pembangkit listrik. Gangguan bermula dari kerusakan generator di PLTU Asam-Asam, ditambah dua unit pembangkit milik Independent Power Producer (IPP) yang mengalami kebocoran pada pipa boiler dan turbin sehingga kemampuan pasokan listrik ke sistem menurun.

Kondisi tersebut memaksa PLN menerapkan pengaturan beban secara terbatas di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah untuk menjaga keandalan sistem selama proses pemulihan.

PLN menyatakan seluruh personel telah diterjunkan guna mempercepat perbaikan pembangkit yang mengalami gangguan. Perseroan juga mengimbau masyarakat menghemat penggunaan listrik, terutama pada pukul 18.00-21.00 WIB, serta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan selama pemadaman bergilir berlangsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gardu Induk Gandul Bermasalah, Listrik di Jakarta Hingga Tangerang Sempat Gelap Gulita

Gardu Induk Gandul Bermasalah, Listrik di Jakarta Hingga Tangerang Sempat Gelap Gulita

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 14:52 WIB

Mati Listrik di Cirendeu Sudah Pulih, PLN Ungkap Penyebabnya

Mati Listrik di Cirendeu Sudah Pulih, PLN Ungkap Penyebabnya

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 08:57 WIB

Listrik Padam, Peternak Ayam Rugi Ratusan Juta, Kantor PLN Palangka Raya Disegel

Listrik Padam, Peternak Ayam Rugi Ratusan Juta, Kantor PLN Palangka Raya Disegel

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 08:43 WIB

Terkini

Listyo Sigit Sadap Telepon Prabowo, Jejak Senjata Intai Pegasus dari Israel

Listyo Sigit Sadap Telepon Prabowo, Jejak Senjata Intai Pegasus dari Israel

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:13 WIB

Syarat dan Cara Klaim JKP BPJS Ketenagakerjaan setelah Terkena PHK, Ini Tahapannya

Syarat dan Cara Klaim JKP BPJS Ketenagakerjaan setelah Terkena PHK, Ini Tahapannya

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 10:12 WIB

Apa Saja Ciri-Ciri HP Disadap? Kenali Tandanya dan Cara Tepat untuk Mengatasinya

Apa Saja Ciri-Ciri HP Disadap? Kenali Tandanya dan Cara Tepat untuk Mengatasinya

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 10:11 WIB

Berkat KUR BRI, Pengusaha Kopra Asal Pati Berhasil Tingkatkan Kapasitas Usaha dan Perluas Pasar

Berkat KUR BRI, Pengusaha Kopra Asal Pati Berhasil Tingkatkan Kapasitas Usaha dan Perluas Pasar

Jawa Tengah | Rabu, 04 November 2026 | 10:11 WIB

Akhir Pelarian Pembobol ATM di Samarinda, Polisi Tangkap Pelaku hingga Jawa Barat

Akhir Pelarian Pembobol ATM di Samarinda, Polisi Tangkap Pelaku hingga Jawa Barat

Kaltim | Rabu, 04 November 2026 | 10:09 WIB

Listyo Sigit Cs Ditangkap, Media Asing Bongkar Isu Makar di Balik Penyadapan Prabowo

Listyo Sigit Cs Ditangkap, Media Asing Bongkar Isu Makar di Balik Penyadapan Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:08 WIB

Mahfud MD: Penyadapan ke Presiden Prabowo Kejahatan yang Sangat Biadab

Mahfud MD: Penyadapan ke Presiden Prabowo Kejahatan yang Sangat Biadab

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:07 WIB

Mulai Antre Lagi, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.537.000/Gram

Mulai Antre Lagi, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.537.000/Gram

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 10:07 WIB

CFX10 Turun ke Level 923, Mayoritas Aset Kripto Masih Merah

CFX10 Turun ke Level 923, Mayoritas Aset Kripto Masih Merah

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 10:03 WIB

Kongres IPNU-IPPNU di Kendal Bakal Pilih Pemimpin Baru, Siapkan Kader Menuju Indonesia Emas 2045

Kongres IPNU-IPPNU di Kendal Bakal Pilih Pemimpin Baru, Siapkan Kader Menuju Indonesia Emas 2045

Jawa Tengah | Rabu, 04 November 2026 | 10:03 WIB

×