Blue Economy Jadi Kunci Perkuat Logistik dan Daya Saing Maritim Indonesia

Rully Fauzi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:15 WIB
Blue Economy Jadi Kunci Perkuat Logistik dan Daya Saing Maritim Indonesia
Blue Economy dinilai jadi strategi baru perkuat rantai pasok dan investasi. [dok.pribadi]
baca 10 detik
  • Blue economy jadi strategi pembangunan untuk memperkuat logistik, rantai pasok, dan daya saing maritim Indonesia.
  • Investasi pelabuhan, digitalisasi, dan konektivitas dinilai kunci menciptakan logistik yang efisien dan berkelanjutan.
  • Kolaborasi lintas sektor dibutuhkan agar Indonesia menjadi kekuatan maritim dengan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Suara.com - Paradigma blue economy dinilai tidak lagi terbatas hanya sebagai agenda lingkungan, melainkan sebagai strategi pembangunan nasional untuk memperkuat daya saing logistik, meningkatkan efisiensi rantai pasok, serta memperkokoh posisi Indonesia sebagai negara maritim di kawasan Indo-Pasifik.

The Chartered Institute of Logistics and Transport (CILT) menilai paradigma blue economy kini jadi jalan paling realistis untuk menerjemahkan keunggulan geografis tersebut menjadi kontributor penggerakan ekonomi yang berkelanjutan.

Dewan Penasihat CILT Indonesia sekaligus Senior Vice President FIATA, Yukki Nugrahawan Hanafi, mengatakan bahwa paradigma blue economy dapat berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berkualitas.

"Sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau dan garis pantai terpanjang kedua di dunia, Indonesia memiliki keunggulan geografis yang menjadi modal penting dalam membangun ekosistem logistik dan perdagangan yang kompetitif," katanya.

"Potensi tersebut perlu dioptimalkan melalui pembangunan yang mampu menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan keberlanjutan lingkungan," sambung Yukki.

Lebih lanjut, Yukki mengatakan paradigma blue economy harus dipandang sebagai strategi jangka panjang dalam mentransformasi sektor logistik dan maritim Indonesia.

"Blue Economy bukan sekadar berbicara mengenai pelestarian lingkungan laut, tetapi merupakan strategi untuk membangun sistem logistik dan rantai pasok yang lebih efisien, tangguh, serta berkelanjutan," ujarnya.

"Ketika pembangunan pelabuhan, konektivitas, digitalisasi, dan pengelolaan kawasan pesisir berjalan secara terintegrasi, maka Indonesia akan memiliki fondasi yang jauh lebih kuat untuk meningkatkan daya saing ekonomi nasional," tambah Yukki.

Sebagai informasi, Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) memperkirakan ekonomi berbasis kelautan (blue economy) berkontribusi sekitar US$1,5 triliun terhadap perekonomian global setiap tahun dan berpotensi meningkat signifikan seiring berkembangnya industri maritim, logistik, energi, serta jasa berbasis laut.

Di sisi lain, Bank Dunia menilai penerapan prinsip blue economy menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya laut.

Di Indonesia sendiri, sektor transportasi dan rantai pasok terus menunjukkan peran strategis terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Peningkatan investasi pada infrastruktur pelabuhan, konektivitas antar pulau, digitalisasi logistik, serta pengembangan kawasan industri berbasis maritim dinilai menjadi fondasi untuk memperkuat integrasi rantai pasok nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global.

Menurut Yukki, dinamika ekonomi global saat ini semakin dipengaruhi oleh disrupsi rantai pasok, perubahan iklim, ketegangan geopolitik, hingga meningkatnya tuntutan terhadap praktik bisnis yang berkelanjutan.

Kondisi tersebut mengubah cara investor maupun perusahaan multinasional dalam menentukan lokasi investasi dan jaringan distribusi global.

Ia menilai, ke depan keunggulan kompetitif suatu negara tidak lagi hanya ditentukan oleh kapasitas pelabuhan atau panjang jaringan transportasi, tetapi juga oleh kemampuan menghadirkan sistem logistik yang efisien, rendah emisi atau berkelanjutan, terdigitalisasi, serta memiliki kepastian tata kelola.

"Saat ini perusahaan global semakin memperhatikan aspek keberlanjutan dalam setiap keputusan investasi. Infrastruktur yang modern, proses logistik yang efisien, kepastian regulasi, serta komitmen terhadap pengurangan emisi menjadi bagian penting dalam membangun rantai pasok global," kata Yukki.

"Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadikan keunggulan maritim tersebut sebagai nilai tambah dalam menarik investasi," imbuhnya.

Yukki menjelaskan implementasi blue economy akan mendorong lahirnya berbagai peluang ekonomi baru, mulai dari pengembangan teknologi maritim, transportasi laut yang lebih ramah lingkungan, pelabuhan hijau (green ports), energi terbarukan berbasis kelautan, hingga penguatan ekonomi masyarakat pesisir.

Transformasi tersebut juga diyakini mampu meningkatkan efisiensi logistik nasional melalui integrasi antarmoda, pemanfaatan teknologi digital, serta optimalisasi jaringan distribusi domestik yang selama ini masih menghadapi tantangan tingginya biaya logistik akibat kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan.

Menurutnya, pembangunan sektor maritim pada akhirnya harus diarahkan untuk menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, perlindungan lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Indonesia memiliki seluruh prasyarat untuk menjadi kekuatan maritim dunia. Yang dibutuhkan sekarang adalah kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah, pelaku usaha, asosiasi, akademisi, dan masyarakat dalam membangun ekosistem logistik dan maritim yang berkelanjutan," kata Yukki.

"Blue Economy harus menjadi fondasi pembangunan agar pertumbuhan ekonomi lebih berkelanjutan dan berkualitas, serta tetap memberikan manfaat bagi generasi mendatang," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:19 WIB

Jasa Marga Gandeng BPS, Data Lalu Lintas Tol Bakal Jadi Indikator Aktivitas Ekonomi

Jasa Marga Gandeng BPS, Data Lalu Lintas Tol Bakal Jadi Indikator Aktivitas Ekonomi

News | Sabtu, 07 November 2026 | 05:00 WIB

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 22:45 WIB

CORE Indonesia Ungkap Ekonomi Tumbuh 5 Persen, Tapi Daya Beli Kelas Menengah Mentok Sejak 2018

CORE Indonesia Ungkap Ekonomi Tumbuh 5 Persen, Tapi Daya Beli Kelas Menengah Mentok Sejak 2018

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 14:39 WIB

Pasar Ekspor Jadi Peluang Baru di Tengah Lemahnya Rupiah dan Turunnya Kelas Menengah

Pasar Ekspor Jadi Peluang Baru di Tengah Lemahnya Rupiah dan Turunnya Kelas Menengah

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 13:59 WIB

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,87 Persen Lampaui Nasional, Pramono Pamer Inflasi Terendah

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,87 Persen Lampaui Nasional, Pramono Pamer Inflasi Terendah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 13:20 WIB

Wamen Ekraf Ajak Pelaku Usaha Kreatif RI Ekspansi ke Global, Tak Cuma Dalam Negeri

Wamen Ekraf Ajak Pelaku Usaha Kreatif RI Ekspansi ke Global, Tak Cuma Dalam Negeri

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 10:50 WIB

Karhutla Ancam Aktivitas Ekonomi, Pemerintah Gandeng 400 Pengusaha Tambang

Karhutla Ancam Aktivitas Ekonomi, Pemerintah Gandeng 400 Pengusaha Tambang

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 09:09 WIB

Ekonomi Jateng Lampaui Rata-Rata Nasional, Ahmad Luthfi Diganjar CNN Indonesia Award 2026

Ekonomi Jateng Lampaui Rata-Rata Nasional, Ahmad Luthfi Diganjar CNN Indonesia Award 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 08:23 WIB

Pemerintah Bidik Nilai Tukar Nelayan Tembus 120 pada 2027

Pemerintah Bidik Nilai Tukar Nelayan Tembus 120 pada 2027

Foto | Sabtu, 07 November 2026 | 09:00 WIB

Terkini

Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

Jakarta | Minggu, 08 November 2026 | 23:43 WIB

Selat Hormuz Memanas! Tiga Kapal Tanker Terbakar Usai Hantam Ranjau

Selat Hormuz Memanas! Tiga Kapal Tanker Terbakar Usai Hantam Ranjau

News | Minggu, 08 November 2026 | 23:20 WIB

Dari Misi Water Bombing ke Kecelakaan Fatal, Ini Fakta Jatuhnya Super Puma di Sungai Barito

Dari Misi Water Bombing ke Kecelakaan Fatal, Ini Fakta Jatuhnya Super Puma di Sungai Barito

Kalbar | Minggu, 08 November 2026 | 23:04 WIB

Sempat Ditangguhkan, Binance Resmi Pulihkan Akses Penarikan Token

Sempat Ditangguhkan, Binance Resmi Pulihkan Akses Penarikan Token

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 22:52 WIB

Krisis Iklim Mengancam Lumbung Pangan Semende, Padi Memendek dan Produksi Kopi Anjlok

Krisis Iklim Mengancam Lumbung Pangan Semende, Padi Memendek dan Produksi Kopi Anjlok

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:50 WIB

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Tito Karnavian hingga Badrodin Haiti Hadir

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Tito Karnavian hingga Badrodin Haiti Hadir

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:42 WIB

Angin Kencang Robohkan Ruang Kelas SD di OKI, Siswa Tertimpa Kayu dan Terpaksa Pindah Belajar

Angin Kencang Robohkan Ruang Kelas SD di OKI, Siswa Tertimpa Kayu dan Terpaksa Pindah Belajar

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:29 WIB

Silaturahmi dengan Presiden Prabowo, Mendagri Tito Hadir Bersama 9 Mantan Kapolri Lintas Generasi

Silaturahmi dengan Presiden Prabowo, Mendagri Tito Hadir Bersama 9 Mantan Kapolri Lintas Generasi

News | Minggu, 08 November 2026 | 22:27 WIB

Obesitas Bisa Memicu Depresi, Sebaliknya Gangguan Mental Juga Bisa Bikin Berat Badan Naik

Obesitas Bisa Memicu Depresi, Sebaliknya Gangguan Mental Juga Bisa Bikin Berat Badan Naik

Health | Minggu, 08 November 2026 | 22:25 WIB

Kasus Narkoba Seret Aipda Polres Empat Lawang, Ditangkap saat Mobilnya Diperiksa di Lubuklinggau

Kasus Narkoba Seret Aipda Polres Empat Lawang, Ditangkap saat Mobilnya Diperiksa di Lubuklinggau

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:13 WIB

×