Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:05 WIB
Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut
Aktivitas bongkar-muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (20/8/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Ekspor nonmigas RI tumbuh 5,42% meski perang Timur Tengah berlanjut.
  • Ekspor jasa naik 6,44% ditopang lonjakan wisatawan mancanegara.
  • BPS: Dampak konflik Timur Tengah ke ekspor RI belum signifikan.

Suara.com - Konflik yang masih berkecamuk di Timur Tengah belum mengguncang kinerja ekspor Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor barang dan jasa nasional tetap tumbuh positif hingga triwulan II-2026, menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh Edy Mahmud mengatakan, ekspor barang dan jasa nonmigas Indonesia masih tumbuh 5,42% secara tahunan (year-on-year), meski tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah belum mereda.

"Kalau kita melihat misalnya sampai saat ini perang di Timur Tengah masih berlangsung, kegiatan ekspor barang dan jasa nonmigas Indonesia tumbuh 5,42 persen year-on-year," ujar Edy dalam konferensi pers di Kantor BPS, Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Menurut Edy, sejumlah komoditas unggulan Indonesia masih mencatatkan peningkatan baik dari sisi nilai maupun volume ekspor. Di antaranya bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewan atau nabati, serta kendaraan dan bagiannya yang tetap menjadi penopang perdagangan luar negeri.

Tak hanya ekspor barang, sektor jasa juga menunjukkan ketahanan. BPS mencatat ekspor jasa tumbuh 6,44% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kinerja tersebut terutama didorong meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.

Meski demikian, Edy mengakui gejolak geopolitik global tetap menimbulkan tekanan terhadap aktivitas ekonomi dunia. Namun, hingga saat ini BPS belum melihat dampak yang signifikan terhadap perdagangan luar negeri Indonesia.

"Kalau dampaknya pasti ada, tetapi secara khusus kami bisa melihat gambaran-gambaran itu dari data-data yang kami rilis sendiri," katanya.

Ketahanan ekspor tersebut sejalan dengan performa ekonomi nasional. Sebelumnya, BPS melaporkan ekonomi Indonesia pada triwulan II-2026 tumbuh 5,29% secara tahunan. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan terutama ditopang oleh konsumsi rumah tangga, investasi, konsumsi pemerintah, serta tetap kuatnya kinerja ekspor.

Data tersebut menunjukkan bahwa di tengah meningkatnya risiko geopolitik global, fondasi perdagangan luar negeri Indonesia masih cukup solid dan mampu menjaga laju pertumbuhan ekonomi nasional.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPS: Belanja Kendaraan Koperasi Merah Putih Sudah Masuk Investasi Kuartal I 2026

BPS: Belanja Kendaraan Koperasi Merah Putih Sudah Masuk Investasi Kuartal I 2026

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:03 WIB

Implementasi Pembatasan Ekspor Batu Bara Bikin Ekonomi Sektor Tambang Jeblok, BPS Ungkap Angkanya

Implementasi Pembatasan Ekspor Batu Bara Bikin Ekonomi Sektor Tambang Jeblok, BPS Ungkap Angkanya

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:40 WIB

MBG hingga Gaji ke-13 Dongkrak Belanja Pemerintah, Pertumbuhan Ekonomi RI Tetap Melambat

MBG hingga Gaji ke-13 Dongkrak Belanja Pemerintah, Pertumbuhan Ekonomi RI Tetap Melambat

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:07 WIB

Terkini

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 21:18 WIB

×