Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

M Nurhadi

Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB
Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau
Ilustrasi Bitcoin (Unsplash/Andre)
baca 10 detik
  • Harga Bitcoin mengalami tekanan sepanjang tahun 2026 akibat pola konsolidasi yang selalu berujung pada penurunan harga.
  • Analis memproyeksikan target penurunan harga Bitcoin berada pada level US$75.001 hingga US$73.188 jika batas support gagal bertahan.
  • Peluang pemulihan harga Bitcoin terbuka apabila mampu menembus dan bertahan di atas indikator rata-rata 30 hari sebesar US$81.319.

Suara.com - Harga Bitcoin masih tertahan dalam zona yang penuh tekanan sepanjang tahun 2026. Meskipun tingkat penurunan harga secara akumulatif berhasil menyusut menjadi sekitar 11 persen sejak awal tahun—setelah sempat terperosok lebih dari 40 persen dari titik puncaknya—upaya pemulihan (rebound) terbaru tampak kembali mengendur.

Sejumlah indikator analisis teknikal memberi sinyal bahwa gelombang koreksi susulan berpotensi melanda bursa kripto dalam waktu dekat.

Melansir laporan kolom analisis teknikal Mapping the Market dari Reuters, para analis memanfaatkan pergerakan grafik harga historis untuk memetakan arah pergerakan pasar ke depan.

Salah satu fokus utama analisis saat ini bertumpu pada pola konsolidasi, yakni kondisi ketika harga pasar bergerak menyamping (sideways) dalam rentang terbatas sebelum menentukan arah tren berikutnya.

Pola konsolidasi ini menjadi faktor yang sangat krusial bagi Bitcoin. Setelah berhasil menyentuh level tertinggi dalam delapan bulan terakhir di angka US$87.315,30 pada September 2026 lalu, pergerakan Bitcoin memasuki beberapa kali fase konsolidasi.

Namun, kecenderungan yang terjadi berulang kali adalah pola konsolidasi tersebut selalu berakhir dengan penembusan ke bawah (breakdown) yang menyeret harga lebih rendah.

Dalam pola penurunan berulang seperti ini, para analis teknikal berfokus mengidentifikasi titik-titik penahan atau support yang bertindak sebagai batas bawah pergerakan harga.

Penentuan support umumnya mengacu pada titik tertinggi dan terendah masa lalu, pergerakan rata-rata (moving average), serta perhitungan persentase pemulihan Fibonacci retracements.

Pola berulang di mana Bitcoin terus merosot pasca-fase konsolidasi kini membentuk tren bearish tersendiri. Pekan lalu, Bitcoin kembali memasuki fase konsolidasi terbarunya. Apabila pergerakan dari fase ini kembali berujung pada pengereman ke bawah, target penurunan pertama berada pada level Fibonacci retracement di kisaran US$75.001.

baca juga

Titik US$75.001 memiliki arti strategis karena menandai separuh dari total kenaikan yang sempat dibukukan Bitcoin sejak pertengahan Agustus hingga akhir September 2026.

Jika batas support psikologis tersebut gagal bertahan, tekanan jual diproyeksikan akan membawa harga menyentuh indikator pergerakan rata-rata 200 hari (200-day moving average) di level US73.188.

Dalam skenario koreksi yang lebih dalam, target penurunan berikutnya mengintai area terendah pertengahan Agustus yang berada sedikit di atas US$73.188.

Peluang Pemulihan dan Skenario Bullish

Kendati dibayangi risiko penurunan lanjutan, harapan bagi kelompok pembeli (bulls) belum sepenuhnya tertutup. Skenario pembalikan arah menuju tren menguat (bullish) dapat terwujud apabila Bitcoin mampu memutus siklus breakdown dan berhasil menembus ke atas indikator pergerakan rata-rata 30 hari (30-day moving average).

Berdasarkan data keuangan LSEG, indikator rata-rata 30 hari tersebut saat ini berada di level US81.319. Apabila harga Bitcoin sanggup ditutup secara konsisten di atas batas US$81.319.

Apabila harga Bitcoin sanggup ditutup secara konsisten di atas batas US$81.319. Apabila harga Bitcoin sanggup ditutup secara konsisten di atas batas US$81.319, gelombang tekanan bearish diperkirakan akan mereda.

Penembusan tersebut akan membuka jalan bagi Bitcoin untuk membidik target resistansi berikutnya di kisaran harga US84.800—yang merupakan titik tertinggi perdagangan pada 21 dan 22 Oktober sebelum akhirnya berpeluang melakukan reli jangka panjang untuk menguji kembali rekor puncak bulan Januari di atas level US$84.800.

Dinamika grafik teknikal saat ini menempatkan pergerakan Bitcoin pada persimpangan jalan yang krusial. Para pelaku pasar dan investor profesional di kawasan perkotaan diimbau untuk terus mengamati konfirmasi arah breakout dari rentang konsolidasi saat ini guna mengantisipasi volatilitas tinggi di bursa aset digital.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CFX10 Turun ke Level 923, Mayoritas Aset Kripto Masih Merah

CFX10 Turun ke Level 923, Mayoritas Aset Kripto Masih Merah

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 10:03 WIB

Duit Kripto Rp85 Triliun di Binance Kabur!

Duit Kripto Rp85 Triliun di Binance Kabur!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:34 WIB

Bos CFX Buka-bukaan Soal Peralihan Investor Saham ke Kripto

Bos CFX Buka-bukaan Soal Peralihan Investor Saham ke Kripto

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 15:34 WIB

Pasar Kripto Indonesia Melemah, Indeks CFX10 Turun ke Level 928,62

Pasar Kripto Indonesia Melemah, Indeks CFX10 Turun ke Level 928,62

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 10:01 WIB

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:12 WIB

Mencekam! Binance Diserbu Penarikan Uang Rp66 Triliun Usai Perampokan Kripto Terbesar

Mencekam! Binance Diserbu Penarikan Uang Rp66 Triliun Usai Perampokan Kripto Terbesar

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 13:15 WIB

Terkini

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 21:18 WIB

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan

20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan

Sumsel | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

Daftar Angka Keberuntungan 12 Shio dari Tikus hingga Babi

Daftar Angka Keberuntungan 12 Shio dari Tikus hingga Babi

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:05 WIB

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Meninggal Dunia

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Meninggal Dunia

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:04 WIB

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 21:02 WIB

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 21:00 WIB

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 20:56 WIB

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:50 WIB

9 Sabun Cuci Muka untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Cerah dan Kencang

9 Sabun Cuci Muka untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Cerah dan Kencang

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:45 WIB

×