Infrastruktur Jalan PLTP Mataloko Permudah Mobilitas Petani dan Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Fabiola Febrinastri, Tantri Amela Iskandar

Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:01 WIB
Infrastruktur Jalan PLTP Mataloko Permudah Mobilitas Petani dan Gerakkan Ekonomi Masyarakat
Pius Djone menunjukkan lahan pertanian yang dikelolanya saat ditemui di kebun yang dilintasi jalan akses PLTP Mataloko. Menurutnya, infrastruktur jalan yang dibangun PLN UIP Nusra untuk mendukung mobilitas proyek kini turut mempermudah petani mengangkut hasil panen dan meningkatkan akses pembeli ke lokasi pertanian. (Dok: PLN)

Suara.com - Pembangunan infrastruktur jalan menuju kawasan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Mataloko oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) kini turut dimanfaatkan warga untuk menunjang aktivitas sehari-hari, terutama di sektor pertanian.

Jalan berstandar nasional dengan konstruksi hotmix sepanjang 8 km menuju Desa Ulubelu yang dibangun sebagai akses menuju area pengembangan PLTP Mataloko itu kini menjadi jalur penghubung yang mempermudah mobilitas masyarakat, termasuk mengangkut hasil pertanian menuju pasar maupun pusat distribusi.

Salah seorang warga, Pius Djone, mengatakan pembangunan jalan oleh PLN telah membawa perubahan besar bagi masyarakat, khususnya para petani. Sebelum jalan tersebut dibangun, akses menuju lahan pertanian hanya berupa jalan selebar sekitar tiga meter sehingga masyarakat harus berjalan cukup jauh untuk mengangkut hasil panen.

"Dulu sebelum ada PLN, jalan kami hanya sekitar tiga meter. Kalau mau mengangkut hasil pertanian harus berjalan jauh, setengah mati rasanya. Sekarang jalannya sudah bagus sehingga kendaraan bisa masuk dengan mudah. Bahkan semakin banyak orang datang langsung membeli hasil pertanian di sini karena aksesnya sudah baik. Kami mendukung pembangunan PLN karena membawa manfaat yang benar-benar kami rasakan," ujar Pius.

Hal senada disampaikan tokoh muda Kampung Wogo, Hans Bhagi. Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan yang dilakukan PLN telah memberikan dampak positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Saat ini PLN juga sedang mengerjakan jalan sepanjang sekitar 1,8 kilometer dari kampung kami menuju Turo Togo atau Kampus Bambu. Manfaatnya sudah sangat kami rasakan karena akses menjadi semakin mudah. Kami berharap pembangunan ini terus berjalan sehingga semakin mendukung aktivitas masyarakat dan perekonomian di wilayah kami," ujar Hans.

General Manager (GM) PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), RDW. Manurung, menjelaskan site development berupa akses jalan ini dibangun untuk kelancaran mobilisasi peralatan geothermal pada tahap konstruksi PLTP Mataloko.

Pengaspalan jalan raya yang mengitari lahan pertanian dan pemukiman ini sekaligus menjadi nilai tambah bagi daerah sebab infrastruktur jalan juga berfungsi sebagai penunjang aktivitas perekonomian masyarakat sekitar.

Pembangunan akses jalan ini dinilai penting oleh masyarakat, terutama mereka yang berprofesi sebagai petani, peternak, dan pedagang, agar bisa membawa hasil produksi dengan lancar dan aman untuk selanjutnya dijual dan menghasilkan pendapatan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

baca juga

"Kami berharap infrastruktur yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Jalan yang lebih baik akan mempermudah distribusi hasil pertanian, mempercepat mobilitas warga, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di sekitar kawasan proyek," jelas Manurung.

Infrastruktur jalan tersebut diharapkan menjadi salah satu pengungkit pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kecamatan Golewa. Akses transportasi yang lebih baik memberikan kemudahan bagi petani dalam memasarkan hasil pertanian sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Energi Mikrohidro Bisa Bikin Biaya Pertanian Lebih Efisien, Begini Caranya

Energi Mikrohidro Bisa Bikin Biaya Pertanian Lebih Efisien, Begini Caranya

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:52 WIB

Negara Agraris Tanpa Regenerasi Petani, Sampai Kapan?

Negara Agraris Tanpa Regenerasi Petani, Sampai Kapan?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Prabowo Tegur Soal Listrik Padam di Kalimantan, Bahlil Janji Gangguan PLN Cepat Beres

Prabowo Tegur Soal Listrik Padam di Kalimantan, Bahlil Janji Gangguan PLN Cepat Beres

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Peternak Rugi Ratusan Juta Gegara Listrik Padam, Bos PLN Diminta Tanggung Jawab

Peternak Rugi Ratusan Juta Gegara Listrik Padam, Bos PLN Diminta Tanggung Jawab

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:39 WIB

El Nino 2026 Ancam Pertanian, Air Bersih hingga Karhutla

El Nino 2026 Ancam Pertanian, Air Bersih hingga Karhutla

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:12 WIB

17 Tahun Menunggu, Transmigran di Kerinci Masih Hidup Tanpa Listrik

17 Tahun Menunggu, Transmigran di Kerinci Masih Hidup Tanpa Listrik

Foto | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Terkini

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:35 WIB

Hindia Acungkan Tiga Jari di AMI Awards, Musisi Lain Ikut Bersolidaritas!

Hindia Acungkan Tiga Jari di AMI Awards, Musisi Lain Ikut Bersolidaritas!

Video | Jum'at, 06 November 2026 | 21:30 WIB

Bakal Jadi Kado 5 Abad, Jakarta Ajukan Kebun Raya Mangrove Pertama di Kamal Muara

Bakal Jadi Kado 5 Abad, Jakarta Ajukan Kebun Raya Mangrove Pertama di Kamal Muara

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:27 WIB

Panglima TNI Angkat Bicara Soal Dugaan Seskab Teddy Diperiksa POM TNI

Panglima TNI Angkat Bicara Soal Dugaan Seskab Teddy Diperiksa POM TNI

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:24 WIB

Soleman Ponto Sebut Tim Khusus Polri Belum Memadai, Desak BAIS dan BIN Usut Penyadapan Presiden

Soleman Ponto Sebut Tim Khusus Polri Belum Memadai, Desak BAIS dan BIN Usut Penyadapan Presiden

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:14 WIB

Jenazah Prajurit Korban Helikopter Mi-17 Berhasil Dievakuasi, Dimakamkan di Trenggalek

Jenazah Prajurit Korban Helikopter Mi-17 Berhasil Dievakuasi, Dimakamkan di Trenggalek

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:11 WIB

Tumbuh 19,6 Persen, Laba Bank Mandiri Tembus Rp46,5 Triliun per Oktober 2026

Tumbuh 19,6 Persen, Laba Bank Mandiri Tembus Rp46,5 Triliun per Oktober 2026

Jakarta | Jum'at, 06 November 2026 | 21:10 WIB

Miskonsepsi Frugal Living: Romantisasi Kemiskinan di Balik Nasihat Hemat

Miskonsepsi Frugal Living: Romantisasi Kemiskinan di Balik Nasihat Hemat

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 21:00 WIB

Demokrat Cetak Kemenangan Terbesar di Pemilu Sela AS, Donald Trump Tantrum

Demokrat Cetak Kemenangan Terbesar di Pemilu Sela AS, Donald Trump Tantrum

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:00 WIB

Bukan Sekadar Mengejar Juara, Marching Band Rorotan Siap Tunjukkan Prestasi di Kejurnas FYBI 2026

Bukan Sekadar Mengejar Juara, Marching Band Rorotan Siap Tunjukkan Prestasi di Kejurnas FYBI 2026

Jakarta | Jum'at, 06 November 2026 | 21:00 WIB

×