Bahlil Bongkar Perintah Jokowi 4 Hari Setelah Dilantik: Larang Ekspor Bijih Nikel Tanpa Rapat

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:40 WIB
Bahlil Bongkar Perintah Jokowi 4 Hari Setelah Dilantik: Larang Ekspor Bijih Nikel Tanpa Rapat
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (5/8/2026). Foto Yaumal-Suara.com
baca 10 detik
  • Jokowi perintahkan Bahlil hentikan ekspor nikel empat hari usai dilantik.
  • Ekspor nikel dihentikan lewat kesepakatan pengusaha tanpa Permen ESDM.
  • Bahlil hadapi demo 1,5 bulan demi mengawal hilirisasi nikel nasional.

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkap cerita di balik salah satu kebijakan paling kontroversial sekaligus strategis dalam sejarah industri pertambangan Indonesia, yakni larangan ekspor bijih nikel pada akhir 2019 yang dilakukan tanpa rapat.

Menurutnya, keputusan tersebut lahir dari instruksi langsung Presiden ke-7 RI Joko Widodo bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi saat itu, Luhut Binsar Pandjaitan.

Bahlil mengatakan, arahan itu diterimanya hanya empat hari setelah resmi dilantik sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada 23 Oktober 2019.

"Empat hari kemudian, Bapak Presiden Jokowi dan Pak Luhut memerintahkan saya, 'Kepala BKPM, saya tidak mau tahu caranya, larang ekspor bijih nikel.' Padahal yang punya kewenangan melarang ekspor saat itu adalah Menteri ESDM, bukan Kepala BKPM," ujar Bahlil dalam acara peringatan ulang tahunnya di Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Meski bukan menjadi kewenangannya, Bahlil mengaku langsung bergerak mencari jalan keluar agar instruksi tersebut dapat segera dijalankan. Ia berkoordinasi dengan Menteri Sekretaris Negara saat itu Pratikno dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung untuk mencari dasar hukum penghentian ekspor nikel.

Setelah melakukan konsultasi, Bahlil mengumpulkan seluruh pemangku kepentingan industri, mulai dari perusahaan tambang hingga eksportir bijih nikel. Hasilnya, para pelaku usaha sepakat menghentikan ekspor bijih nikel mulai 1 November 2019 melalui kesepakatan bersama, bahkan sebelum terbit Peraturan Menteri ESDM.

"Keputusan itu dilakukan tanpa ada keputusan menteri, hanya hasil rapat yang dipimpin oleh Kepala BKPM. Semua pengusaha pun ikut untuk tidak lagi melakukan ekspor bijih nikel," katanya.

Kebijakan tersebut ternyata memicu gelombang penolakan dari berbagai kalangan. Bahlil mengungkapkan dirinya harus menghadapi demonstrasi selama sekitar satu setengah bulan akibat keputusan tersebut.

"Satu setengah bulan saya didemo. Tapi karena latar belakang saya mantan aktivis, saya hadapi," ujarnya.

baca juga

Menurut Bahlil, berbagai tekanan yang muncul saat itu tidak mengubah keyakinannya bahwa penghentian ekspor bijih nikel merupakan fondasi utama untuk membangun industri pengolahan mineral di dalam negeri.

Pengalaman mengawal kebijakan hilirisasi tersebut kemudian ia tuangkan dalam buku berjudul Hilirisasi Sumber Daya Alam Indonesia Sebagai Transformasi Mandat Konstitusi. Dalam buku itu, Bahlil menegaskan bahwa pelarangan ekspor bahan mentah menjadi langkah penting untuk mengubah struktur ekonomi Indonesia dari negara pengekspor komoditas mentah menjadi produsen barang bernilai tambah tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Ungkap Kesaktian Bahlil Bikin Ketawa Jokowi: Orang Solo Itu Susah Ketawa Tapi Beliau Bisa

Prabowo Ungkap Kesaktian Bahlil Bikin Ketawa Jokowi: Orang Solo Itu Susah Ketawa Tapi Beliau Bisa

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 17:48 WIB

Momen Bahlil Akhirnya Ketemu Sosok Pencipta Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng

Momen Bahlil Akhirnya Ketemu Sosok Pencipta Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng

Video | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Kementerian ESDM Bantah Beri Tambahan Kuota Nikel 25 Juta Ton untuk Weda Bay

Kementerian ESDM Bantah Beri Tambahan Kuota Nikel 25 Juta Ton untuk Weda Bay

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:41 WIB

Terkini

4 Alasan Sunscreen SymWhite 377 Efektif Pudarkan Flek Hitam

4 Alasan Sunscreen SymWhite 377 Efektif Pudarkan Flek Hitam

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 06:48 WIB

Evakuasi Korban Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8

Evakuasi Korban Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8

Foto | Senin, 21 September 2026 | 06:00 WIB

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

×