Kementerian ESDM Bantah Beri Tambahan Kuota Nikel 25 Juta Ton untuk Weda Bay

Liberty Jemadu

Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:41 WIB
Kementerian ESDM Bantah Beri Tambahan Kuota Nikel 25 Juta Ton untuk Weda Bay
Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM Tri Winarno membantah pihaknya telah memberikan kuota tambahan untuk Weda Bay Nickel. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]
baca 10 detik
  • Kementerian ESDM membantah kabar bahwa pemerintah telah menyetujui izin tambahan kuota produksi nikel 25 juta ton bagi Weda Bay Nickel.
  • Dirjen Minerba Tri Winarno menyatakan bahwa pengajuan tambahan kuota oleh perusahaan tersebut hingga kini belum mendapatkan persetujuan resmi pemerintah.
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menolak merinci volume kuota produksi untuk mencegah gejolak harga komoditas pertambangan di pasar internasional.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membantah kabar yang menyebutkan pemerintah sudah memberikan izin tambahan kuota produksi nikel hingga 25 juta ton untuk Weda Bay Nickel.

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM Tri Winarno mengatakan Weda Bay Nickel memang sudah mengajukan izin tambahan kuota produksi, tapi pemerintah belum menyetujuinya.

“Ada isu Weda Bay dapat 25 juta ton tambahan. Nah, itu sampai sekarang Weda Bay itu kalau mengajukan iya, tetapi persetujuannya belum ada sampai sekarang,” kata Tri Winarno di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (7/8/2026).

Tri menyampaikan perusahaan memiliki kebebasan untuk mengajukan tambahan kuota produksi setinggi-tingginya. Namun, ujar Tri lagi, pemerintah belum tentu memberikan persetujuan.

Ia menegaskan bahwa pemerintah memegang prinsip bahwa sumber daya alam tidak boleh dihambur-hamburkan.

“Yang diajukan mau setinggi-tingginya silakan saja, tapi kan belum (disetujui) sampai sekarang. Tetapi berita sudah memperoleh itu kan seolah-olah sudah persetujuan kami (ESDM),” ujar Tri.

Pernyataan tersebut merespons pemberitaan ihwal PT Weda Bay Nickel (WBN) disebut-sebut mendapatkan tambahan kuota produksi bijih nikel sebanyak 25 juta ton.

Tri juga menyampaikan bahwa pemerintah tidak mengungkap volume kuota produksi nikel maupun batu bara untuk menjaga stabilitas harga komoditas di pasar internasional.

“Pak Menteri (ESDM Bahlil Lahadalia) kan ngomong, untuk angka susah kami ngomong kan gitu,” ujar Tri.

baca juga

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memprioritaskan relaksasi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) untuk perusahaan yang membayar royalti tinggi.

Bahlil juga memastikan terdapat perubahan kuota produksi melalui revisi RKAB. Akan tetapi, ia menolak untuk merinci perubahan kuota produksi yang diberikan.

Penolakan untuk mengungkap volume kuota produksi yang ditetapkan setelah revisi RKAB bertujuan untuk mencegah gejolak harga komoditas di pasar internasional.

“Karena begitu saya sampaikan (volumenya), harga bisa gejolak lagi. Itu bisa mempengaruhi harga dunia,” kata Bahlil pula.

Ia menegaskan bahwa harga komoditas pertambangan di Indonesia, baik nikel, batu bara, dan lain-lainnya, harus dijual dengan harga yang bagus. Terlebih, komoditas tersebut bukan komoditas yang diperbaharui.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Toyota Indonesia Sambut Rencana Insentif Kendaraan Listrik dengan Baterai Nikel

Toyota Indonesia Sambut Rencana Insentif Kendaraan Listrik dengan Baterai Nikel

Otomotif | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Greenpeace Bantah Bahlil, Sebut Raja Ampat Masih Terancam Ekspansi Tambang Nikel

Greenpeace Bantah Bahlil, Sebut Raja Ampat Masih Terancam Ekspansi Tambang Nikel

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:51 WIB

Bahlil Buka Wacana Seluruh Mobil Listrik Pakai Baterai Nikel

Bahlil Buka Wacana Seluruh Mobil Listrik Pakai Baterai Nikel

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Kuota Produksi Dipangkas 71 Persen, PT Weda Bay Nickel Minta Pemerintah Revisi

Kuota Produksi Dipangkas 71 Persen, PT Weda Bay Nickel Minta Pemerintah Revisi

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 16:45 WIB

Polemik Penyitaan 148 Ha Lahan, PT Weda Bay Nickel Klarifikasi: Mayoritas Bukan Milik Kami

Polemik Penyitaan 148 Ha Lahan, PT Weda Bay Nickel Klarifikasi: Mayoritas Bukan Milik Kami

News | Rabu, 24 September 2025 | 09:27 WIB

Terkini

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:00 WIB

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:35 WIB

Hindia Acungkan Tiga Jari di AMI Awards, Musisi Lain Ikut Bersolidaritas!

Hindia Acungkan Tiga Jari di AMI Awards, Musisi Lain Ikut Bersolidaritas!

Video | Jum'at, 06 November 2026 | 21:30 WIB

Bakal Jadi Kado 5 Abad, Jakarta Ajukan Kebun Raya Mangrove Pertama di Kamal Muara

Bakal Jadi Kado 5 Abad, Jakarta Ajukan Kebun Raya Mangrove Pertama di Kamal Muara

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:27 WIB

Panglima TNI Angkat Bicara Soal Dugaan Seskab Teddy Diperiksa POM TNI

Panglima TNI Angkat Bicara Soal Dugaan Seskab Teddy Diperiksa POM TNI

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:24 WIB

Soleman Ponto Sebut Tim Khusus Polri Belum Memadai, Desak BAIS dan BIN Usut Penyadapan Presiden

Soleman Ponto Sebut Tim Khusus Polri Belum Memadai, Desak BAIS dan BIN Usut Penyadapan Presiden

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:14 WIB

Jenazah Prajurit Korban Helikopter Mi-17 Berhasil Dievakuasi, Dimakamkan di Trenggalek

Jenazah Prajurit Korban Helikopter Mi-17 Berhasil Dievakuasi, Dimakamkan di Trenggalek

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:11 WIB

Tumbuh 19,6 Persen, Laba Bank Mandiri Tembus Rp46,5 Triliun per Oktober 2026

Tumbuh 19,6 Persen, Laba Bank Mandiri Tembus Rp46,5 Triliun per Oktober 2026

Jakarta | Jum'at, 06 November 2026 | 21:10 WIB

Miskonsepsi Frugal Living: Romantisasi Kemiskinan di Balik Nasihat Hemat

Miskonsepsi Frugal Living: Romantisasi Kemiskinan di Balik Nasihat Hemat

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 21:00 WIB

Demokrat Cetak Kemenangan Terbesar di Pemilu Sela AS, Donald Trump Tantrum

Demokrat Cetak Kemenangan Terbesar di Pemilu Sela AS, Donald Trump Tantrum

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:00 WIB

×