Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Selandia Baru Pangkas Perokok Lebih Cepat, Vape Jadi Sorotan

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 10 Agustus 2026 | 07:33 WIB
Selandia Baru Pangkas Perokok Lebih Cepat, Vape Jadi Sorotan
Ilustrasi tembakau. (Dok: Pexels.com)
baca 10 detik
  • Selandia Baru percepat penurunan perokok lewat pendekatan pengurangan bahaya.
  • Laju penurunan prevalensi merokok naik dari 3,5% menjadi 17,9% per tahun.
  • Indonesia didorong menerapkan regulasi tembakau berbasis risiko dan sains.

Suara.com - Selandia Baru berhasil mempercepat penurunan prevalensi merokok setelah mengombinasikan kebijakan pengendalian tembakau dengan pendekatan tobacco harm reduction (THR) atau pengurangan bahaya tembakau.

Pendekatan tersebut membuka ruang bagi perokok dewasa untuk beralih dari rokok konvensional ke produk alternatif yang dinilai memiliki risiko lebih rendah, seperti rokok elektronik atau vape, produk tembakau yang dipanaskan, hingga kantong nikotin.

Temuan itu tertuang dalam studi berjudul “New Zealand's accelerating smoking decline: Lessons for tobacco harm reduction” yang diterbitkan The Lancet. Penelitian tersebut ditulis Profesor Emeritus Universitas Auckland Robert Beaglehole dan Ruth Bonita bersama pakar kesehatan independen Ben Youdan.

Studi tersebut mencatat prevalensi merokok orang dewasa di Selandia Baru turun jauh lebih cepat sejak 2018. Sebelum 2018, tingkat penurunannya berada di kisaran 3,5% per tahun. Namun, pada periode 2018–2023, laju penurunan tersebut meningkat menjadi sekitar 17,9% per tahun.

Para peneliti menyebut perubahan tersebut mulai terlihat pada 2019, ketika penggunaan rokok elektronik semakin luas. Pada periode yang sama, Kementerian Kesehatan Selandia Baru mulai mengakui bahwa rokok elektronik memiliki risiko yang jauh lebih rendah dibandingkan rokok konvensional dan dapat digunakan sebagai alternatif bagi perokok dewasa yang ingin berhenti merokok.

“Titik baliknya terjadi pada 2019 ketika penggunaan rokok elektronik (vape) mulai diadopsi secara lebih luas dan Kementerian Kesehatan Selandia Baru secara resmi mengakui bahwa rokok elektronik memiliki risiko yang jauh lebih rendah dibandingkan rokok,” kata para peneliti, dikutip Minggu (9/8/2026).

Bedakan Risiko Rokok dan Nikotin

Dalam penelitian tersebut, para peneliti juga membedakan risiko yang berasal dari pembakaran tembakau dengan nikotin.

Mereka menjelaskan, penyakit yang berkaitan dengan aktivitas merokok terutama disebabkan oleh paparan zat beracun yang muncul dari proses pembakaran tembakau. Sementara itu, nikotin bukanlah komponen utama yang menyebabkan sebagian besar penyakit akibat pembakaran rokok.

baca juga

Karena itu, penyediaan alternatif berbasis nikotin tanpa proses pembakaran dinilai dapat menjadi salah satu strategi untuk menekan risiko kesehatan bagi perokok dewasa yang belum berhasil menghentikan kebiasaan merokok.

Temuan tersebut kemudian mendorong kesimpulan bahwa kebijakan pengendalian tembakau dapat menjadi lebih efektif apabila dikombinasikan dengan pendekatan pengurangan bahaya.

Para peneliti menilai kombinasi antara pengendalian rokok konvensional dan THR berpotensi mempercepat penurunan prevalensi merokok dibandingkan apabila pemerintah hanya mengandalkan kebijakan pengendalian tembakau secara tradisional.

“Fokus pada strategi pengurangan risiko dari tembakau yang dibakar merupakan elemen penting untuk mendukung keberlanjutan tren penurunan prevalensi merokok,” tulis para peneliti.

Indonesia Disorot Perlu Regulasi Berbasis Risiko

Pengalaman Selandia Baru turut mendapat perhatian di Indonesia. Ketua Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR) Ariyo Bimmo menilai keberhasilan tersebut menunjukkan pentingnya kebijakan kesehatan publik yang disusun berdasarkan bukti ilmiah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Kajian Ilmiah Ungkap Produk Tembakau Alternatif

4 Kajian Ilmiah Ungkap Produk Tembakau Alternatif

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 14:33 WIB

Darurat Algoritma, Saat Anak Jadi Alat Promosi Vape di YouTube

Darurat Algoritma, Saat Anak Jadi Alat Promosi Vape di YouTube

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Buntut Promosi Vape Libatkan Anak, Polda Metro Bakal Panggil Pelapor YouTuber Bigmo

Buntut Promosi Vape Libatkan Anak, Polda Metro Bakal Panggil Pelapor YouTuber Bigmo

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:44 WIB

Terkini

Selandia Baru Pangkas Perokok Lebih Cepat, Vape Jadi Sorotan

Selandia Baru Pangkas Perokok Lebih Cepat, Vape Jadi Sorotan

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:33 WIB

Kelas Menengah RI Tercekik, Ekonom Peringatkan Pemerintah

Kelas Menengah RI Tercekik, Ekonom Peringatkan Pemerintah

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:28 WIB

Demi Efisiensi, Prabowo Perintahkan Pertamina dan PLN Pangkas Anak-Cucu Perusahaan

Demi Efisiensi, Prabowo Perintahkan Pertamina dan PLN Pangkas Anak-Cucu Perusahaan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:26 WIB

Kata-kata Aneh PM Jepang Tak Sebut Pihak yang Paling 'Berdosa' di Bom Hiroshima - Nagasaki

Kata-kata Aneh PM Jepang Tak Sebut Pihak yang Paling 'Berdosa' di Bom Hiroshima - Nagasaki

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:23 WIB

IHSG Diprediksi Menguat Terbatas, Ini Saham yang Potensi Cuan

IHSG Diprediksi Menguat Terbatas, Ini Saham yang Potensi Cuan

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:16 WIB

Beraninya! Israel Tolak Mentah-mentah Rencana Damai Donald Trump untuk Gaza

Beraninya! Israel Tolak Mentah-mentah Rencana Damai Donald Trump untuk Gaza

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:12 WIB

Perintah Prabowo ke PLN-Pertamina : Segera Pangkas Anak-Cucu Perusahaan

Perintah Prabowo ke PLN-Pertamina : Segera Pangkas Anak-Cucu Perusahaan

Bekaci | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Anime Firefly Wedding Bagikan Trailer Baru dan Ungkap Jadwal Tayang Oktober

Anime Firefly Wedding Bagikan Trailer Baru dan Ungkap Jadwal Tayang Oktober

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:05 WIB

3 Shio Paling Beruntung Pekan Ini, Ketiban Rezeki dan Kesuksesan Mulai 10 Agustus 2026

3 Shio Paling Beruntung Pekan Ini, Ketiban Rezeki dan Kesuksesan Mulai 10 Agustus 2026

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 06:35 WIB

Teks Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, Lengkap dengan Tips Mudah Menghafalnya

Teks Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, Lengkap dengan Tips Mudah Menghafalnya

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 06:30 WIB

×