Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.267,880
LQ45 625,790
Srikehati 305,028
JII 377,806
USD/IDR 17.830

Produktivitas Tenaga Kerja RI Terancam Tertinggal di Era AI, Kompetensi SDM Jadi Kunci

Rully Fauzi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:30 WIB
Produktivitas Tenaga Kerja RI Terancam Tertinggal di Era AI, Kompetensi SDM Jadi Kunci
Media Day IHCBS 2026 di Wayang Bistro, Jakarta, Rabu (12/8/2026). [dok. pribadi]
baca 10 detik
  • Produktivitas tenaga kerja Indonesia masih tertinggal, sekitar 10% di bawah rata-rata ASEAN, sehingga peningkatan kompetensi dan adaptasi teknologi menjadi mendesak. [1]
  • AI dan digitalisasi diarahkan untuk memperkuat manusia, bukan menggantikannya, melalui upskilling, reskilling, serta pengembangan kemampuan employability dan kewirausahaan. [2]
  • Transformasi SDM harus menghasilkan aksi nyata, dengan kolaborasi pemerintah, industri, akademisi, media, dan komunitas untuk menciptakan produktivitas yang terukur dan berkelanjutan.

Tahun ini, penyelenggara juga menyiapkan buku sebagai salah satu bentuk legacy. Materi dan gagasan yang muncul selama forum akan dirangkum dengan bantuan AI sebelum diverifikasi oleh para ahli.

"Target kita tidak hanya aktivitas, tetapi ada output dan outcome. Setelah acara ini harus ada gerakan-gerakan yang bisa dirasakan," kata Suwardi Luis, Founder and CEO GML serta Founder QuBisa.

IHCBS 2026 mengusung tema Harnessing Human-Centric AI and Digitalization to Unlock Next-Level Productivity.

Tema tersebut menempatkan AI dan digitalisasi bukan sebagai pengganti manusia, melainkan instrumen untuk meningkatkan kapasitas dan produktivitas manusia.

Suwardi menjelaskan, terdapat tiga elemen utama yang hendak dipertemukan, yakni people, technology, dan purpose.

Teknologi harus diarahkan pada tujuan yang jelas, yakni meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan, dengan tetap ditopang kemampuan SDM.

"AI dan digitalisasi harus berorientasi dan digawangi dengan human capital capability," katanya.

Pendekatan itu juga menjadi penting karena dunia kerja menghadapi kemunculan berbagai teknologi baru, mulai dari AI assistant, augmented AI hingga agentic AI. Tanpa peningkatan kompetensi, pekerja berisiko hanya menjadi penonton dalam perubahan teknologi.

Karena itu, IHCBS 2026 akan memperluas agenda dari tujuh menjadi delapan track, menghadirkan sesi yang membahas keterampilan praktis, serta menyediakan Digitalization Zone yang melibatkan sekitar 100 penyedia solusi di bidang HR, AI, dan digitalisasi.

Format spotlight stage juga disiapkan untuk menghadirkan paparan singkat selama 10–15 menit yang berisi solusi dan tips praktis agar peserta dapat langsung mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh.

Transformasi IHCBS juga terlihat dari semakin luasnya ekosistem yang dilibatkan. Tahun ini, penyelenggara menargetkan keterlibatan 102 komunitas dan asosiasi HR dari berbagai wilayah Indonesia.

Komunitas tersebut akan menjadi bagian dari Indonesia Human Resources Ecosystem, yang diharapkan menjadi wadah kolaborasi para pengelola SDM lintas sektor.

Yunus mengatakan pentahelix juga diperkuat melalui keterlibatan pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, dan komunitas. "Kita ingin membangun unity dari para pengelola HR," ujarnya.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk menjawab persoalan yang selama ini belum tuntas, termasuk kesenjangan antara kebutuhan industri dengan kompetensi lulusan SMK, politeknik, dan perguruan tinggi.

Di tengah perkembangan AI, menurut Yunus, persoalan upskilling, reskilling, dan link and match harus dijawab melalui aksi yang lebih konkret.

Dukungan terhadap IHCBS 2026 juga datang dari sektor kesehatan dan pengembangan kompetensi. Associate Director Marketing & Sales Mayapada Hospital Group, Michelle C. Tjindarbumi, mengatakan produktivitas SDM tidak dapat dilepaskan dari kesehatan fisik dan mental.

Menurut dia, perusahaan membutuhkan SDM yang sehat agar produktivitas dapat dipertahankan. Karena itu, Mayapada Hospital Group akan membawa isu pemanfaatan AI dalam layanan kesehatan, termasuk sistem AI dalam pemeriksaan kesehatan.

"Kami ingin menjadi partner bagi corporate dan human capital, bukan hanya kuratif, tetapi juga preventif dan dengan AI bisa predictive, supaya produktivitas tetap terjaga," ujarnya.

Sementara itu, GM Business Support International Test Center, Yeni Widiyasari, menilai kompetensi bahasa Inggris tetap penting di tengah perkembangan AI.

Menurut dia, kemampuan berbahasa Inggris dan sertifikasi berstandar internasional tetap diperlukan agar tenaga kerja mampu beradaptasi dengan teknologi dan lingkungan kerja global.

Rangkaian agenda tersebut memperlihatkan arah IHCBS 2026 yang tidak hanya membahas masa depan pekerjaan, tetapi mendorong ekosistem SDM untuk mengambil peran dalam membentuknya.

Dengan target 6.000 peserta, keterlibatan 102 komunitas HR, delapan track, dan sekitar 100 penyedia solusi HR, AI, serta digitalisasi, IHCBS 2026 diarahkan menjadi ruang untuk mengubah diskusi tentang SDM menjadi aksi yang terukur dan berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PHK Makin Ganas, 43 Ribu Pekerja Terdampak

PHK Makin Ganas, 43 Ribu Pekerja Terdampak

Foto | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:49 WIB

Kinerja SDM Danone Indonesia Lampaui Benchmark Global

Kinerja SDM Danone Indonesia Lampaui Benchmark Global

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 08:06 WIB

Investasi SDM Mutlak Diperlukan di Tengah Semakin Kerasnya Persaingan Global

Investasi SDM Mutlak Diperlukan di Tengah Semakin Kerasnya Persaingan Global

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:08 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Cetak Talenta Unggul untuk Masa Depan Hilirisasi Nikel

Kolaborasi Kampus dan Industri Cetak Talenta Unggul untuk Masa Depan Hilirisasi Nikel

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Bea Cukai Pamer Kawasan Berikat Serap 20 Ribu Tenaga Kerja, Setoran Pajak Tembus Rp 21,41 T

Bea Cukai Pamer Kawasan Berikat Serap 20 Ribu Tenaga Kerja, Setoran Pajak Tembus Rp 21,41 T

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:52 WIB

Robot China 'Invasi' Industri Logistik di Inggris, Bagaimana Nasib Pekerja Manusia?

Robot China 'Invasi' Industri Logistik di Inggris, Bagaimana Nasib Pekerja Manusia?

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:52 WIB

BPDP Ungkap 41% Industri Sawit Nasional Dikelola Rakyat Langsung, Serap 16,5 Juta Tenaga Kerja

BPDP Ungkap 41% Industri Sawit Nasional Dikelola Rakyat Langsung, Serap 16,5 Juta Tenaga Kerja

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:48 WIB

Prabowo Minta Kampus Kuasai Teknologi Perkapalan

Prabowo Minta Kampus Kuasai Teknologi Perkapalan

News | Senin, 27 Juli 2026 | 16:26 WIB

Kemenhut Siapkan SDM Kehutanan Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Kemenhut Siapkan SDM Kehutanan Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 18:33 WIB

Askrindo Tegaskan Komitmen Bangun SDM Unggul Lewat Program Mobil Pintar

Askrindo Tegaskan Komitmen Bangun SDM Unggul Lewat Program Mobil Pintar

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:58 WIB

Terkini

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

×