LPDB Kawal Hilirisasi Tebu, Koperasi Perkuat Ekosistem Industri Gula Nasional

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Minggu, 07 Juni 2026 | 13:15 WIB
LPDB Kawal Hilirisasi Tebu, Koperasi Perkuat Ekosistem Industri Gula Nasional
Penandatanganan kerja sama antara koperasi dan PT Indogula Jayabaya dalam pengembangan industri gula nasional berbasis hilirisasi di Kediri, Jawa Timur. (Dok. LPDB Koperasi)

Suara.com - Guna memperkuat industri gula nasional berbasis koperasi, langkah nyata semakin ditunjukkan. Menteri Koperasi Republik Indonesia Ferry Juliantono menghadiri penandatanganan kerja sama strategis antara Koperasi Konsumen KANA Lautan Berkat, Koperasi Pemasaran Putra Harapan Jaya Kediri, dan PT Indogula Jayabaya di Kediri, Jawa Timur, Sabtu (6/6/2026).

Kolaborasi ini menjadi tonggak penting dalam pembangunan ekosistem industri gula nasional yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, dengan melibatkan petani tebu, koperasi, industri pengolahan, hingga jaringan pemasaran dalam satu rantai nilai usaha yang saling terhubung.

Hadir mendampingi Menteri Koperasi, Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi Kementerian Koperasi Henra Saragih, Staf Khusus Menteri Koperasi Bidang Harmonisasi dan Kolaborasi Ekosistem Koperasi, serta Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto.

Dalam sambutannya, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan bahwa model kemitraan koperasi seperti ini adalah bagian dari strategi besar pemerintah dalam memperkuat hilirisasi sektor pertanian dan mewujudkan swasembada gula nasional.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menghadiri penandatanganan kerja sama penguatan ekosistem industri gula berbasis koperasi di Kediri, Jawa Timur. (Dok. LPDB Koperasi)
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menghadiri penandatanganan kerja sama penguatan ekosistem industri gula berbasis koperasi di Kediri, Jawa Timur. (Dok. LPDB Koperasi)

"Kerja sama ini menunjukkan koperasi mampu menjadi pelaku utama dalam sektor produksi, distribusi, dan hilirisasi untuk memperkuat ekonomi rakyat. Koperasi perlu terus didorong agar tidak hanya bergerak pada sektor pembiayaan, tetapi juga berperan dalam produksi, pengolahan, dan distribusi. Untuk menuju swasembada gula sesuai arahan Presiden, kita akan mengurangi impor gula dan pada sisi lain menggenjot produksi gula nasional," ujar Ferry Juliantono.

Menteri Koperasi juga menitipkan pesan agar pengembangan industri gula berbasis koperasi dapat melibatkan semakin banyak petani tebu dan masyarakat sekitar. Menurutnya, keberadaan industri koperasi harus memberikan manfaat ekonomi yang luas, menciptakan lapangan kerja, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat di Kabupaten Kediri.

Koperasi Konsumen KANA Lautan Berkat adalah koperasi mitra LPDB Koperasi yang bergerak di bidang komoditas dan ekspor, serta telah menerima pembiayaan dana bergulir LPDB Koperasi pada 2025. Saat ini Koperasi KANA tengah memperkuat pengembangan industri gula melalui PT Indogula Jayabaya yang berlokasi di Kediri.

Sementara itu, Koperasi Pemasaran Putra Harapan Jaya Kediri adalah koperasi yang memiliki basis kuat pada sektor pemasaran dan distribusi komoditas pertanian, termasuk tebu.

Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto menyambut baik terjalinnya kemitraan strategis ini. Menurutnya, kolaborasi antar koperasi yang terhubung dengan sektor produksi dan industri pengolahan adalah model ideal dalam menciptakan koperasi yang kuat, modern, dan berkelanjutan.

"LPDB Koperasi tidak hanya hadir sebagai lembaga pembiayaan, tetapi juga sebagai katalisator pengembangan ekosistem usaha koperasi. Kerja sama antara Koperasi KANA, Koperasi Putra Harapan Jaya, dan PT Indogula Jayabaya menjadi contoh nyata bagaimana pembiayaan koperasi dapat mendorong tumbuhnya industri berbasis koperasi yang memberikan nilai tambah lebih besar bagi anggota dan petani," ujar Krisdianto.

Krisdianto menegaskan bahwa sektor gula adalah salah satu sektor strategis yang memiliki dampak luas terhadap ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, LPDB Koperasi terus mendukung koperasi yang bergerak pada sektor produktif dan memiliki orientasi hilirisasi.

"Kami melihat model bisnis yang dibangun dalam kerja sama ini sangat menjanjikan karena mengintegrasikan petani tebu, koperasi pemasaran, industri pengolahan, hingga akses pasar. Dengan ekosistem yang kuat, koperasi tidak hanya menjadi penonton, tetapi mampu menjadi pemain utama dalam rantai pasok industri gula nasional," tambahnya.

Lebih lanjut, Krisdianto berharap kemitraan ini dapat menjadi role model bagi pengembangan koperasi sektor riil di berbagai daerah Indonesia, khususnya dalam mendukung agenda pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian, dan mempercepat transformasi ekonomi berbasis koperasi.

Melalui kerja sama ini, para pihak menargetkan terbentuknya rantai pasok gula nasional yang lebih efisien, berdaya saing, dan berkelanjutan. Selain meningkatkan produktivitas tebu dan kapasitas pengolahan gula nasional, kemitraan ini juga diharapkan mampu memperkuat posisi petani dalam rantai nilai industri sekaligus memperbesar kontribusi koperasi terhadap pembangunan ekonomi nasional.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Info BPJS Kesehatan Diganti Klinik Kopdes Merah Putih, Ini Fakta Sebenarnya

Viral Info BPJS Kesehatan Diganti Klinik Kopdes Merah Putih, Ini Fakta Sebenarnya

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Rogoh Kocek APBN Rp600 Miliar, Mentan Amran Mau Buat Koperasi Peternak Ayam dan Petani Jagung

Rogoh Kocek APBN Rp600 Miliar, Mentan Amran Mau Buat Koperasi Peternak Ayam dan Petani Jagung

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Viral Lahan Bekas Masjid Dibongkar Dibangun Kopdes Merah Putih

Viral Lahan Bekas Masjid Dibongkar Dibangun Kopdes Merah Putih

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Persik Keok di Markas Persija, Marcos Reina Keluhkan Rumput JIS

Persik Keok di Markas Persija, Marcos Reina Keluhkan Rumput JIS

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Taktik Jitu STY, Masuk dari Bangku Cadangan Rizky Ridho Buat Persija Menang Comeback Atas Persik

Taktik Jitu STY, Masuk dari Bangku Cadangan Rizky Ridho Buat Persija Menang Comeback Atas Persik

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 21:21 WIB

Prabowo Panggil Yusril Bahas Definisi Korupsi, Revisi UU Tipikor Mengemuka

Prabowo Panggil Yusril Bahas Definisi Korupsi, Revisi UU Tipikor Mengemuka

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Ulasan Marinaleda karya Dan Hancox: Ketika Kota Kecil Menggugat Kapitalisme

Ulasan Marinaleda karya Dan Hancox: Ketika Kota Kecil Menggugat Kapitalisme

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Kabar Baik untuk Persija Jelang Lawan Persik, Rizky Ridho dan Kyohei Yoshino Tak Dicoret

Kabar Baik untuk Persija Jelang Lawan Persik, Rizky Ridho dan Kyohei Yoshino Tak Dicoret

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:58 WIB

Asal Bangun, Viral Kopdes di Sini Hampir Tenggelam karena Banjir

Asal Bangun, Viral Kopdes di Sini Hampir Tenggelam karena Banjir

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:41 WIB

Persija Tantang Persik Kediri, Shin Tae-yong Akui Timnya Bakal Kesusahan

Persija Tantang Persik Kediri, Shin Tae-yong Akui Timnya Bakal Kesusahan

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:16 WIB

Terkini

Cara Pakai Viva Sunscreen UV Foundation di Pagi Hari, Simak 3 Langkahnya

Cara Pakai Viva Sunscreen UV Foundation di Pagi Hari, Simak 3 Langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:06 WIB

Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur

Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur

Kaltim | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:04 WIB

Pemain Keturunan Mali Gabung Klub Norwegia, Bisa Jadi Amunisi John Herdman di Piala Asia 2027

Pemain Keturunan Mali Gabung Klub Norwegia, Bisa Jadi Amunisi John Herdman di Piala Asia 2027

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:02 WIB

Berapa Biaya Resmi Perpanjang SIM A dan SIM C 2026?

Berapa Biaya Resmi Perpanjang SIM A dan SIM C 2026?

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Ulasan Siti Si Vampir: Kehangatan Keluarga di Balik Komedi Mistik yang Unik

Ulasan Siti Si Vampir: Kehangatan Keluarga di Balik Komedi Mistik yang Unik

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:00 WIB

5 Sepatu Lari Terbaik untuk Pemilik Kaki Ramping, Empuk Tanpa Longgar

5 Sepatu Lari Terbaik untuk Pemilik Kaki Ramping, Empuk Tanpa Longgar

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:56 WIB

Mulai Dibahas, Pemberian Insentif untuk Mobil Hybrid Bakal Diusulkan Tahun Ini

Mulai Dibahas, Pemberian Insentif untuk Mobil Hybrid Bakal Diusulkan Tahun Ini

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Harga Emas Antam Masih Terus Naik Jadi Rp2,57 Juta/Gram

Harga Emas Antam Masih Terus Naik Jadi Rp2,57 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Cara Pakai Tinted Sunscreen Wardah yang Benar, Cukup 2 Jari

Cara Pakai Tinted Sunscreen Wardah yang Benar, Cukup 2 Jari

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Kasus Bobotoh Tewas Dibacok, Kapolres Bogor: Terduga Bukan Suporter

Kasus Bobotoh Tewas Dibacok, Kapolres Bogor: Terduga Bukan Suporter

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:44 WIB

×