Perusahaan Logistik Global Ungkap Nasib Pelaku Usaha RI di Pasar Internasional

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:05 WIB
Perusahaan Logistik Global Ungkap Nasib Pelaku Usaha RI di Pasar Internasional
DHL Express memberlakukan penyesuaian harga di Indonesia. (Dok: Istimewa)
baca 10 detik
  • DHL hadirkan AI untuk permudah pengiriman barang ke luar negeri.
  • UMKM RI bisa kurangi kerumitan dokumen dan proses kepabeanan.
  • Teknologi AI bantu tingkatkan akurasi dan cegah risiko keterlambatan.

Suara.com - Pelaku usaha Indonesia, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kini mendapat kemudahan baru untuk menembus pasar internasional. Perusahaan logistik global DHL Express meluncurkan fitur identifikasi barang berbasis kecerdasan buatan (AI) di Indonesia.

Teknologi tersebut memungkinkan pelanggan cukup memotret barang yang akan dikirim menggunakan smartphone. Sistem berbasis computer vision kemudian menganalisis foto dan secara otomatis menghasilkan deskripsi barang yang terstruktur sesuai standar dokumentasi internasional serta ketentuan kepabeanan dalam hitungan detik.

Inovasi ini menjadi langkah baru DHL Express untuk memangkas kerumitan yang selama ini dihadapi pelaku usaha ketika menyiapkan pengiriman lintas negara.

Selama ini, pengirim harus mendeskripsikan sendiri isi barang untuk kebutuhan kepabeanan. Proses tersebut kerap membutuhkan pengetahuan khusus, pemilihan kata yang tepat, serta pemahaman terhadap ketentuan kepabeanan di negara tujuan.

Dengan fitur AI tersebut, deskripsi barang yang dihasilkan dapat langsung ditinjau, diedit, atau disesuaikan pelanggan sebelum pengiriman diajukan. Bahkan, pelanggan tidak harus memiliki akun DHL Express untuk memanfaatkan fitur tersebut.

Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia Ahmad Mohamad mengatakan pemenuhan persyaratan kepabeanan masih menjadi salah satu tantangan bagi pelaku usaha Indonesia yang ingin memperluas pasar ke luar negeri.

“Dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diproyeksikan mencapai sekitar 5% pada 2026, kami melihat peluang yang terus terbuka bagi pelaku usaha untuk berekspansi ke pasar global,” ujar Ahmad.

Menurut dia, teknologi tersebut diharapkan membantu pelaku usaha mengurangi waktu yang selama ini tersita untuk menyiapkan dokumentasi pengiriman.

“Dengan demikian, pelaku usaha dapat mengurangi waktu untuk mengurus dokumentasi dan lebih fokus melayani pelanggan serta mengembangkan bisnis di pasar internasional,” tambahnya.

baca juga

Senior Director IT DHL Express Indonesia Yonata Bastian mengatakan penerapan AI tersebut ditujukan untuk mengurangi ketergantungan pada proses input manual dan pengalaman individu dalam mendeskripsikan barang.

“Dengan membantu pelanggan mengidentifikasi serta mendeskripsikan isi kiriman secara lebih akurat, kami dapat meningkatkan kualitas data sejak awal proses pengiriman,” kata Yonata.

Menurutnya, peningkatan kualitas data sejak awal tidak hanya membuat proses pemesanan lebih sederhana, tetapi juga dapat mendukung efisiensi di sepanjang rantai pengiriman.

DHL Express menyebut teknologi ini menjadi yang pertama di industri pengiriman ekspres global yang mengintegrasikan identifikasi barang berbasis computer vision secara langsung ke dalam alur pemesanan layanan ekspres internasional yang digunakan pelanggan dalam skala besar.

Fitur tersebut saat ini telah tersedia di lebih dari 30 negara dan pasar. DHL Express juga akan terus memperluas implementasinya sepanjang 2026.

Bagi pelaku usaha Indonesia, khususnya UMKM yang mulai mengincar konsumen luar negeri, inovasi ini berpotensi mengurangi salah satu hambatan dalam ekspor, yakni kesalahan atau ketidakakuratan informasi barang.

Dengan satu foto, pelanggan dapat memperoleh deskripsi barang untuk kemudian diperiksa sebelum pengiriman dilakukan. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan akurasi data, mengurangi risiko keterlambatan, mempercepat proses kepabeanan, sekaligus membuat pengiriman internasional lebih mudah diakses pelaku usaha dengan berbagai tingkat pengalaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beli Lokal Bikin UMKM Naik Kelas, Penjualan Melompat 51%

Beli Lokal Bikin UMKM Naik Kelas, Penjualan Melompat 51%

Foto | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Satu Kali Kunjungan, Dua Pergerakan: Inovasi Logistik untuk Kurangi Kepadatan Tanjung Priok

Satu Kali Kunjungan, Dua Pergerakan: Inovasi Logistik untuk Kurangi Kepadatan Tanjung Priok

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Bukan Cuma Konsumen, Mengapa Pelaku Usaha Didesak untuk Turut Kurangi Mikroplastik?

Bukan Cuma Konsumen, Mengapa Pelaku Usaha Didesak untuk Turut Kurangi Mikroplastik?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:39 WIB

Terkini

Hamza Choudhury Beri Peringatan ke Timnas Indonesia: Bangladesh Tak Lagi Mudah Ditaklukkan

Hamza Choudhury Beri Peringatan ke Timnas Indonesia: Bangladesh Tak Lagi Mudah Ditaklukkan

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 13:11 WIB

Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026

Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026

Liks | Rabu, 30 September 2026 | 13:10 WIB

BRI Bagikan Diskon hingga 90% dan Voucher Belanja di Toys Kingdom AEON

BRI Bagikan Diskon hingga 90% dan Voucher Belanja di Toys Kingdom AEON

Bri | Rabu, 30 September 2026 | 13:10 WIB

Menolak Tudingan HAM di PBB Saja Tidak Cukup: Butuh 'Diplomasi Terbuka'

Menolak Tudingan HAM di PBB Saja Tidak Cukup: Butuh 'Diplomasi Terbuka'

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 13:10 WIB

Sering Terjebak FOMO? Ini 3 Langkah Tepat Membedakan Kebutuhan dan Keinginan

Sering Terjebak FOMO? Ini 3 Langkah Tepat Membedakan Kebutuhan dan Keinginan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 13:05 WIB

Imigrasi Sumut Gandeng Bea Cukai dan Forkopimda, Komitmen Jaga Perairan Batu Bara

Imigrasi Sumut Gandeng Bea Cukai dan Forkopimda, Komitmen Jaga Perairan Batu Bara

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 13:05 WIB

Perbandingan Nilai Pasar Kevin Diks vs Gelandang Bangladesh Eks Leicester City

Perbandingan Nilai Pasar Kevin Diks vs Gelandang Bangladesh Eks Leicester City

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 13:03 WIB

Indeks Kripto CFX10 Koreksi 0,44%, Mayoritas Aset Merah

Indeks Kripto CFX10 Koreksi 0,44%, Mayoritas Aset Merah

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 13:02 WIB

5 Parfum Fresh Pria dengan Aroma Maskulin dan Menyegarkan

5 Parfum Fresh Pria dengan Aroma Maskulin dan Menyegarkan

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 13:02 WIB

Peserta Komcad Meninggal Saat Latsarmil, Tito Soroti Tes Kesehatan Sejak Pendaftaran

Peserta Komcad Meninggal Saat Latsarmil, Tito Soroti Tes Kesehatan Sejak Pendaftaran

News | Rabu, 30 September 2026 | 13:01 WIB

×