Arus Peti Kemas IPC TPK Tumbuh 8%, Tembus 2,17 Juta TEUs hingga Juli 2026

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:14 WIB
Arus Peti Kemas IPC TPK Tumbuh 8%, Tembus 2,17 Juta TEUs hingga Juli 2026
Suasana bongkar-muat peti kemas di Pelabuhan Jakarta International Container Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (12/8/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Arus peti kemas IPC TPK tumbuh 8% menjadi 2,17 juta TEUs.
  • Juli 2026 melonjak 13,7% menjadi 353.465 TEUs.
  • Teluk Bayur mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 30,8%.

Suara.com - Kinerja operasional PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) terus menunjukkan tren positif. Hingga Juli 2026, arus peti kemas yang ditangani perusahaan tercatat mencapai 2.171.202 TEUs, tumbuh 8% secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 2.009.185 TEUs.

Pertumbuhan tersebut mencerminkan peningkatan aktivitas bongkar muat di sejumlah terminal yang dikelola IPC TPK. Perusahaan menyebut capaian itu ditopang oleh optimalisasi layanan, efisiensi operasional, serta penguatan sinergi dengan para pengguna jasa.

“Capaian positif ini merupakan hasil dari komitmen berkelanjutan IPC TPK dalam menjaga operational excellence serta memperkuat sinergi dengan para pengguna jasa,” ujar Senior Manager Sekretariat Perusahaan IPC TPK, Daniel Setiawan.

Kinerja tersebut bahkan semakin menguat pada Juli 2026. Dalam satu bulan, arus peti kemas mencapai 353.465 TEUs, melonjak 13,7% dibandingkan Juli 2025 yang tercatat sebesar 310.846 TEUs.

Sejumlah terminal menjadi motor utama pertumbuhan pada Juli. Terminal Teluk Bayur mencatat kenaikan tertinggi sebesar 30,8%. Pertumbuhan kemudian diikuti Terminal Panjang sebesar 29,1%, Terminal Tanjung Priok 15,2%, dan Terminal Jambi sebesar 6%.

Lonjakan arus peti kemas tersebut menjadi sinyal positif bagi aktivitas logistik dan perdagangan melalui sejumlah pelabuhan yang berada dalam jaringan IPC TPK. Peningkatan volume juga menunjukkan pentingnya efisiensi layanan terminal dalam menjaga kelancaran distribusi barang.

IPC TPK mengatakan integrasi operasional dan efisiensi sistem kepelabuhanan terus diperkuat di seluruh wilayah kerja. Akselerasi pelayanan bongkar muat menjadi salah satu fokus perusahaan untuk menjaga kelancaran rantai pasok nasional sekaligus meningkatkan daya saing logistik Indonesia.

“Kami berharap pencapaian ini dapat terus menjadi pemicu semangat bagi seluruh tim IPC TPK untuk konsisten menjaga kualitas layanan, meningkatkan efisiensi operasional, dan mempertahankan tren kinerja positif,” kata Daniel.

Sebagai operator terminal petikemas, IPC TPK mengoperasikan jaringan layanan yang terintegrasi antarpelabuhan. Perusahaan merupakan salah satu Anak Usaha Level 2 PT Pelabuhan Indonesia (Persero).

baca juga

IPC TPK saat ini beroperasi di enam area kerja, yakni Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta, Pelabuhan Pontianak di Kalimantan Barat, Pelabuhan Panjang di Lampung, Pelabuhan Palembang di Sumatera Selatan, Pelabuhan Teluk Bayur di Sumatera Barat, serta Pelabuhan Jambi di Jambi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Sebut Bos-bos BUMN Banyak Ngarang Soal Laporan Keuangan: Bilang Untung Padahal Rugi

Prabowo Sebut Bos-bos BUMN Banyak Ngarang Soal Laporan Keuangan: Bilang Untung Padahal Rugi

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:05 WIB

Arab Saudi Cari Jalur Ekspor Minyak Baru, Masa Depan Selat Hormuz Makin Suram karena Perang

Arab Saudi Cari Jalur Ekspor Minyak Baru, Masa Depan Selat Hormuz Makin Suram karena Perang

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:52 WIB

Ekspor UMKM Naik, Tapi 60-70 Persen Pelaku Masih Belum Pernah Kirim Produk ke Luar Negeri

Ekspor UMKM Naik, Tapi 60-70 Persen Pelaku Masih Belum Pernah Kirim Produk ke Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:02 WIB

Terkini

Klaim Karhutla Sudah Lenyap, BPBD: Asap di Riau dari Provinsi Tetangga

Klaim Karhutla Sudah Lenyap, BPBD: Asap di Riau dari Provinsi Tetangga

Riau | Selasa, 29 September 2026 | 19:24 WIB

Main Bareng Lydi Kandou di Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, Lukman Sardi Grogi Setengah Mati

Main Bareng Lydi Kandou di Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, Lukman Sardi Grogi Setengah Mati

Entertainment | Selasa, 29 September 2026 | 19:23 WIB

Dulu Atapnya Ambruk, SDN Kebayoran Lama Selatan Kini Dibangun 4 Lantai Lengkap Fasilitas Lift

Dulu Atapnya Ambruk, SDN Kebayoran Lama Selatan Kini Dibangun 4 Lantai Lengkap Fasilitas Lift

News | Selasa, 29 September 2026 | 19:17 WIB

Pesan DPR ke Ombudsman Usai Bongkar Fasilitas Mewah Lapas: Jaga Diri, Jangan Kalian Kena Santet

Pesan DPR ke Ombudsman Usai Bongkar Fasilitas Mewah Lapas: Jaga Diri, Jangan Kalian Kena Santet

News | Selasa, 29 September 2026 | 19:14 WIB

Pemerintah Perketat Restitusi Pajak Tahun Depan, Menkeu Bisa Audit Khusus

Pemerintah Perketat Restitusi Pajak Tahun Depan, Menkeu Bisa Audit Khusus

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 19:13 WIB

Sidang Korupsi Chromebook Muara Enim: Saksi Ungkap Skema Fee, 5 Persen untuk Bupati Edison

Sidang Korupsi Chromebook Muara Enim: Saksi Ungkap Skema Fee, 5 Persen untuk Bupati Edison

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 19:12 WIB

Kejar Amanat MK, DPR Targetkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Rampung 8 Oktober

Kejar Amanat MK, DPR Targetkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Rampung 8 Oktober

News | Selasa, 29 September 2026 | 19:10 WIB

Massa Pemulung Nilai PT DPM Tak Hormati Proses Hukum

Massa Pemulung Nilai PT DPM Tak Hormati Proses Hukum

Sumut | Selasa, 29 September 2026 | 19:09 WIB

Perbedaan Shio Kelinci Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Air: Bagaimana Karakternya?

Perbedaan Shio Kelinci Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Air: Bagaimana Karakternya?

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 19:05 WIB

Heboh Napi Bisa Pakai HP, Lapas Ujungtanjung Angkat Bicara

Heboh Napi Bisa Pakai HP, Lapas Ujungtanjung Angkat Bicara

Riau | Selasa, 29 September 2026 | 19:02 WIB

×