CORE Nilai Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen dalam Asumsi APBN Terlalu Optimistis

Vania Rossa, Rina Anggraeni

Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:18 WIB
CORE Nilai Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen dalam Asumsi APBN Terlalu Optimistis
Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai enam persen dalam Rancangan APBN 2027. (tangkap layar)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai enam persen dalam Rancangan APBN 2027.
  • CORE Indonesia menilai target pertumbuhan ekonomi enam persen pada tahun 2027 terlalu optimistis dan tidak realistis.
  • Asumsi ekonomi yang terlalu tinggi dikhawatirkan dapat merusak kredibilitas kebijakan fiskal di hadapan pasar.

Suara.com - Target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 6 persen pada 2027 dinilai terlalu optimistis oleh Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia. Pemerintah dinilai perlu menggunakan asumsi yang lebih realistis dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Direktur Riset Bidang Makroekonomi, Kebijakan Fiskal dan Moneter CORE Indonesia, Akbar Susamto, mengatakan asumsi pertumbuhan ekonomi 2027 di kisaran 5,8–6,5 persen tergolong agresif.

“Jika benar bahwa asumsi pertumbuhan ekonominya adalah 5,8–6,5 persen, tentu saja kita tahu itu asumsi yang sangat optimistis,” ujar Akbar dalam paparannya secara virtual, dikutip Minggu (16/8/2026).

Menurut Akbar, belum terdapat faktor yang cukup kuat, baik dari sisi eksternal maupun internal, untuk meyakini pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai sekitar 6 persen pada 2027.

“Rasanya belum ada alasan yang bisa membuat kita menjadi sangat optimistis, di mana pertumbuhan ekonomi sekitar 6 persen. Jadi faktor eksternal dan internal itu belum ada yang bisa memberikan kita alasan untuk begitu yakin bahwa kita akan mencapai itu,” katanya.

Target 6 Persen Dinilai Terlalu Tinggi

Akbar menilai pemerintah perlu menyusun asumsi ekonomi berdasarkan kondisi empiris dan mempertimbangkan berbagai risiko yang dapat memengaruhi perekonomian.

Ia menyebut target batas atas pertumbuhan ekonomi 6 persen berpotensi lebih mencerminkan harapan politik dibandingkan proyeksi objektif.

“Target batas atas 6 persen terlalu tinggi dan cenderung menjadi harapan politik ketimbang proyeksi objektif,” ujar Akbar.

baca juga

Menurutnya, penggunaan asumsi yang terlalu optimistis dalam dokumen APBN juga dapat berdampak terhadap persepsi pasar mengenai kredibilitas kebijakan fiskal Indonesia.

Karena itu, pemerintah dinilai perlu memastikan setiap asumsi makroekonomi yang digunakan memiliki dasar data dan perhitungan yang kuat.

“Dokumen negara seperti APBN harus disusun serealistis mungkin berdasarkan data empiris di lapangan agar pasar tidak meragukan kredibilitas fiskal RI,” tegasnya.

Prabowo Target Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6 persen pada 2027.

Target tersebut lebih tinggi dibandingkan asumsi pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan dalam APBN 2026 sebesar 5,4 persen.

“Pertumbuhan ekonomi tahun 2027 ditargetkan mencapai 6 persen. Lebih tinggi dari target APBN 2026 sebesar 5,4 persen,” kata Prabowo.

Target pertumbuhan tersebut menjadi salah satu dasar dalam penyusunan rencana anggaran negara untuk 2027.

Pemerintah merencanakan belanja negara mencapai Rp4.097,2 triliun pada 2027. Angka tersebut meningkat dibandingkan alokasi belanja negara dalam APBN 2026 sebesar Rp3.842,7 triliun.

Sementara itu, pendapatan negara diperkirakan mencapai Rp3.426 triliun, naik dari Rp3.153,6 triliun pada APBN 2026.

Untuk menutup kebutuhan anggaran tersebut, pemerintah merencanakan pembiayaan sebesar Rp671,2 triliun. Defisit anggaran ditargetkan berada di level 2,40 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Di tengah target pertumbuhan yang lebih tinggi tersebut, CORE mengingatkan agar pemerintah tetap menjaga kehati-hatian dalam menetapkan asumsi ekonomi. Proyeksi yang realistis dinilai penting agar APBN tetap kredibel sekaligus mampu mengantisipasi berbagai ketidakpastian ekonomi, baik dari dalam maupun luar negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantuan Sembako dari Presiden Mulai Didistribusikan ke Wilayah Terdampak Gempa NTT

Bantuan Sembako dari Presiden Mulai Didistribusikan ke Wilayah Terdampak Gempa NTT

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:04 WIB

Purbaya Bakal Terapkan Pajak Baru Jika Ini Terjadi di 2027

Purbaya Bakal Terapkan Pajak Baru Jika Ini Terjadi di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:10 WIB

Ekonom CORE Apresiasi Pemerintah Berkomitmen Jaga Defisit di bawah 3 Persen

Ekonom CORE Apresiasi Pemerintah Berkomitmen Jaga Defisit di bawah 3 Persen

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Terkini

Nahkoda KM Virgo Transport 8 Ditetapkan Tersangka dan Ditahan!

Nahkoda KM Virgo Transport 8 Ditetapkan Tersangka dan Ditahan!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:11 WIB

Kim Young Kwang dan Lee Ju Myoung Dipastikan Bintangi The Queen of Taming

Kim Young Kwang dan Lee Ju Myoung Dipastikan Bintangi The Queen of Taming

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 21:00 WIB

Apakah 28 Oktober 2026 Hari Libur Nasional? Ini Daftar Tanggal Merah Bulan Depan

Apakah 28 Oktober 2026 Hari Libur Nasional? Ini Daftar Tanggal Merah Bulan Depan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 20:55 WIB

6 Shio yang Bakal Banjir Duit di Bulan Oktober 2026 Menurut Ahli Tarot

6 Shio yang Bakal Banjir Duit di Bulan Oktober 2026 Menurut Ahli Tarot

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 20:50 WIB

Sumsel Dikepung 2.639 Titik Panas Hari Ini, Apa yang Sebenarnya Sedang Terjadi?

Sumsel Dikepung 2.639 Titik Panas Hari Ini, Apa yang Sebenarnya Sedang Terjadi?

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 20:42 WIB

Kasus Karhutla: 138 Orang Ditetapkan Tersangka, 68 Perusahaan Disegel!

Kasus Karhutla: 138 Orang Ditetapkan Tersangka, 68 Perusahaan Disegel!

News | Rabu, 30 September 2026 | 20:38 WIB

Harga Cabai Merah Palembang Rp70 Ribu per Kilogram, Stok Aman tapi Kenapa Tetap Mahal?

Harga Cabai Merah Palembang Rp70 Ribu per Kilogram, Stok Aman tapi Kenapa Tetap Mahal?

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 20:22 WIB

Prabowo Minta Kemenkeu-Danantara Kolaborasi Jaga Ekonomi RI

Prabowo Minta Kemenkeu-Danantara Kolaborasi Jaga Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 20:20 WIB

Biaya Logistik dan Jalur Air Lumpuh, Sektor Ekspor Tertatih-tatih Tahan Laju

Biaya Logistik dan Jalur Air Lumpuh, Sektor Ekspor Tertatih-tatih Tahan Laju

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 20:19 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Volume Air dalam Tabung Horizontal yang Terisi Sebagian?

Bagaimana Cara Menghitung Volume Air dalam Tabung Horizontal yang Terisi Sebagian?

Tekno | Rabu, 30 September 2026 | 20:10 WIB

×