RAPBN 2027: Target Penerimaan PPN dan PPnBM Naik Jadi Rp 1.126,1 Triliun, Tumbuh 13,4%

Dicky Prastya

Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:32 WIB
RAPBN 2027: Target Penerimaan PPN dan PPnBM Naik Jadi Rp 1.126,1 Triliun, Tumbuh 13,4%
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Dok. Kemenkeu]
baca 10 detik
  • Pemerintah menargetkan penerimaan PPN dan PPnBM dalam RAPBN 2027 mencapai Rp1.126,1 triliun, tumbuh 13,4 persen dari tahun 2026.
  • Penerimaan pajak sektor konsumsi tersebut sangat bergantung pada tingkat konsumsi masyarakat, inflasi, perdagangan domestik, serta tren impor.
  • Pemerintah berencana mengoptimalkan penerimaan pajak melalui penguatan administrasi, pemanfaatan teknologi, peningkatan kepatuhan, dan perluasan basis pemajakan.

Suara.com - Pemerintah dalam hal ini Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan penerimaan negara dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) mencapai Rp 1.126,1 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027. Angka tersebut tumbuh 13,4 persen secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan dengan outlook APBN 2026.

Mengutip Buku II Nota Keuangan beserta RAPBN Tahun Anggaran 2027, penerimaan PPN dan PPnBM menjadi tumpuan utama penerimaan perpajakan sektor konsumsi, yang kinerjanya sangat bergantung pada tingkat konsumsi masyarakat, laju inflasi, aktivitas perdagangan domestik, serta tren impor barang dan jasa.

Oleh karena itu, laju pertumbuhan penerimaan PPN dan PPnBM menjadi salah satu indikator kunci yang mencerminkan tingkat daya beli masyarakat serta geliat aktivitas ekonomi di tingkat konsumen.

"Penerimaan PPN dan PPnBM dalam RAPBN Tahun 2027 ditargetkan mencapai sebesar Rp1.126.103,8 miliar atau tumbuh 13,4 persen dibandingkan outlook tahun 2026," dikutip dari Buku II Nota Keuangan beserta RAPBN Tahun Anggaran 2027, Selasa (18/8/2026).

Penerimaan PPN dan PPnBM di RAPBN 2027 melanjutkan tren positif dari target Pemerintah dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2022, realisasi PPN dan PPnBM tercatat sebesar Rp 687,6 triliun atau naik 24,6 persen.

Tren kenaikan berlanjut pada 2023 dengan capaian Rp 763,6 triliun (naik 11,1 persen), serta pada 2024 yang mencapai Rp 828,4 triliun (naik 8,5 persen). Pada

Namun pada 2025, penerimaan PPN dan PPnBM terealisasi sebesar Rp 792,4 triliun atau turun 4,4 persen. Penurunan tersebut terutama dipengaruhi oleh meningkatnya realisasi restitusi hingga akhir tahun, sehingga menekan penerimaan neto meskipun aktivitas ekonomi dan konsumsi domestik tetap menunjukkan kinerja yang relatif terjaga.

Khusus 2026, penerimaan PPN dan PPnBM diproyeksikan naik menjadi Rp 993,3 triliun atau tumbuh 25,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini didorong oleh meningkatnya aktivitas produksi, distribusi, perdagangan, serta konsumsi barang dan jasa yang menjadi basis utama pemungutan PPN dan PPnBM.

"Dengan mempertimbangkan prospek konsumsi domestik yang tetap kuat, berkembangnya aktivitas produksi dan perdagangan, serta keberlanjutan transformasi ekonomi nasional, Pemerintah akan terus mengoptimalkan penerimaan PPN dan PPnBM pada tahun 2027. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan administrasi perpajakan, peningkatan pemanfaatan teknologi dan integrasi data perpajakan, penguatan kepatuhan wajib pajak, serta perluasan basis pemajakan yang adaptif terhadap perkembangan model bisnis dan ekonomi digital," jelas buku tersebut.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RAPBN 2027: Pemerintah Targetkan Penerimaan PPh Rp 1.277,7 Triliun, Naik 9,9%

RAPBN 2027: Pemerintah Targetkan Penerimaan PPh Rp 1.277,7 Triliun, Naik 9,9%

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:19 WIB

DPR Setuju Bahas RAPBN 2027, Anggaran MBG Jadi Sorotan

DPR Setuju Bahas RAPBN 2027, Anggaran MBG Jadi Sorotan

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:40 WIB

Bayar Zakat Lewat BRILink Bisa Kurangi Pajak? Ini Penjelasannya

Bayar Zakat Lewat BRILink Bisa Kurangi Pajak? Ini Penjelasannya

Bri | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:13 WIB

Prabowo Bakal Habiskan Rp4000 Triliun di 2027, Ini Perusahaan yang Bakal Cuan Besar

Prabowo Bakal Habiskan Rp4000 Triliun di 2027, Ini Perusahaan yang Bakal Cuan Besar

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:42 WIB

Purbaya Mau Tambah Anggaran Bea Cukai Rp 1 Miliar Lebih, Dianggap Kinerjanya Makin Baik

Purbaya Mau Tambah Anggaran Bea Cukai Rp 1 Miliar Lebih, Dianggap Kinerjanya Makin Baik

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:13 WIB

Purbaya Pastikan Cukai MBDK Belum Diterapkan Tahun Depan

Purbaya Pastikan Cukai MBDK Belum Diterapkan Tahun Depan

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 15:36 WIB

Terkini

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:43 WIB

×