Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.449,830
LQ45 631,032
Srikehati 307,374
JII 384,118
USD/IDR 17.851

Produktivitas Cabai Rawit Digenjot, Hasil Panen Naik hingga 15%

Dicky Prastya

Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:00 WIB
Produktivitas Cabai Rawit Digenjot, Hasil Panen Naik hingga 15%
Ilustrasi cabai rawit; [Dok. Antara]
baca 10 detik
  • PT Petrokimia Gresik mengadakan Pestani Rawit Groo Festival pada Rabu, 19 Agustus 2026 di Jawa Timur.
  • Sebanyak 270 petani cabai rawit menerapkan praktik pemupukan berbasis teknologi untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
  • Penerapan metode budidaya terarah tersebut berhasil meningkatkan hasil panen cabai rawit hingga 15 persen.

Suara.com - Ratusan petani cabai rawit di Jawa Timur menerapkan praktik budidaya yang lebih terarah untuk meningkatkan hasil panen. Terbukti, metode ini meningkatkan hasil panen hingga 15 persen.

Hal ini dilakukan oleh PT Petrokimia Gresik (Persero) selaku perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero). Lewat Pestani Rawit Groo Festival, sebanyak 270 petani dari Malang, Kediri, Mojokerto, Blitar, dan Probolinggo mengikuti program ini dengan menerapkan pemupukan dan budidaya berbasis teknologi di lahan masing-masing.

Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo menjelaskan bahwa penerapan praktik budidaya tersebut menunjukkan hasil positif. Berkat demonstration plot (demplot), hasil panen mencapai 11,5 ton per hektare atau meningkat sekitar 13-15 persen dibandingkan sebelumnya yang mencapai 10 ton per hektare.

“Kami ingin mendorong petani cabai rawit di Jawa Timur untuk terus meningkatkan hasil panen melalui pemupukan berimbang, pemanfaatan teknologi, dan praktik budidaya yang tepat, sehingga hasil panen semakin baik dan usaha tani semakin menguntungkan. Komitmen ini kami wujudkan melalui Pestani Rawit Groo Festival,” ujar Adit, Rabu (19/8/2026).

Ia menjelaskan bahwa Jawa Timur memiliki peran penting dalam produksi cabai rawit nasional. Tercatat sekitar 35 persen produksi cabai rawit nasional berasal dari Jawa Timur, dengan total produksi mencapai lebih dari 600 ribu ton.

Untuk itu, peningkatan produktivitas menjadi penting guna menjaga pasokan cabai sekaligus mendukung ketahanan pangan. Melalui Pestani Rawit Groo Festival, proses budidaya dan hasilnya juga dilombakan.

Petrokimia Gresik memperkenalkan inovasi dan produk pertanian sebagai bagian dari upaya mendorong penerapan budidaya berbasis teknologi dan data untuk meningkatkan produktivitas petani.
Petrokimia Gresik memperkenalkan inovasi dan produk pertanian sebagai bagian dari upaya mendorong penerapan budidaya berbasis teknologi dan data untuk meningkatkan produktivitas petani.

Dalam kategori Groo Field Creation, peserta menerapkan paket budidaya yang telah disiapkan Petrokimia Gresik sejak tanam hingga panen. Penilaian lomba dilakukan berdasarkan berat total 54 buah cabai rawit dengan bobot penilaian sebesar 80 persen, sedangkan dokumentasi budidaya memiliki bobot 20 persen.

Angka 54 dalam lomba tersebut memiliki makna khusus karena tahun ini Petrokimia Gresik memperingati HUT ke-54. Semangat ulang tahun perusahaan diwujudkan melalui kegiatan yang dekat dengan petani, sekaligus menjadi ruang untuk menunjukkan bahwa peningkatan produktivitas dapat dimulai dari praktik budidaya yang sederhana, tepat, dan konsisten.

Selain kompetisi di lahan, Pestani Rawit Groo Festival juga menghadirkan Groo Plant Creator yang melibatkan 270 pegiat urban farming dari 27 provinsi di Indonesia.

baca juga

Lewat program ini, peserta membagikan pengalaman budidaya cabai, mulai dari penanaman hingga panen melalui media sosial. Program tersebut turut diperkuat melalui Groo Plant Partner yang melibatkan 54 influencer, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), dan stakeholder untuk memperluas edukasi pertanian serta mendekatkan dunia pertanian kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Secara keseluruhan, Groo Festival melibatkan 540 peserta yang terdiri atas petani dan pegiat urban farming dari berbagai daerah di Indonesia.

“Kompetisi ini tidak hanya mencari petani dengan hasil panen terbaik, tetapi juga mendorong peserta untuk belajar dan membuktikan langsung penerapan budidaya yang lebih terarah di lahan masing-masing. Kami berharap praktik budidaya yang mampu memberikan hasil optimal ini dapat diduplikasi oleh petani lain di Jawa Timur, sehingga manfaat program semakin luas,” bebernya.

Adit menjelaskan bahwa Petrokimia Gresik dalam program ini memperkenalkan pendekatan pertanian berbasis teknologi dan data untuk membantu petani mengambil keputusan budidaya dengan lebih tepat.

Dengan aplikasi AgrooFertile, petani mendapatkan layanan yang mengintegrasikan teknologi artificial intelligence (AI), layanan agronomi, dan basis data.

Sementara Buku Kesuburan Tanah menjadi referensi untuk memahami kondisi tanah, pentingnya uji tanah, pemupukan berimbang, dan pertanian berbasis data. Menurutnya, teknologi akan memberikan manfaat yang lebih besar ketika dapat digunakan dan dipahami oleh petani dalam aktivitas sehari-hari.

“Kami ingin teknologi hadir bukan sekadar sebagai alat, tetapi menjadi solusi yang benar-benar membantu petani mengambil keputusan, mengelola lahannya dengan lebih baik, dan menghasilkan produktivitas yang lebih tinggi,” ujar Adit.

Sementara itu Kepala Bidang Tanaman Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, Pudjiati Ningsih berharap semakin banyak petani di Jawa Timur dapat memanfaatkan program tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan manfaat nyata dalam mendorong peningkatan produktivitas dan hasil panen.

“Saya berharap kegiatan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menjaga ketahanan pangan. Melalui program ini kita bisa menjaga produktivitas dan kualitas cabai rawit,” kata dia.

Pudjiati menyampaikan, program tersebut sangat tepat sasaran dijalankan di Jawa Timur mengingat provinsi ini merupakan penghasil cabai rawit terbesar di Indonesia.

Ia pun berharap program ini dapat diaplikasikan pada komoditas lain di Jawa Timur selain cabai rawit, semangka, dan melon yang sudah dioptimalkan melalui Program Pestani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Pangan 19 Agustus: Cabai dan Daging Sapi Merangkak Naik

Harga Pangan 19 Agustus: Cabai dan Daging Sapi Merangkak Naik

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Kabinet Bayangan Bersama Petani Kendeng Gelar Upacara Rakyat Peringati Kemerdekaan

Kabinet Bayangan Bersama Petani Kendeng Gelar Upacara Rakyat Peringati Kemerdekaan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 14:41 WIB

Harga Daging Sapi dan Gula Kompak Naik, Cabai Rawit Merah Masih Pedas

Harga Daging Sapi dan Gula Kompak Naik, Cabai Rawit Merah Masih Pedas

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:17 WIB

Harga Pangan Rata-rata Naik di HUT RI, Cabai Rawit Hampir Rp100 Ribu/Kg

Harga Pangan Rata-rata Naik di HUT RI, Cabai Rawit Hampir Rp100 Ribu/Kg

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 09:46 WIB

Hari Jadi Ke-81 Jateng: Dari Sawah Jawa Tengah untuk Meja Makan Indonesia

Hari Jadi Ke-81 Jateng: Dari Sawah Jawa Tengah untuk Meja Makan Indonesia

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:23 WIB

Prabowo Janji Tak Boleh Ada Rakyat Indonesia Kelaparan, Petani Harus Disejahterakan

Prabowo Janji Tak Boleh Ada Rakyat Indonesia Kelaparan, Petani Harus Disejahterakan

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:04 WIB

Terkini

Peringati HUT RI ke-81, Semen Gresik Dorong Insan Perusahaan Hadirkan Karya Terbaik bagi Negeri

Peringati HUT RI ke-81, Semen Gresik Dorong Insan Perusahaan Hadirkan Karya Terbaik bagi Negeri

Jawa Tengah | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Kenapa Kulit Melasma dan Flek Hitam Disarankan Pakai Tinted Sunscreen? Begini Kata Dokter

Kenapa Kulit Melasma dan Flek Hitam Disarankan Pakai Tinted Sunscreen? Begini Kata Dokter

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:10 WIB

6 Shio Paling Beruntung Akhir Agustus 2026: Rezeki Nomplok hingga Asmara Membara

6 Shio Paling Beruntung Akhir Agustus 2026: Rezeki Nomplok hingga Asmara Membara

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Tanggapan Istana soal Sorotan Netizen Terkait Gambar Prabowo di Atraksi Terjun Payung HUT RI

Tanggapan Istana soal Sorotan Netizen Terkait Gambar Prabowo di Atraksi Terjun Payung HUT RI

Video | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Proyek Danantara Development Management Fund Dipastikan Tak Pakai APBN

Proyek Danantara Development Management Fund Dipastikan Tak Pakai APBN

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:03 WIB

Pemadaman Karhutla di Habitat Harimau Pelalawan Terkendala Ketebalan Gambut

Pemadaman Karhutla di Habitat Harimau Pelalawan Terkendala Ketebalan Gambut

Riau | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Bursa Kripto CFX Perkuat Komitmen Keberlanjutan Melalui Aksi Pelestarian Laut di Bali

Bursa Kripto CFX Perkuat Komitmen Keberlanjutan Melalui Aksi Pelestarian Laut di Bali

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Gatot Nurmantyo Wanti-wanti Prabowo! Ancaman Perang Kognitif Bisa Lumpuhkan Pemerintahan

Gatot Nurmantyo Wanti-wanti Prabowo! Ancaman Perang Kognitif Bisa Lumpuhkan Pemerintahan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Indonesia Peringkat 118 Dunia Saatnya John Herdman Buktikan Garuda Layak Juara FIFA ASEAN Cup

Indonesia Peringkat 118 Dunia Saatnya John Herdman Buktikan Garuda Layak Juara FIFA ASEAN Cup

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:54 WIB

AI Makin Canggih, Penipuan Digital dan Deepfake Rugikan Indonesia Rp9,1 Triliun

AI Makin Canggih, Penipuan Digital dan Deepfake Rugikan Indonesia Rp9,1 Triliun

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:48 WIB

×