Urgensi Kehadiran Bursa Mineral dan Komoditas Strategis

Achmad Fauzi

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:22 WIB
Urgensi Kehadiran Bursa Mineral dan Komoditas Strategis
Urgensi pembentukkan Bursa Mineral dan Komoditas Strategi (BMKS). [Suara.com/Gemini AI].
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto menargetkan operasional Bursa Mineral dan Komoditas Strategis pada 1 Januari 2027.
  • Otoritas Jasa Keuangan menunjuk Sarjito sebagai Kepala Eksekutif Pengawas BMKS untuk mengawasi perdagangan komoditas nasional.
  • Langkah ini bertujuan menciptakan harga acuan ekspor mandiri dan pasar global yang transparan bagi Indonesia.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto telah menggaungkan Indonesia memiliki Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS). Bursa tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada 1 Januari 2027.

Pembentukan BMKS dilandasi keinginan pemerintah agar Indonesia memiliki harga acuan ekspor untuk komoditas-komoditas unggulan. Dengan begitu, diharapkan tercipta pasar yang transparan, likuid, dan dipercaya di kancah global.

BMKS juga diharapkan dapat mempertemukan produsen, petani, eksportir, pembeli, dan investor dalam satu sistem perdagangan yang lebih terintegrasi dan dapat diawasi.

Apa Itu Bursa Mineral dan Komoditas Strategis?

Presiden Prabowo Subianto menargetkan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk kembali mencatatkan keuntungan pada awal 2027. Tangkapan layar
Presiden Prabowo Subianto. Tangkapan layar

Secara umum, BMKS merupakan otoritas yang menyediakan layanan jual beli produk komoditas melalui instrumen perdagangan kontrak berjangka (futures) dan swap, sekaligus menyediakan mekanisme lindung nilai (hedging).

Selain itu, BMKS berperan dalam pembentukan harga komoditas yang diperdagangkan antara pembeli dan penjual.

Artinya, harga komoditas tidak semata-mata ditentukan secara sepihak oleh penjual maupun pembeli, melainkan terbentuk melalui mekanisme pasar yang transparan.

Negara yang Memiliki Bursa Mineral dan Komoditas

PT Weda Bay Nickel (WBN), pada Kamis (12/2/2026) mengatakan akan mengajukan permohonan revisi kuota produksi nikel kepada pemerintah Indonesia, setelah jatahnya untuk 2026 dipangkas sebesar 71 persen. [Antara]
Ilustrasi Pertambangan Nikel. [Antara]

Sejumlah bursa komoditas dunia telah menjadi rujukan dalam pembentukan harga berbagai komoditas strategis. Di antaranya:

baca juga
  1. London Metal Exchange (LME)
    Komoditas utama: tembaga, nikel, timah, aluminium, dan seng.
  2. Singapore Exchange (SGX)
    Komoditas utama: bijih besi, karet, dan energi.
  3. Bursa Malaysia Derivatives (BMD)
    Komoditas utama: minyak kelapa sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO).
  4. Dalian Commodity Exchange (DCE)
    Komoditas utama: bijih besi, produk pertanian, dan petrokimia.

Komoditas Strategis yang Bisa Diatur BMKS

Ilustrasi CPO/crude palm oil (Freepik)
Ilustrasi CPO/crude palm oil (Freepik)

Pengamat ekonomi dari Indonesia Strategic and Economic Institution, Ronny P Sasmita, mengatakan terdapat sejumlah komoditas yang berpotensi masuk dalam pengaturan BMKS.

Menurut dia, setidaknya ada enam kelompok komoditas yang memiliki potensi, yakni:

  1. Nikel
  2. CPO
  3. Timah murni batangan
  4. Batu bara
  5. Tembaga dan emas
  6. Kopi dan karet alam

Dari sejumlah komoditas tersebut, Ronny menilai nikel menjadi salah satu komoditas yang paling berpotensi untuk dikuasai dalam hal pembentukan dan pengaturan harga.

Hal ini tidak terlepas dari kebijakan hilirisasi dan larangan ekspor bahan mentah yang membuat posisi Indonesia dalam pasar nikel global semakin kuat.

Dengan pangsa pasar yang besar, Indonesia dinilai memiliki modal untuk ikut membangun referensi harga nikel di tingkat global.

Perjalanan Pembentukan BMKS

Perjalanan pembentukan BMKS masih cukup panjang. Setelah terjadi pengalihan kewenangan pengawasan dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK), akan dibentuk divisi khusus yang mengawasi BMKS.

Divisi tersebut akan dipimpin oleh Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS).

Presiden Prabowo juga telah menunjuk Sarjito sebagai calon Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS).

Selanjutnya, OJK akan menerbitkan Peraturan OJK (POJK) yang menjadi dasar pembentukan dan penyelenggaraan BMKS. Aturan tersebut merupakan turunan dari Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

Mengapa BMKS Penting bagi Indonesia?

Ronny mengakui pembentukan BMKS merupakan kebijakan berani dari Presiden Prabowo Subianto. Sebab, selama ini Indonesia cenderung mengikuti referensi harga komoditas yang terbentuk di luar negeri karena belum memiliki bursa komoditas strategis sendiri.

Padahal, Indonesia merupakan salah satu produsen komoditas terbesar di dunia. Karena itu, menurut Ronny, tidak ada salahnya Indonesia turut memiliki peran dalam menentukan mekanisme perdagangan dan pembentukan harga komoditas strategis.

"Indonesia telah terlalu lama menanggung ketimpangan nilai akibat menyerahkan pembentukan harga sumber daya alamnya kepada bursa berjangka luar negeri. Penguatan landasan hukum melalui revisi UU P2SK serta pengalihan wewenang pengawasan ke OJK merupakan langkah awal yang tepat dalam membangun pasar keuangan komoditas yang modern," ucapnya.

Namun, Ronny menuturkan keberhasilan BMKS tidak cukup hanya dengan pembentukan lembaga dan regulasi. Pemerintah juga membutuhkan ketepatan kebijakan serta kesiapan teknis dalam mengeksekusi arsitektur bursa.

"Jika Pemerintah Indonesia dan OJK mampu memadukan pendekatan kewajiban bertahap (phased mandatory approach), membangun pasar derivatif yang transparan, menyediakan jaringan kliring berskala global, dan menjaga independensi bursa dari intervensi komersial, maka BMKS selain menjadi simbol kedaulatan ekonomi nasional, juga bisa segera bertransformasi menjadi pusat penentu harga komoditas strategis dunia yang kredibel dan disegani," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil Ungkap Alasan Presiden Bentuk Bursa Mineral: Prabowo Mau Seluruh Kekayaan Kita Yang Atur!

Bahlil Ungkap Alasan Presiden Bentuk Bursa Mineral: Prabowo Mau Seluruh Kekayaan Kita Yang Atur!

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:44 WIB

Siapa Sardjito? Kandidat Bos Bursa Mineral Pilihan Prabowo

Siapa Sardjito? Kandidat Bos Bursa Mineral Pilihan Prabowo

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 11:59 WIB

APNI Minta Bursa Mineral Prioritaskan Produsen Nasional dan Transaksi Fisik

APNI Minta Bursa Mineral Prioritaskan Produsen Nasional dan Transaksi Fisik

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Terkini

Rombakan Besar di Tubuh Polri: Kapolri Suyudi Rotasi Kabareskrim, Kabarhakam, hingga Kadensus 88

Rombakan Besar di Tubuh Polri: Kapolri Suyudi Rotasi Kabareskrim, Kabarhakam, hingga Kadensus 88

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:00 WIB

BRI Perkuat Ekosistem MotoGP Mandalika 2026 Lewat Pariwisata, UMKM, dan Keberlanjutan

BRI Perkuat Ekosistem MotoGP Mandalika 2026 Lewat Pariwisata, UMKM, dan Keberlanjutan

Bogor | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Hari Batik Nasional, PNM Perkuat Pelestarian Warisan Batik Nusantara

Hari Batik Nasional, PNM Perkuat Pelestarian Warisan Batik Nusantara

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:00 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Kembali Digelar, BRI Dorong Ekonomi Kawasan Berbasis Pariwisata

MotoGP Mandalika 2026 Kembali Digelar, BRI Dorong Ekonomi Kawasan Berbasis Pariwisata

Bekaci | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:56 WIB

BRI Dukung MotoGP Mandalika 2026, Dorong Pariwisata dan Pertumbuhan Ekonomi Lokal

BRI Dukung MotoGP Mandalika 2026, Dorong Pariwisata dan Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Lampung | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:53 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Jadi Penggerak Ekonomi, BRI Perkuat Dukungan Pariwisata dan UMKM

MotoGP Mandalika 2026 Jadi Penggerak Ekonomi, BRI Perkuat Dukungan Pariwisata dan UMKM

Bali | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:50 WIB

BRI Dorong Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 bagi Pariwisata dan UMKM

BRI Dorong Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 bagi Pariwisata dan UMKM

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Perdana Go Public Sejak Debut, Nana Mengaku Sempat Malu Pacaran dengan TOP

Perdana Go Public Sejak Debut, Nana Mengaku Sempat Malu Pacaran dengan TOP

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Botol Plastik Disulap Jadi Sapu, Warga Petukangan Utara Raup Omzet hingga Rp3 Juta per Bulan

Botol Plastik Disulap Jadi Sapu, Warga Petukangan Utara Raup Omzet hingga Rp3 Juta per Bulan

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:45 WIB

7 Cara Membersihkan Tabung Mesin Cuci 1 Tabung dari Kerak dan Lumut Hitam

7 Cara Membersihkan Tabung Mesin Cuci 1 Tabung dari Kerak dan Lumut Hitam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:40 WIB

×